Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Siaga Merah El Nino 2026: Indonesia Terancam Kering Kerontang!
  • Siap-siap! Soal Udara Bersih Hanoi Bakal Menang dari Jakarta
  • Sejarah Sepak Bola dari Zaman Sebelum Masehi, Ajang Tawuran!
  • Latsarmil Koperasi Merah Putih Hanya Ganti Nama, Ada Udang di Balik Batu?
  • Pertimbangan Memberatkan dan Meringankan Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
  • Satu Hakim Dissenting Opinion, Sebut Nadiem Tidak Terbukti Ada Niat Jahat
  • Saat Kuasa Hukum Nadiem Protes usai Hakim Bacakan Vonis: Yang Mulia Takut?
  • Latsarmil Disetop Lalu Ganti Nama, Gak Ada Lagi Latihan Menembak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Sejarah Sepak Bola dari Zaman Sebelum Masehi, Ajang Tawuran!

Sejarah Sepak Bola dari Zaman Sebelum Masehi, Ajang Tawuran!

Sepakbola Rizky Alfiantiko30 Juni 2026 / 18:11 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Lukisan yang dibuat oleh Huang Shen yang menunjukan seseorang sedang bermain sepakbola dengan kakinya,menunjukan permainan sepakbola sudah ada pada jaman Cina Kuno(Foto:Tutur/chinasoccerdatafoundation)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Kalau selama ini banyak orang mengira sepak bola lahir di Inggris, anggapan itu sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Jauh sebelum aturan modern dibuat, permainan yang menggunakan bola sudah dimainkan lebih dari 3.000 tahun lalu di berbagai belahan dunia. Mulai dari peradaban Mesoamerika, Tiongkok, Yunani hingga Romawi, masing-masing memiliki versi permainan yang menjadi cikal bakal olahraga paling populer di dunia ini.

Salah satu permainan tertua ini berasal dari peradaban Mesoamerika yang saat itu menggunakan bola karet, sesuatu yang sangat langka pada zamannya. Di Tiongkok sekitar abad ke-3 sebelum Masehi, masyarakat mengenal permainan bernama Cuju, di mana pemain dituntut menendang bola kulit tanpa menggunakan tangan. Sementara di Jepang muncul permainan Kemari, sedangkan bangsa Romawi memainkan Harpastum, yang kemudian diyakini ikut memengaruhi berkembangnya sepak bola di Kepulauan Inggris.

Memasuki abad ke-12, Inggris mulai mengenal permainan sepak bola yang jauh lebih keras dibandingkan sekarang. Pertandingan dimainkan di jalanan atau lapangan terbuka dengan jumlah pemain yang tidak terbatas, bahkan sering memicu kerusuhan hingga memakan korban jiwa.

Karena dianggap membahayakan, permainan ini beberapa kali dilarang oleh pemerintah, meski pada akhirnya tetap bertahan dan berkembang di lingkungan sekolah-sekolah.

Titik balik terjadi pada tahun 1863 ketika Football Association (FA) resmi berdiri di London. Organisasi tersebut menyusun aturan baku, mulai dari ukuran bola hingga larangan membawa bola menggunakan tangan. Keputusan itu sekaligus memisahkan sepak bola dengan rugby dan menjadi fondasi lahirnya sepak bola modern yang kemudian menyebar ke seluruh dunia melalui pelaut, pedagang, hingga kolonisasi Inggris.

Seiring berkembangnya industri pada akhir abad ke-19, sepak bola berubah dari sekadar hiburan menjadi olahraga profesional. Klub-klub mulai membayar pemain, stadion besar dibangun, dan kompetisi seperti FA Cup serta Football League lahir sebagai liga profesional pertama di dunia. FIFA kemudian didirikan pada 1904, sebelum akhirnya menggelar Piala Dunia perdana di Uruguay pada tahun 1930 yang kini menjadi turnamen paling bergengsi dalam dunia sepak bola.

Baca Juga  Arsenal Taklukkan West Ham, Semakin Dekat dengan Gelar Liga Inggris

Saat ini sepak bola telah menjelma menjadi olahraga global yang tidak mengenal batas negara maupun budaya. FIFA memiliki 211 asosiasi anggota yang tersebar dalam enam konfederasi, sementara lebih dari 200 negara rutin mengikuti babak kualifikasi Piala Dunia.

Dari permainan sederhana menggunakan bola kulit hingga menjadi industri bernilai miliaran dolar dengan miliaran penggemar, perjalanan sepak bola membuktikan bahwa olahraga ini bukan sekadar permainan, melainkan bagian dari sejarah dan budaya dunia.

Piala Dunia Piala Dunia 2026 sejarah sepak bola Sepak Bola
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLatsarmil Koperasi Merah Putih Hanya Ganti Nama, Ada Udang di Balik Batu?
Next Article Siap-siap! Soal Udara Bersih Hanoi Bakal Menang dari Jakarta

Berita Lainnya

Meksiko vs Ekuador: Ampuhkah Magis Kandang Meredam Keajaiban La Tri?

30 Juni 2026 / 15:00 WIB

Prancis vs Swedia: Tak Selamanya Kejutan Hadir Bersama Underdog

30 Juni 2026 / 13:00 WIB

Maroko Hancurkan Mimpi Belanda Lewat Drama Adu Penalti

30 Juni 2026 / 11:25 WIB

Pantai Gading vs Norwegia: Gajah Afrika Melawan Amukan Pasukan Viking

30 Juni 2026 / 10:00 WIB

Rekor Buruk Iringi Kekalahan Jerman dari Paraguay di 32 Besar

30 Juni 2026 / 09:55 WIB

7 Fakta Brasil vs Jepang: Comeback Dramatis dan Martinelli Jadi Pahlawan di Injury Time

30 Juni 2026 / 09:40 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Sheikh Ali Reza Pimpin Iran Usai Ayatollah Ali Khamenei Tewas

Toto Pribadi01 Maret 2026 / 18:32 WIB

Siaga Merah El Nino 2026: Indonesia Terancam Kering Kerontang!

30 Juni 2026 / 19:02 WIB

Siap-siap! Soal Udara Bersih Hanoi Bakal Menang dari Jakarta

30 Juni 2026 / 18:28 WIB

Sejarah Sepak Bola dari Zaman Sebelum Masehi, Ajang Tawuran!

30 Juni 2026 / 18:11 WIB

Latsarmil Koperasi Merah Putih Hanya Ganti Nama, Ada Udang di Balik Batu?

30 Juni 2026 / 18:00 WIB

Pertimbangan Memberatkan dan Meringankan Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim

30 Juni 2026 / 17:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.