Jakarta (tutur.co.id) – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea tengah berada di pusaran badai kritik. Pria yang akrab dengan kemewahan tersebut harus menghadapi ‘combo’ serangan publik yang bertubi-tubi terutama dari netizen yang langsung menyasar akun resmi media social sang lawyer.
Ya, serangan pertama tentu tak lepas dari keputusannya menjadi kuasa hukum Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Belum reda dengan serangan pertama, pengacara flamboyant ini Kembali menjadi sasaran serangan menyusul perseteruan panasnya dengan komunitas pers nasional.
Kontroversi Menjadi Pengacara Febrie Adriansyah
Serangan pertama datang dari sorotan tajam publik atas keputusan Hotman Paris yang pasang badan menjadi pengacara bagi Febrie Adriansyah. Langkah ini memicu berbagai spekulasi dan kritik, mengingat posisi Febrie yang merupakan pejabat penegak hukum tinggi yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencuian Uang (TPPU).
Baca juga: PWI Kecam Keras Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah
Bahkan, riak kekecewaan tidak hanya datang dari pihak luar. Diketahui, anak kandung Hotman sendiri, Frank Alexander Hutapea, sempat meluapkan kekecewaannya secara tersirat di media sosial yang diduga kuat menyindir keputusan sang ayah terkait penanganan kasus Febrie ini.
Tak hanya itu, seruan unfollow akun instagram @hotmanparisofficial semakin santer menggema. Dan benar saja, dari pantauan dalam beberapa hari terakhir sejak keputusannya menjadi kuasa hukum Febrie, follower akun Hotman Paris Hutapea justru mulai berkurang dari sebelumnya di angka 9,8 juta lebih menjadi kisaran 9,7 juta.
“Membela adalah hak profesi, tapi kepercayaan public juga punya konsekuensi. Kepercayaan publik dibangun bertahun-tahun bisa hilang karena satu keputusan. Maaf saya izin unfollow bang,” tulis akun dr.oiauliayusuf dalam kolom komentar postingan Hotman Paris Hutapea terkait Febrie Adriansyah.
Tudingan Melecehkan Profesi Wartawan
Bukannya mereda, situasi justru kian memanas setelah Hotman Paris mengeluarkan pernyataan yang dinilai arogan saat membela kliennya. Kalimat kasar seperti “Lu punya otak enggak” yang terlontar dari mulutnya dianggap telah merendahkan profesi jurnalis yang sedang menjalankan tugas konfirmasi.
Baca juga: Ini Kalimat Kasar Hotman Paris Hutapea yang Merendahkan Profesi Wartawan
Sontak, tindakan ini memicu reaksi keras dari berbagai organisasi pers. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengecam keras pernyataan tersebut. Tak ketinggalan, Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pimred) juga turut angkat bicara dan menanggapi serius arogansi yang dinilai mencederai pilar kebebasan pers dan profesi wartawan.
Mereka menyesalkan sikap dan cara Hotman Paris Hutapea menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers di gedung Kejaksaan Agung Jakarta pada Jumat 17 Juli 2026 lalu. Pilihan kata dan cara Hotman Paris Hutapea dalam merespons pertanyaan wartawan dengan kata-kata ‘Lu Punya Otak Enggak’ dianggap sangat tidak profesional dan merendahkan profesi wartawan yang sedang bekerja menjalankan amanat UU Pers no.40 tahun 1999.
Strategi ‘Pengalihan Issue’
Ya, akibat dua blunder beruntun ini, akun Instagram resmi Hotman Paris Hutapea memang masih terur digempur oleh ribuan komentar negatif dari netizen hingga saat ini. Kolom komentarnya dipenuhi kritik tajam yang mempertanyakan integritasnya sebagai pengacara senior.
Menariknya, menghadapi serangan digital yang masif ini, Hotman Paris terlihat menggunakan strategi komunikasi khusus untuk meredam situasi. Di tengah hujan kritik, ia terpantau gencar mengunggah konten-konten yang menampilkan dirinya saat memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat kecil melalui program Hotman 911.
Bagi sebagian pengamat media sosial dan netizen, aksi rajin memposting bantuan hukum ini diduga sengaja dilakukan sebagai upaya untuk mengaburkan serangan, memulihkan citra publik, sekaligus mengalihkan perhatian netizen dari dua isu krusial yang sedang menjeratnya.
“Admin bentar lagi naik gaji, kerja keras bagai kuda, posting terus hari in tiap 15 menit,” tulis netizen dalam postingan terbaru Hotman Paris Hutapea. “Udah saya catat ini postingan ke 769, hari ini bg Hotman (emoticon tertawa). Posting terus bg Hot (emoticon tertawa),” tulis akun yang lain.
Hingga berita ini diturunkan, gelombang sentimen negatif di media sosial Hotman Paris terpantau masih terus bergulir, sementara organisasi profesi wartawan tetap menuntut klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka.

