Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Paris Sampaikan Maaf, Ngaku Emosi Diberondong Pertanyaan Wartawan
  • Pertamina Drilling Sukses Laksanakan Water Injectivity Test Perdana di Jatibarang, Perkuat Kesiapan CCS
  • Iwakum Menilai Ucapan Hotman ‘Lu Punya Otak Enggak?’ Hinaan Terhadap Wartawan
  • Messi Dinilai Dirugikan Dalam Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026
  • IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, TOWR hingga BBRI Jadi Rekomendasi CGS International
  • IHSG Diperkirakan Bergerak Terbatas Jelang RDG BI, BMRI hingga TLKM Jadi Saham Pilihan
  • Trump Curi Panggung, Disoraki Penonton hingga Ikut Selebrasi Spanyol
  • Argentina Ukir Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Final Piala Dunia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Breaking News»Sentimen MSCI Tekan Pasar, IHSG Ambles 7,34% ke Level 8.321

Sentimen MSCI Tekan Pasar, IHSG Ambles 7,34% ke Level 8.321

Breaking News Gusti Tetiro28 Januari 2026 / 12:57 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles tajam pada sesi I perdagangan Rabu (28/1/2026). Indeks rontok 659 poin atau 7,34% ke level 8.321,2, di tengah tekanan jual masif yang dipicu sentimen negatif dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Tekanan pasar muncul setelah MSCI merilis penilaian terkait free float saham emiten Indonesia pada Selasa (27/1/2026). Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran investor, terutama terkait potensi penurunan bobot saham Indonesia dalam indeks global serta dampaknya terhadap aliran dana investor institusional asing.

Merespons gejolak pasar, Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad menegaskan komitmen BEI bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya—yakni PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)—dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat koordinasi dengan MSCI.

“Kami memandang masukan yang disampaikan MSCI sebagai bagian penting dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia,” ujar Kautsar dalam keterangan resmi, Rabu (28/1/2026).

Menurut Kautsar, pembobotan MSCI memiliki peran strategis dalam pasar keuangan global dan menjadi salah satu acuan utama investor internasional dalam mengambil keputusan investasi.

“Sejalan dengan itu, BEI berkomitmen mengupayakan langkah terbaik guna meningkatkan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI,” katanya.

BEI Perkuat Transparansi Data Free Float

Kautsar menambahkan, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan transparansi data pasar, termasuk penyediaan informasi yang lebih akurat, andal, dan selaras dengan praktik terbaik global.

Sebagai langkah konkret, BEI telah memublikasikan data free float secara komprehensif melalui situs resmi BEI sejak 2 Januari 2026, dan akan memperbaruinya secara rutin setiap bulan.

Ke depan, BEI bersama SRO dan OJK akan terus berkoordinasi dengan MSCI guna memastikan keselarasan pemahaman sekaligus implementasi peningkatan transparansi informasi pasar.

Baca Juga  Pengumuman Direksi BEI Ditargetkan OJK pada 22 Juni 2026

“Melalui koordinasi yang berkesinambungan ini, kami optimistis dapat memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global serta meningkatkan kepercayaan investor,” imbuh Kautsar.

Keputusan MSCI Tekan Pasar Saham

Sebelumnya, MSCI mengumumkan sejumlah perubahan dalam index review Februari 2026. Untuk pasar Indonesia, MSCI menetapkan tiga kebijakan utama.

Pertama, pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS). Kedua, pembekuan penambahan konstituen baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI). Ketiga, pembekuan perpindahan naik antarsegmen ukuran indeks, termasuk dari Small Cap ke Standard Index.

MSCI menyebutkan, kebijakan tersebut bertujuan untuk mengurangi index turnover dan risiko investability, sekaligus memberikan ruang bagi otoritas pasar untuk meningkatkan transparansi dan kualitas data.

BEI FIF MSCI OJK SRO
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOPINI: Thomas Djiwandono, Dengarkan Selalu Suara Hatimu!
Next Article IHSG Terjun Bebas Sesi Pagi, Sentimen MSCI Picu Panic Selling Investor

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, TOWR hingga BBRI Jadi Rekomendasi CGS International

20 Juli 2026 / 08:55 WIB

IHSG Diperkirakan Bergerak Terbatas Jelang RDG BI, BMRI hingga TLKM Jadi Saham Pilihan

20 Juli 2026 / 08:11 WIB

IHSG Berpeluang Uji Level 6.212, MNC Sekuritas Rekomendasikan ADRO, ESSA, ITMG, dan SRTG

20 Juli 2026 / 05:58 WIB

Harga Emas Dunia Diprediksi Bergerak Fluktuatif Pekan Ini, Simak Level Support dan Resistance

20 Juli 2026 / 04:28 WIB

IHSG Berpeluang Uji Level 6.280, Simak Rekomendasi Saham TLKM, BBCA hingga AADI

20 Juli 2026 / 03:51 WIB

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Bukan Cuma Bali, Destinasi Wisata Indonesia Ini Jadi Favorit Turis Asia

Sasha Widiawati06 Juni 2026 / 09:03 WIB

Hotman Paris Sampaikan Maaf, Ngaku Emosi Diberondong Pertanyaan Wartawan

20 Juli 2026 / 11:51 WIB

Pertamina Drilling Sukses Laksanakan Water Injectivity Test Perdana di Jatibarang, Perkuat Kesiapan CCS

20 Juli 2026 / 09:30 WIB

Iwakum Menilai Ucapan Hotman ‘Lu Punya Otak Enggak?’ Hinaan Terhadap Wartawan

20 Juli 2026 / 09:27 WIB

Messi Dinilai Dirugikan Dalam Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 / 09:00 WIB

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, TOWR hingga BBRI Jadi Rekomendasi CGS International

20 Juli 2026 / 08:55 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.