New Jersey (Tutur.co.id) – Timnas Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di Stadion New York, Amerika Serikat, Senin (21/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Gol tunggal kemenangan La Roja dicetak oleh pemain pengganti Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan ini mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah sebelumnya menjadi kampiun pada edisi 2010.
Spanyol Mendominasi Sejak Awal Laga
Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan dan tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Peluang pertama hadir pada menit kelima melalui aksi Lamine Yamal. Wonderkid Barcelona itu berhasil menciptakan ruang tembak di dalam kotak penalti, tetapi upayanya masih mampu digagalkan oleh Lisandro Martinez dan kiper Emiliano Martinez.
Argentina merespons lewat kombinasi Lionel Messi dan Nico Gonzalez. Namun, peluang yang tercipta gagal dimanfaatkan menjadi gol.
Petaka kemudian menghampiri Argentina ketika Lisandro Martinez mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan sebelum babak pertama usai. Bek Manchester United tersebut digantikan Nicolas Otamendi. Hingga turun minum, kedua tim masih gagal memecah kebuntuan dan skor tetap 0-0.
Emiliano Martinez Jadi Tembok Argentina
Memasuki babak kedua, tekanan Spanyol semakin intens. Baru satu menit setelah jeda, Alex Baena hampir membawa La Roja unggul setelah memanfaatkan kesalahan operan Leandro Paredes. Namun, penyelesaian akhirnya kembali dimentahkan oleh Emiliano Martinez.
Pada menit ke-55, Otamendi melakukan tekel krusial untuk menggagalkan peluang emas yang dibangun Fabian Ruiz dan Mikel Oyarzabal.
Semenit kemudian, giliran Gonzalo Montiel yang menyelamatkan Argentina dengan menyapu bola tepat di depan garis gawang setelah umpan matang Dani Olmo mengarah kepada Marc Cucurella.
Spanyol kembali memperoleh peluang terbaik pada menit ke-67. Lamine Yamal melewati dua pemain Argentina sebelum mengirim umpan silang akurat kepada Ferran Torres, tetapi sundulan sang penyerang masih tepat ke pelukan Emiliano Martinez.
Kiper Aston Villa itu kembali menjadi penyelamat Argentina pada 15 menit terakhir pertandingan dengan menggagalkan peluang Pedri dan menepis tembakan jarak jauh Pau Cubarsi.
Kartu Merah Enzo Fernandez Ubah Jalannya Pertandingan
Drama terjadi pada masa injury time babak kedua. Pada menit ke-90+3, gelandang Argentina Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua setelah melakukan tekel keras terhadap Pau Cubarsi.
Kartu merah tersebut memaksa Argentina bermain dengan 10 pemain hingga babak perpanjangan waktu, sekaligus memberi keuntungan besar bagi Spanyol untuk terus menekan demi mencari gol kemenangan.
Ferran Torres Jadi Penentu Gelar Juara
Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Spanyol pada babak tambahan. Gol yang dinantikan hadir pada menit ke-106.
Serangan bermula dari sisi kanan melalui Pedro Porro, yang mengirim umpan ke tiang jauh. Nico Williams menunjukkan kualitas individunya dengan menjaga bola tetap hidup sebelum mengirim umpan tarik ke depan gawang.
Ferran Torres yang berdiri tanpa kawalan langsung melepaskan tendangan keras yang menghujam atap gawang Emiliano Martinez. Gol tersebut membuat Spanyol unggul 1-0 sekaligus membungkam pendukung Argentina.
Pada menit ke-113, Ferran Torres sebenarnya kembali mencetak gol setelah menerima umpan terobosan Lamine Yamal dan menaklukkan Emiliano Martinez dalam situasi satu lawan satu. Namun, gol tersebut dianulir karena Torres telah lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Messi Gagal Selamatkan Argentina
Argentina tidak menyerah meski bermain dengan 10 pemain. Peluang terakhir hadir pada menit ke-120+1 ketika Lionel Messi mengirim sepak pojok ke tiang dekat yang kemudian disambut Giovanni Simeone.
Sayangnya, tembakan Simeone dalam posisi sulit justru melambung di atas mistar gawang Unai Simon. Tak lama kemudian, peluit panjang dibunyikan.
Spanyol sukses mempertahankan keunggulan 1-0 dan memastikan diri menjadi juara Piala Dunia 2026, sekaligus mengakhiri ambisi Argentina mempertahankan gelar dunia. Bagi La Roja, trofi ini menjadi gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah setelah keberhasilan mereka menjadi juara pada edisi 2010.
Susunan Pemain
Spanyol (4-2-3-1):
Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri (kapten), Fabian Ruiz; Alex Baena, Dani Olmo, Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal.
Argentina (4-4-2):
Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez (Nicolas Otamendi), Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Nico Gonzalez; Lionel Messi (kapten), Julian Alvarez.

