Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Mendagri Prihatin Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK
  • Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT
  • Argentina dan Malam Paling Memalukan di Piala Dunia 2026
  • Poin-poin Evaluasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Apa Saja?
  • Prabowo Tangkis ‘Psywar’ Lembaga Rating Global: Jangan Takut-takuti Indonesia!
  • Tak Terima Kalah! Pemain Argentina Mengamuk Usai Final Piala Dunia 2026
  • Perjalanan Argentina Berakhir di Laga Terburuk Lionel Messi
  • TelkomGroup, BW Digital, dan Nongsa Digital Park Perkuat Gerbang Digital Indonesia Lewat Kabel Laut NCC
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Diperkirakan Bergerak Terbatas Jelang RDG BI, BMRI hingga TLKM Jadi Saham Pilihan

IHSG Diperkirakan Bergerak Terbatas Jelang RDG BI, BMRI hingga TLKM Jadi Saham Pilihan

Market Gusti Tetiro20 Juli 2026 / 08:11 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi trader sedang entry pembelian saham menggunakan platform sekuritas. (Foto:Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas pada awal pekan ini seiring sikap wait and see pelaku pasar menjelang hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Investor tidak hanya menantikan keputusan suku bunga acuan (BI Rate), tetapi juga mencermati arah kebijakan Bank Indonesia terkait stabilitas nilai tukar rupiah, inflasi, serta prospek arus modal asing.

Analis Pasar Modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana memperkirakan IHSG bergerak pada kisaran 6.000-6.300 selama pekan berlangsungnya RDG BI. Menurutnya, area 6.500 menjadi level penting yang akan menentukan arah pergerakan indeks selanjutnya.

“Pergerakan IHSG pada pekan menjelang hasil RDG Bank Indonesia diperkirakan masih akan diwarnai sikap wait and see. Pelaku pasar tidak hanya menanti keputusan mengenai BI Rate, tetapi juga mencermati arah kebijakan Bank Indonesia ke depan, terutama terkait stabilitas nilai tukar rupiah, inflasi, dan prospek arus modal asing,” ujar Hendra, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, perhatian pasar saat ini lebih tertuju pada forward guidance atau sinyal kebijakan Bank Indonesia dibandingkan besaran perubahan suku bunga itu sendiri. Selama bank sentral mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas rupiah dan pertumbuhan ekonomi, pasar diperkirakan akan merespons positif karena ekspektasi tersebut telah banyak diperhitungkan investor.

Sebaliknya, apabila Bank Indonesia memberikan sinyal pengetatan moneter yang lebih agresif, IHSG berpotensi mengalami tekanan jangka pendek, terutama pada sektor-sektor yang sensitif terhadap perubahan suku bunga.

Meski demikian, Hendra tetap optimistis terhadap prospek pasar saham hingga akhir tahun. Menurutnya, selama kondisi makroekonomi tetap terjaga, nilai tukar rupiah stabil, serta kinerja emiten membaik pada semester II-2026, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan ke kisaran 6.700-6.900. Bahkan, indeks berpotensi menguji level psikologis 7.000 apabila arus dana asing terus mengalir ke pasar domestik.

Baca Juga  Siap-siap! Soal Udara Bersih Hanoi Bakal Menang dari Jakarta

Di tengah ketidakpastian global, ia menyarankan investor menerapkan strategi buy on weakness dengan fokus pada saham-saham berfundamental kuat. Sektor perbankan masih menjadi pilihan utama, disusul sektor telekomunikasi, komoditas, dan infrastruktur yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan relatif lebih baik.

Selain saham, Hendra juga menilai Surat Berharga Negara (SBN) atau obligasi pemerintah layak dipertimbangkan sebagai instrumen diversifikasi portofolio karena mampu memberikan stabilitas di tengah volatilitas pasar.

Untuk perdagangan saat ini, Hendra merekomendasikan empat saham pilihan, yakni BMRI dengan target harga Rp4.710, BBCA Rp6.850, BBRI Rp3.130, dan TLKM Rp3.030. Keempat emiten tersebut dinilai memiliki fundamental yang solid, valuasi yang masih menarik, serta prospek pertumbuhan yang positif di tengah dinamika pasar.

bi rate BMRI headline IHSG RDG Bank Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTrump Curi Panggung, Disoraki Penonton hingga Ikut Selebrasi Spanyol
Next Article IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, TOWR hingga BBRI Jadi Rekomendasi CGS International

Berita Lainnya

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT

21 Juli 2026 / 00:38 WIB

Argentina dan Malam Paling Memalukan di Piala Dunia 2026

21 Juli 2026 / 00:00 WIB

Poin-poin Evaluasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Apa Saja?

20 Juli 2026 / 23:46 WIB

Prabowo Tangkis ‘Psywar’ Lembaga Rating Global: Jangan Takut-takuti Indonesia!

20 Juli 2026 / 23:22 WIB

Rekor Gila! Film The Odyssey Garapan Christopher Nolan Raup Cuan Rp4,74 Triliun di Box Office

20 Juli 2026 / 17:47 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana

20 Juli 2026 / 16:53 WIB
Form Komentar Cancel Reply

CAF Cabut Gelar Senegal, Maroko Ditetapkan Juara Piala Afrika 2025

Deba Salamah19 Maret 2026 / 05:00 WIB

Mendagri Prihatin Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK

21 Juli 2026 / 01:10 WIB

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT

21 Juli 2026 / 00:38 WIB

Argentina dan Malam Paling Memalukan di Piala Dunia 2026

21 Juli 2026 / 00:00 WIB

Poin-poin Evaluasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Apa Saja?

20 Juli 2026 / 23:46 WIB

Prabowo Tangkis ‘Psywar’ Lembaga Rating Global: Jangan Takut-takuti Indonesia!

20 Juli 2026 / 23:22 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.