Jakarta (Tutur.co.id) – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman meminta para pemainnya tidak larut dalam euforia setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman pada laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Kemenangan tersebut menjadi yang kedua bagi Herdman sejak menangani Tim Garuda. Hasil itu juga mengakhiri catatan tanpa kemenangan Indonesia atas Oman yang telah berlangsung selama 38 tahun.
Meski puas dengan hasil yang diraih, Herdman menegaskan timnya harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Mozambik yang akan digelar di stadion yang sama pada Selasa (9/6) pukul 20.00 WIB.
“Kami harus tetap rendah hati. Seperti yang dikatakan Emil (Audero), besok kami harus melupakan kemenangan ini dan fokus pada pertandingan berikutnya,” kata Herdman dalam jumpa pers usai pertandingan.
Indonesia menargetkan hasil positif saat menghadapi Mozambik guna melanjutkan perkembangan tim sekaligus mendongkrak posisi di peringkat FIFA.
Herdman mengakui permainan anak asuhnya belum sepenuhnya sempurna. Namun, ia menilai Indonesia mampu mengendalikan jalannya pertandingan saat menghadapi Oman dan menunjukkan perkembangan dibandingkan penampilan sebelumnya ketika kalah 0-1 dari Bulgaria pada Maret lalu.
Menurut pelatih asal Inggris tersebut, salah satu momen penting dalam pertandingan adalah penyelamatan penalti yang dilakukan kiper Emil Audero pada penghujung babak pertama. Aksi itu dinilainya berhasil menjaga momentum permainan Indonesia.
“Kami akan terus berkembang, terus berusaha, dan berharap para suporter terus datang mendukung pertandingan kami pada hari Selasa nanti. Semoga jumlahnya lebih banyak lagi,” ujarnya.
Herdman menegaskan tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mempertahankan aspek positif yang sudah ditunjukkan sekaligus membenahi sejumlah kekurangan yang masih terlihat dalam permainan Tim Garuda.
“Kami melihat hal-hal yang bagus, tetapi kami juga melihat area-area yang harus diperbaiki,” kata Herdman.
Ia menambahkan bahwa perjalanan Timnas Indonesia menuju level yang lebih tinggi masih panjang dan membutuhkan peningkatan secara berkelanjutan di berbagai aspek permainan.

