Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam
  • Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro
  • Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung
  • KPK Akan Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah Jika Mandek
  • Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan
  • Pertamina Borong Enam Penghargaan Asian Excellence Award 2026, Bukti Kepemimpinan dan Komitmen Keberlanjutan
  • Bukan Messi, Leandro Paredes Jadi Otak Kebangkitan Argentina
  • Plt Jampidsus Jelaskan Soal Febrie Belum Ditahan Meski Sudah Tersangka
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Point Penting di Balik Perubahan Sikap Mama Yasinta Moiwend Film Pesta Babi

Point Penting di Balik Perubahan Sikap Mama Yasinta Moiwend Film Pesta Babi

Nasional Toto Pribadi25 Mei 2026 / 12:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Yasinta Moiwend seorang tokoh adat perempuan dari Suku Marind Anim di Merauke, Papua Selatan. Foto: Youtube Redaksi JubiTV.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Mama Yasinta Moiwend atau yang akrab disapa dengan Mama Sinta kini tengah menjadi buah bibir. Sosok pejuang lingkungan dari Suku Marind Anim Merauke, Papua Selatan tiba-tiba seakan berbalik arah terkait sikapnya dalam film dokumenter Pesta Babi.

Yasinta Moiwend memang menjadi salah satu sosok sentral dalam film dokumenter karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Dale. Dalam film berdurasi 1,5 jam lebih itu dinarasikan tanah adat Mama Yasinta Moiwend diserobot pemerintah lewat Proyek Strategis Nasional (Food Estate).

Wajah Mama Yasinta berkali-kali menghiasi film tersebut termasuk dalam flyer promosi. Bahkan ia juga beberapa kali juga menghadiri acara pemutaran film ini termasuk di beberapa lokasi di luar Papua.

Namun kini Mama Yasinta berbalik arah. Ia mengaku tak mendapat apa-apa dari film ini dan merasa dimanfaatkan. Ia juga mendesak agar film dokumenter Pesta Babi ini segera dihentikan. Perubahan sikap yang langsung membuat geger.

“Saya minta film itu dihentikan karena itu tanpa izin saya. Kenapa saya punya wajah ditampil terus. Saya tidak mau, karena itu tanpa izin saya. Terus mereka putar film itu dimana-mana, apa yang saya dapat,” kata Mama Yasinta.

Film dokumenter Pesta Babi (Foto: Tutur/Youtube)

Redaksi mencoba merangkum point-point penting sikap dari Mama Yasinta dari berbagai sumber. Apa saja itu?

Pertama, ia merasa kecewa terhadap LBH Papua Pusaka karena merasa dimanfaatkan dengan menyeret Namanya dalam penolakan Proyek Strategis Nasional (PSN) lumbung pangan di Papua Selatan. Ia tak terima wajahnya digunakan dalam film Pesta Babi tanpa izin.

Kedua, ia juga telah mengundurkan diri dari LBH dan lebih memilih untuk mencari pekerjaan di perusahaan untuk memperbaiki rumahnya yang tidak layak.

Baca Juga  Video: Arus Mudik Membludak, Tol Jakarta–Cikampek Dipadati 1,2 Juta Kendaraan

Ketiga, Mama Yasinta juga menegaskan dirinya termasuk ketiga anaknya sangat membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia berharap pemerintah atau perusahaan dapat membantunya.

Keempat, ia menegaskan bahwa selama enam bulan mondar-mandir bersama LBH ke Jayapura, Makassar, dan Jakarta, untuk acara pemutaran film, ia hanya mendapat uang duduk Rp1,5–2 juta, tanpa hasil nyata bagi kehidupannya.

Kelima, Mama Yasinta juga telah meminta maaf kepada pemerintah terutama terkait pernyataan-pernyataan pedasnya yang menyerang pembangunan PSN. Menurutnya itu bukan kemauan pribadi melainkan desakan pihak LBH.

Keenam, Ia juga berbalik mendukung PSN di Papua Selatan dan berharap perusahaan yang bekerja sama dengan pemerintah bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

film pesta babi headline nobar film pesta babi Papua Selatan proyek strategis nasional (PSN) yasinta moiwend
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Prabowo dan Danantara Siap Cetak Pemimpin Masa Depan BUMN Lewat P3MD
Next Article Luhut Bongkar Praktik Transfer Pricing SDA, Dorong Danantara Ekspor Terintegrasi Simbara

Berita Lainnya

Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam

11 Juli 2026 / 23:25 WIB

Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro

11 Juli 2026 / 22:31 WIB

Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung

11 Juli 2026 / 21:30 WIB

Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan

11 Juli 2026 / 20:00 WIB

Plt Jampidsus Jelaskan Soal Febrie Belum Ditahan Meski Sudah Tersangka

11 Juli 2026 / 17:58 WIB

Komisi III Sebut Kasus Jampidsus Sebagai Mega Korupsi, Pantas Hukum Mati

11 Juli 2026 / 16:47 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Kepala Kejari Karo Minta Maaf atas Penanganan Kasus Amsal Sitepu

Kristo Suryokusumo03 April 2026 / 19:00 WIB

Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam

11 Juli 2026 / 23:25 WIB

Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro

11 Juli 2026 / 22:31 WIB

Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung

11 Juli 2026 / 21:30 WIB

KPK Akan Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah Jika Mandek

11 Juli 2026 / 20:21 WIB

Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan

11 Juli 2026 / 20:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.