Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Kuasa Hukum Bantah Silmy Karim Sempat Buron
  • PHI Catat Produksi Migas Lampaui Target RKAP 2025
  • Koleksi 7 Moge dan 2 Mobil Porsche Silmy Karim Diangkut KPK
  • Komisaris Utama Pertamina Tekankan Mitigasi Risiko untuk Perkuat Ketangguhan Perusahaan
  • Penerimaan Pajak Hingga Mei Tumbuh 22,1 Persen Jadi Rp834 Triliun
  • KPK Gali Bukti Tambahan di Kediaman Eks Wamen Imipas Silmy Karim
  • Profil Silmy Karim, Spesialis BUMN Sakit Kini Jadi Pesakitan
  • Telkom Dorong Blueprint Kedaulatan Digital Lewat Kolaborasi Regulator dan Industri
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Energi & Tambang»Komisaris Utama Pertamina Tekankan Mitigasi Risiko untuk Perkuat Ketangguhan Perusahaan

Komisaris Utama Pertamina Tekankan Mitigasi Risiko untuk Perkuat Ketangguhan Perusahaan

Energi & Tambang Galuh Parantri05 Juni 2026 / 19:06 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, memimpin rapat koordinasi Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) Ballroom Pertamina Club, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026) (Foto: Tutur/ Pertamina)
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, memimpin rapat koordinasi Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) Ballroom Pertamina Club, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026) (Foto: Tutur/ Pertamina)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)- Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, memimpin rapat koordinasi Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) untuk memantau dampak geopolitik global terhadap bisnis Pertamina Group sekaligus melakukan penilaian ulang terhadap pemeringkatan risiko anak perusahaan. Rapat yang berlangsung di Ballroom Pertamina Club, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026), itu dihadiri komisaris dan manajemen anak perusahaan guna merumuskan langkah strategis perusahaan menghadapi dinamika global, berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.

Dalam arahannya, Iriawan menyampaikan kondisi geopolitik global saat ini semakin memanas. Konflik kawasan, volatilitas harga minyak dunia, tekanan rantai pasokan, fluktuasi nilai tukar, hingga fragmentasi ekonomi global dinilai telah memberi tekanan besar terhadap industri energi domestik. Menurutnya, Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak hanya menghadapi tantangan bisnis komersial, tetapi juga memikul mandat strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional dan stabilitas pasokan energi di dalam negeri.

Ia menegaskan tantangan yang dihadapi Pertamina Group kini telah bergeser dari sekadar risiko operasional menjadi risiko finansial strategis dan risiko kebijakan. Karena itu, seluruh lini bisnis diminta mengelola risiko secara hati-hati, cermat, dan terintegrasi. Iriawan juga meminta dokumen penilaian risiko tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi bertransformasi menjadi sistem peringatan dini yang mampu memberikan visibilitas risiko terintegrasi bagi direksi dan komisaris dalam mengambil keputusan strategis.

Menurut Iriawan, kecermatan dalam penilaian risiko, mitigasi, serta pengambilan langkah yang tepat menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan. Ia juga menyoroti pentingnya menghapus ego sektoral dan pola kerja silo antarunit bisnis maupun subholding agar seluruh ekosistem Pertamina dapat bergerak sebagai satu entitas yang saling memperkuat.

Baca Juga  Dadan Kusdiana Ungkap Risiko Impor Minyak Rp1,6 T per Hari Saat Harga Sentuh US$100

“Saya ingin menegaskan bahwa sinergi bisnis Pertamina Group harus dijalankan secara nyata, bukan hanya konsep organisasi. Setiap unit bisnis dan anak perusahaan wajib mengutamakan penggunaan produk, jasa, dan kapabilitas internal Pertamina Group sepanjang tersedia dan memenuhi aspek keekonomian serta kualitas. Seluruh ekosistem Pertamina harus saling memperkuat,” tutupnya.

geopolitik global ketahanan energi mitigasi risiko Mochamad Iriawan Pertamina
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePenerimaan Pajak Hingga Mei Tumbuh 22,1 Persen Jadi Rp834 Triliun
Next Article Koleksi 7 Moge dan 2 Mobil Porsche Silmy Karim Diangkut KPK

Berita Lainnya

PHI Catat Produksi Migas Lampaui Target RKAP 2025

05 Juni 2026 / 20:00 WIB

Pertamina Bagikan Pengalaman Pemanfaatan AI untuk Transformasi Bisnis Energi

05 Juni 2026 / 14:00 WIB

Dadan Kusdiana Ungkap Risiko Impor Minyak Rp1,6 T per Hari Saat Harga Sentuh US$100

05 Juni 2026 / 10:18 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Lewat Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

04 Juni 2026 / 15:26 WIB

Pertamina NRE Gandeng Komunitas Energi Terbarukan untuk Perkuat Literasi Energi Bersih

04 Juni 2026 / 13:00 WIB

Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari, Dorong Swasembada Pangan dan Energi

04 Juni 2026 / 11:13 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Barcelona Libas Newcastle 7-2, Pesta Gol Antar Blaugrana ke Perempat Final Liga Champions

Sasha Widiawati19 Maret 2026 / 03:56 WIB

Kuasa Hukum Bantah Silmy Karim Sempat Buron

05 Juni 2026 / 20:33 WIB

PHI Catat Produksi Migas Lampaui Target RKAP 2025

05 Juni 2026 / 20:00 WIB

Koleksi 7 Moge dan 2 Mobil Porsche Silmy Karim Diangkut KPK

05 Juni 2026 / 19:36 WIB

Komisaris Utama Pertamina Tekankan Mitigasi Risiko untuk Perkuat Ketangguhan Perusahaan

05 Juni 2026 / 19:06 WIB

Penerimaan Pajak Hingga Mei Tumbuh 22,1 Persen Jadi Rp834 Triliun

05 Juni 2026 / 18:14 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.