Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Pengacara Tewas Jatuh dari Lantai 46, Diduga Kerabat Hotman Paris Hutapea
  • KPK Ingatkan Inspektorat Melek Awasi Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 T
  • IRGC Pamerkan Dampak Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara AS Yordania
  • Pertamina Perkuat Layanan Avtur di Bandara SMB II Palembang
  • Pemerintah Gelontorkan Rp209 Miliar, Penyeberangan Perintis NTT Kembali Normal
  • Meski Hotman Minta Maaf, PWI Sebut Unsur Pidana Tidak Hilang
  • IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi saham CGS International
  • IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Simak Rekomendasi Saham VKTR, PADI, dan RAJA
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Perjalanan Argentina Berakhir di Laga Terburuk Lionel Messi

Perjalanan Argentina Berakhir di Laga Terburuk Lionel Messi

Sepakbola Deba Salamah20 Juli 2026 / 22:17 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kapten Lionel Messi usai kalah dari Spanyol pada laga final Piala Dunia 2026.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

New Jersey (Tutur.co.id) – Perjalanan luar biasa Lionel Messi bersama Argentina di Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan cara yang paling menyakitkan. Setelah tampil gemilang sepanjang turnamen dan membawa La Albiceleste kembali ke final, Sang Kapten justru menjalani penampilan paling mengecewakan saat menghadapi Spanyol.

Argentina memang hanya kalah 0-1 lewat gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu. Namun, skor tipis tersebut tidak mencerminkan jalannya pertandingan. Spanyol mendominasi sejak menit pertama hingga peluit akhir, sementara Messi dan rekan-rekannya nyaris tidak mampu memberikan ancaman berarti.

Bahkan, Argentina gagal melepaskan satu pun tembakan sepanjang waktu normal dan baru mencatatkan percobaan pertama setelah tertinggal pada babak tambahan waktu. Bagi Lionel Messi, final ini menjadi kontras dengan performa impresif yang ia tampilkan sepanjang kompetisi.

Final Terburuk Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Sepanjang turnamen, Messi tampil sebagai motor permainan Argentina. Ia membawa timnya melewati fase gugur yang penuh tekanan, mencetak lebih banyak gol dibandingkan saat menjuarai Piala Dunia 2022, sekaligus memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Namun, semua pencapaian itu seakan menghilang di laga final. Spanyol berhasil memutus aliran bola menuju Messi dan membatasi ruang geraknya sepanjang pertandingan. Sang kapten kesulitan menciptakan peluang maupun menghubungkan permainan, membuat lini serang Argentina kehilangan kreativitas.

Sepanjang hampir dua jam pertandingan, Argentina bahkan tidak mampu menguji kiper Spanyol. Statistik tersebut menggambarkan betapa efektifnya permainan La Roja dalam meredam pengaruh Messi.

Mengulang Kenangan Kelam Final Piala Dunia 1990

Tiga puluh enam tahun lalu, Argentina mencapai final setelah menyingkirkan Brasil di babak 16 besar. Di partai puncak, mereka menghadapi Jerman Barat yang tampil sangat dominan di Stadion Olimpico, Roma.

Baca Juga  Scaloni: Kekalahan Ini Menyakitkan, Tapi Kami Menerimanya

Saat itu Argentina datang sebagai juara bertahan dengan Diego Maradona sebagai ikon utama. Namun, di laga final mereka nyaris tidak mampu memberikan ancaman berarti.

Sepanjang pertandingan, Argentina hanya melepaskan satu tembakan, sementara Jerman Barat mencatatkan 23 percobaan sebelum akhirnya menang lewat penalti Andreas Brehme pada menit ke-85.

Maradona yang tampil luar biasa sepanjang Piala Dunia 1986 juga gagal memberikan pengaruh besar pada final 1990. Argentina bahkan harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain setelah Pedro Monzon dan Gustavo Dezotti menerima kartu merah.

Dominasi Spanyol Tak Tercermin dari Skor

Meski hanya menang 1-0, Spanyol tampil jauh lebih unggul di hampir semua aspek permainan. La Roja melepaskan 20 tembakan dengan nilai expected goals (xG) mencapai 1,94, angka yang menunjukkan mereka sebenarnya layak mencetak lebih dari satu gol.

Beberapa kali Spanyol terlihat terlalu sabar dalam membangun serangan. Mereka memilih mengalirkan bola lebih lama atau menunggu ruang benar-benar terbuka sebelum melepaskan tembakan. Gol Ferran Torres pada menit ke-106 akhirnya menjadi pembeda sekaligus memastikan Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.

Bagi Argentina, kekalahan ini bukan sekadar kegagalan mempertahankan gelar. Final di MetLife akan dikenang sebagai pertandingan ketika Lionel Messi tidak mampu menghadirkan pengaruh seperti biasanya, sekaligus menjadi penampilan paling sulitnya sepanjang perjalanan di Piala Dunia 2026.

Argentina Final Piala Dunia 2026 Juara Dunia Lionel Messi Piala Dunia 2026 Spanyol
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTelkomGroup, BW Digital, dan Nongsa Digital Park Perkuat Gerbang Digital Indonesia Lewat Kabel Laut NCC
Next Article Tak Terima Kalah! Pemain Argentina Mengamuk Usai Final Piala Dunia 2026

Berita Lainnya

Dunia Sepak Bola Berduka! Legenda Inggris Kevin Keegan Tutup Usia

21 Juli 2026 / 07:00 WIB

Rodri Masuk Daftar Tujuh Pemain Terhebat Sepanjang Sejarah

21 Juli 2026 / 06:00 WIB

Argentina dan Malam Paling Memalukan di Piala Dunia 2026

21 Juli 2026 / 00:00 WIB

Tak Terima Kalah! Pemain Argentina Mengamuk Usai Final Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 / 23:00 WIB

Scaloni: Kekalahan Ini Menyakitkan, Tapi Kami Menerimanya

20 Juli 2026 / 11:00 WIB

Messi Dinilai Dirugikan Dalam Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 / 09:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Danilo Masuk Radar Manchester United sebagai Pengganti Casemiro

Deba Salamah05 Mei 2026 / 05:30 WIB

Pengacara Tewas Jatuh dari Lantai 46, Diduga Kerabat Hotman Paris Hutapea

21 Juli 2026 / 11:29 WIB

KPK Ingatkan Inspektorat Melek Awasi Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 T

21 Juli 2026 / 10:50 WIB

IRGC Pamerkan Dampak Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara AS Yordania

21 Juli 2026 / 10:21 WIB

Pertamina Perkuat Layanan Avtur di Bandara SMB II Palembang

21 Juli 2026 / 09:45 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp209 Miliar, Penyeberangan Perintis NTT Kembali Normal

21 Juli 2026 / 09:28 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.