Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Misteri Sosok Yenna Yuliana dalam Pusaran Skandal Pengadaan Motor Listrik BGN
  • PGE Raup Pendanaan Internasional Rp7,7 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi
  • Purbaya Wajibkan Transaksi Pelabuhan Gunakan Rupiah: Kalau Dolar, Langsung Saya Hajar
  • Tutur PoV: Perjalanan Luar Negeri Presiden dan Kritik Akuntabilitas Anggaran
  • 4 Tahun Luput dari Radar KPK, Begini Cara Silmy Karim Dkk Sembunyikan Uang Pemerasan
  • Opini: Ketika Trust Ambruk dan Angka Tak Lagi Menolong
  • Kenapa Banyak Gen Z Memilih Childfree? Ternyata Bukan Sekadar Tidak Suka Anak
  • Siap-siap Kontainer Parkir Lama di Pelabuhan Tanjung Priok Terancam Denda Besar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Energi & Tambang»PGE Raup Pendanaan Internasional Rp7,7 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi

PGE Raup Pendanaan Internasional Rp7,7 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi

Energi & Tambang Galuh Parantri06 Juni 2026 / 20:49 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (Foto: Tutur/Pertamina)
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (Foto: Tutur/Pertamina)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mendapatkan dukungan pendanaan internasional senilai US$477,87 juta atau sekitar Rp7,7 triliun setelah tiga proyek panas buminya masuk dalam Green Book 2026 Kementerian PPN/Bappenas.

Tiga proyek tersebut yakni PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4 di Sumatera Selatan, serta PLTP Lahendong Unit 7–8 di Sulawesi Utara. Pendanaan berasal dari Japan International Cooperation Agency (JICA) dan World Bank melalui skema concessional loan dengan bunga lebih rendah dan tenor lebih panjang dibanding pembiayaan komersial.

Di tengah penguatan proyek energi hijau, kinerja bisnis PGE juga tumbuh positif pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan laba bersih US$43,90 juta atau naik 40 persen dibanding periode sama tahun lalu. Pendapatan perusahaan ikut meningkat 14,8 persen menjadi US$116,56 juta.

Produksi listrik panas bumi PGE juga terus meningkat. Sepanjang 2025, perusahaan mencatat produksi tertinggi sepanjang sejarah sebesar 5.095 gigawatt hour (GWh). Tren tersebut berlanjut pada kuartal pertama 2026 dengan produksi listrik mencapai 1.370 GWh atau naik 15,22 persen secara tahunan.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan masuknya proyek-proyek tersebut ke dalam Green Book menjadi pengakuan atas kesiapan proyek untuk masuk tahap pengembangan berikutnya. Menurut dia, hal itu sekaligus meningkatkan daya tarik proyek PGE di mata investor dan lembaga pendanaan global.

“Kami optimistis penguatan fundamental bisnis dan portofolio proyek yang semakin matang akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan,” ujar Ahmad Yani berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.

Ketiga proyek tersebut menjadi bagian dari roadmap pengembangan panas bumi PGE hingga 3 gigawatt (GW). Setelah beroperasi, proyek-proyek itu diproyeksikan menambah pasokan listrik rendah emisi sekaligus memperkuat bauran energi bersih nasional.

Baca Juga  JP Morgan Sebut RI Tahan Krisis Energi Global, Ini Senjata Utamanya
geothermal Indonesia Green Book 2026 Pertamina Geothermal Energy PGE proyek panas bumi PGE
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePurbaya Wajibkan Transaksi Pelabuhan Gunakan Rupiah: Kalau Dolar, Langsung Saya Hajar
Next Article Misteri Sosok Yenna Yuliana dalam Pusaran Skandal Pengadaan Motor Listrik BGN

Berita Lainnya

PGN Perkuat Ketahanan Bisnis dan Siapkan Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

06 Juni 2026 / 16:05 WIB

PHR Bukukan Laba USD 898 Juta, Tegaskan Komitmen Ketahanan Energi Nasional

06 Juni 2026 / 13:07 WIB

PHI Catat Produksi Migas Lampaui Target RKAP 2025

05 Juni 2026 / 20:00 WIB

Komisaris Utama Pertamina Tekankan Mitigasi Risiko untuk Perkuat Ketangguhan Perusahaan

05 Juni 2026 / 19:06 WIB

Dadan Kusdiana Ungkap Risiko Impor Minyak Rp1,6 T per Hari Saat Harga Sentuh US$100

05 Juni 2026 / 10:18 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Lewat Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

04 Juni 2026 / 15:26 WIB
Form Komentar Cancel Reply

BGN Belum Bahas Skema Program MBG Saat Siswa Belajar Daring

Deba Salamah25 Maret 2026 / 14:41 WIB

Misteri Sosok Yenna Yuliana dalam Pusaran Skandal Pengadaan Motor Listrik BGN

06 Juni 2026 / 21:02 WIB

PGE Raup Pendanaan Internasional Rp7,7 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi

06 Juni 2026 / 20:49 WIB

Purbaya Wajibkan Transaksi Pelabuhan Gunakan Rupiah: Kalau Dolar, Langsung Saya Hajar

06 Juni 2026 / 19:58 WIB

Tutur PoV: Perjalanan Luar Negeri Presiden dan Kritik Akuntabilitas Anggaran

06 Juni 2026 / 19:20 WIB

4 Tahun Luput dari Radar KPK, Begini Cara Silmy Karim Dkk Sembunyikan Uang Pemerasan

06 Juni 2026 / 19:13 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.