Kansas City (Tutur.co.id) – Hasil Belanda vs Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan drama luar biasa. Maroko memastikan tiket ke babak 16 besar setelah mengalahkan Belanda melalui adu penalti dengan skor 4-3 usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Meksiko.
Belanda sempat berada di atas angin setelah Cody Gakpo membawa Oranje unggul pada babak kedua. Namun, semangat pantang menyerah Maroko membuahkan hasil ketika Issa Diop mencetak gol penyeimbang pada masa injury time. Dalam adu penalti yang menegangkan, Ismael Saibari menjadi pahlawan dengan mencetak gol kemenangan yang membawa Singa Atlas melaju ke babak berikutnya untuk menghadapi Kanada.
Maroko Tampil Lebih Dominan Sejak Awal
Pelatih Belanda Ronald Koeman membuat kejutan dengan menurunkan formasi lima bek. Nathan Ake dipercaya menggantikan Tijjani Reijnders, sementara Crysencio Summerville, Brian Brobbey, dan Cody Gakpo menjadi andalan di lini depan.
Meski demikian, Maroko langsung mengambil inisiatif permainan sejak menit-menit awal. Selain mendapat dukungan penuh dari mayoritas penonton di stadion, Singa Atlas juga tampil lebih agresif dalam menekan pertahanan Belanda.
Peluang pertama datang melalui sundulan Neil El Aynaoui hasil sepak pojok, tetapi Bart Verbruggen melakukan penyelamatan gemilang. Kiper Belanda itu kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan tembakan keras Achraf Hakimi.
Babak Pertama Berlangsung Sengit
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Jan Paul van Hecke dua kali terlibat benturan keras. Insiden pertama terjadi saat Azzedine Ounahi mengenai wajahnya dengan siku, namun wasit dan VAR memutuskan tidak memberikan hukuman tambahan.
Tak lama berselang, Van Hecke kembali mengalami benturan setelah bertabrakan dengan Noussair Mazraoui. Meski sempat mendapat perawatan karena luka di kepala, bek Belanda itu mampu melanjutkan pertandingan.
Menjelang turun minum, Belanda mulai memberikan ancaman serius. Micky van de Ven melepaskan tembakan keras yang memaksa Yassine Bounou melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang hingga jeda.
Gakpo Bawa Belanda Unggul
Maroko tetap menguasai jalannya pertandingan setelah babak kedua dimulai. Achraf Hakimi bahkan hampir membuka keunggulan ketika lolos dari kawalan Nathan Ake, tetapi tembakannya hanya membentur mistar gawang.
Melihat timnya kesulitan, Ronald Koeman melakukan perubahan dengan memasukkan Teun Koopmeiners dan Wout Weghorst. Pergantian tersebut langsung memberikan dampak positif.
Melalui serangan balik cepat, Crysencio Summerville mengirim umpan matang kepada Cody Gakpo yang dengan tenang menaklukkan Yassine Bounou untuk membawa Belanda unggul 1-0.
Issa Diop Paksa Laga Berlanjut ke Perpanjangan Waktu
Saat kemenangan Belanda sudah di depan mata, Maroko menunjukkan mental luar biasa. Memasuki masa injury time, Chemsine Talbi mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Issa Diop.
Gol tersebut membuat Bart Verbruggen tak berkutik dan mengubah skor menjadi 1-1, sekaligus memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Adu Penalti Antar Maroko ke Babak 16 Besar
Pada babak tambahan, kedua tim bermain lebih berhati-hati. Peluang terbaik kembali menjadi milik Maroko melalui Soufiane Rahimi, tetapi Bart Verbruggen melakukan penyelamatan penting yang menjaga peluang Belanda tetap hidup.
Pemenang akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti. Dalam drama yang berlangsung menegangkan, para penendang Maroko tampil lebih tenang.
Ismael Saibari menjadi eksekutor terakhir yang sukses menaklukkan Verbruggen sekaligus memastikan kemenangan Maroko. Singa Atlas pun menang dalam adu penalti dan berhak melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi Kanada.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Belanda yang gagal memanfaatkan keunggulan pada waktu normal dan harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 lebih cepat dari yang diharapkan.

