Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Gelombang Keracunan MBG Tak Kunjung Mereda, Sampai Kapan?
  • Bupati Lombok Barat Terima Fee Rp12,4 M, Sapi Kurban hingga Mobil Alphard
  • OTT Bupati Lombok Barat, Proyek Rp17,9 Miliar Dimenangkan Satu Perusahaan 
  • Setoran Bea Cukai 2026 Diproyeksikan Shortfall Rp15,4 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu
  • Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka, Gunakan Rompi Oranye Digiring ke Mobil Tahanan KPK
  • Spesifikasi dan Harga Terbaru Yamaha Fazzio, Skutik Stylish dengan Teknologi Hybrid
  • Cerita Belakang Layar Presiden Prabowo Bereskan Mangkrak Blok Masela
  • Pertamina Optimalkan Sawit dan Limbahnya untuk Kurangi Impor BBM
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Pemerintah, BI dan DPR Sepakati Dua Strategi Jaga Stabilitas Rupiah

Pemerintah, BI dan DPR Sepakati Dua Strategi Jaga Stabilitas Rupiah

Nasional Galuh Parantri06 Juni 2026 / 13:33 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Tutur/ Bakom RI)
Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Tutur/ Bakom RI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)- Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global terhadap dolar AS.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6). Wakil Ketua DPR RI mengatakan rapat tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara otoritas fiskal dan moneter dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Dan alhamdulillah, hasil koordinasi pada hari ini telah menghasilkan beberapa kesepakatan,” kata Dasco berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.

Gubernur BI menjelaskan, terdapat dua strategi utama yang disepakati untuk memperkuat stabilitas rupiah terhadap dolar AS.

Strategi pertama adalah meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen surat utang, baik Surat Berharga Negara (SBN) maupun Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), guna mendorong arus modal asing masuk atau capital inflow.

Menurut Perry, langkah tersebut diperlukan untuk memperbesar pasokan valuta asing di dalam negeri, menjaga kepercayaan pasar, serta mengantisipasi potensi capital outflow di tengah kenaikan imbal hasil surat utang global.

BI sebelumnya telah menaikkan suku bunga SRBI pada tenor 6, 9, dan 12 bulan menjadi masing-masing 6,21 persen, 6,31 persen, dan 6,45 persen. Sementara itu, Kementerian Keuangan mencatat imbal hasil SBN tetap stabil pada awal Juni, yakni 6,67 persen untuk SBN rupiah dan 5,42 persen untuk SBN dolar AS.

Data Kementerian Keuangan menunjukkan SRBI mencatat net inflow sebesar Rp99,9 triliun sejak awal tahun hingga 3 Juni 2026. Adapun SBN sempat mengalami net outflow Rp10,8 triliun, namun kembali membukukan net inflow Rp70,1 triliun sejak 1 April hingga 3 Juni 2026.

Baca Juga  Video: Tim SAR Temukan 6 Korban Pesawat ATR 42-500

“Oleh karena itu, fiskal dan moneter sepakat untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbal hasil supaya inflow ini kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah,” ujar Perry.
Strategi kedua adalah menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan melalui pengelolaan kas pemerintah oleh BI dengan pemberian bunga yang lebih tinggi kepada pemerintah.

Perry menegaskan koordinasi fiskal dan moneter akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dinamika global dan domestik.

Senada, Menteri Keuangan mengatakan pemerintah akan memastikan sinergi kebijakan fiskal dan moneter berjalan erat agar dapat mengembalikan kepercayaan pasar terhadap rupiah.

“Kalau kebijakannya sudah menyatu seperti itu, sinergi penuh, itu harusnya akan mengembalikan kepercayaan pasar ke nilai rupiah,” kata Purbaya.

bank indonesia Fiskal moneter Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Perry Warjiyo BI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePHR Bukukan Laba USD 898 Juta, Tegaskan Komitmen Ketahanan Energi Nasional
Next Article Menkeu Purbaya Cek Laporan Penumpukan 3.100 Kontainer di Tanjung Priok

Berita Lainnya

Gelombang Keracunan MBG Tak Kunjung Mereda, Sampai Kapan?

21 Juli 2026 / 23:01 WIB

Luka Kedungombo di Meja Hijau: Gugatan Gelar Pahlawan Soeharto Berlanjut, Tutut Pasang Badan

21 Juli 2026 / 17:03 WIB

Warga Kedungombo Melawan! Gelar Pahlawan Soeharto Kembali Digoyang

21 Juli 2026 / 14:32 WIB

KPK Ingatkan Inspektorat Melek Awasi Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 T

21 Juli 2026 / 10:50 WIB

Lima Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Khusus Perpanjangan SIM A dan SIM C

21 Juli 2026 / 07:44 WIB

Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jabodetabek Hari Ini 21 Juli 2026

21 Juli 2026 / 07:40 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Pansel Ketua OJK Definitif Dimulai, Purbaya Targetkan Rampung Dua Pekan: Kita Mesti Cepat!

Gusti Tetiro03 Februari 2026 / 07:15 WIB

Gelombang Keracunan MBG Tak Kunjung Mereda, Sampai Kapan?

21 Juli 2026 / 23:01 WIB

Bupati Lombok Barat Terima Fee Rp12,4 M, Sapi Kurban hingga Mobil Alphard

21 Juli 2026 / 21:25 WIB

OTT Bupati Lombok Barat, Proyek Rp17,9 Miliar Dimenangkan Satu Perusahaan 

21 Juli 2026 / 19:32 WIB

Setoran Bea Cukai 2026 Diproyeksikan Shortfall Rp15,4 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu

21 Juli 2026 / 18:42 WIB

Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka, Gunakan Rompi Oranye Digiring ke Mobil Tahanan KPK

21 Juli 2026 / 18:23 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.