Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Energi & Tambang»China Intervensi Harga BBM, Pangkas Kenaikan di Tengah Lonjakan Minyak Global

China Intervensi Harga BBM, Pangkas Kenaikan di Tengah Lonjakan Minyak Global

Energi & Tambang Gusti Tetiro24 Maret 2026 / 14:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pemandangan stasiun pengisian bahan bakar (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Pemerintah China mengambil langkah cepat untuk meredam dampak gejolak harga energi global dengan mengintervensi langsung harga bahan bakar domestik. Kebijakan ini diumumkan oleh National Development and Reform Commission (NDRC) dan mulai berlaku pada 23 Maret 2026, menandai intervensi pertama dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Dalam skema normal yang mengacu pada mekanisme pasar sejak 2013, harga bensin dan solar seharusnya naik signifikan mengikuti lonjakan harga minyak dunia. Namun pemerintah memangkas kenaikan tersebut lebih dari separuh. Langkah ini secara jelas mencerminkan prioritas Beijing: menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah tekanan eksternal yang meningkat, terutama akibat konflik geopolitik yang mendorong harga energi global.

Dalam pernyataan resminya, seperti dikutip Reuters, NDRC menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menahan dampak “kenaikan harga minyak internasional yang tidak normal”, sekaligus melindungi daya beli masyarakat dan menjaga kesinambungan aktivitas industri. Pemerintah juga memperingatkan akan memperketat pengawasan terhadap distributor dan kilang untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan harga yang telah ditetapkan.

Respons pasar dan masyarakat muncul hampir seketika. Antrean panjang di sejumlah SPBU dilaporkan terjadi bahkan sebelum kebijakan resmi berlaku, mencerminkan sensitivitas tinggi terhadap perubahan harga energi. Meski kenaikan berhasil ditekan, biaya tambahan tetap tidak terhindarkan bagi konsumen.

Dari perspektif industri, kebijakan ini menghadirkan trade-off yang jelas. Di satu sisi, stabilitas harga membantu menjaga permintaan dan menghindari tekanan inflasi yang lebih luas. Namun di sisi lain, margin keuntungan kilang tertekan, terutama bagi pemain independen yang sudah menghadapi kenaikan biaya bahan baku. Risiko inflasi berbasis biaya (cost-push inflation) juga tetap membayangi, khususnya jika harga minyak global bertahan tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Baca Juga  Wajah Pesawat Kepresidenan Trump yang Baru, Debut Barang Bekas!

Bagi kalangan eksekutif dan pelaku bisnis, langkah China ini mengirim sinyal penting: dalam kondisi krisis energi global, intervensi pemerintah akan menjadi instrumen kunci untuk menjaga stabilitas. Namun konsekuensinya adalah distorsi harga jangka pendek yang berpotensi memengaruhi profitabilitas sektor energi dan rantai pasok terkait.

Ke depan, arah kebijakan ini akan sangat bergantung pada dinamika harga minyak global dan stabilitas geopolitik. Jika tekanan berlanjut, bukan tidak mungkin intervensi serupa akan diperluas—baik dalam bentuk subsidi, pengendalian harga lanjutan, maupun dukungan fiskal tambahan untuk sektor terdampak.

China harga bbm inflasi energi Minyak Dunia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Rudal Bergambar Donald Trump Diluncurkan Iran dalam Operasi True Promise 4
Next Article Oleh-Oleh Legendaris Yogyakarta yang Wajib Dibawa Saat Arus Balik Lebaran

Berita Lainnya

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bantah Isu Transporter Mogok Salurkan BBM

17 Juli 2026 / 17:49 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB

BBM Langka di Sumatera Utara, Komisi XII DPR RI Desak Pertamina Gerak Cepat

17 Juli 2026 / 15:48 WIB

Skema Ketat di Balik Solar Murah Kapal 30-200 GT

17 Juli 2026 / 15:34 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kenal Lebih Dekat Global Sumud Flotilla, Armada Laut Terbesar untuk Kemanusiaan

Ridzka Putri Ananda20 Mei 2026 / 09:45 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.