Boston (Tutur.co.id) – Paraguay menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Jerman lewat drama adu penalti 4-3 pada babak 32 besar. Pertandingan di Stadion Gillette, Massachusetts, Selasa (30/6/2026), berakhir imbang 1-1 selama 120 menit sebelum Jose Canale menjadi penentu kemenangan Los Guaranies dari titik putih.
Kemenangan tersebut membawa Paraguay melaju ke babak 16 besar, sementara Jerman harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat dari yang diperkirakan. Berikut lima fakta menarik dari hasil Jerman vs Paraguay.
1. Jerman Kalah Adu Penalti di Piala Dunia untuk Pertama Kalinya
Kekalahan dari Paraguay menjadi catatan kelam dalam sejarah Die Mannschaft. Untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia, Jerman harus mengakui keunggulan lawan melalui adu penalti.
Sebelumnya, Jerman selalu keluar sebagai pemenang dalam enam adu penalti di Piala Dunia. Rekor sempurna yang telah bertahan selama puluhan tahun akhirnya berakhir di tangan Paraguay.
2. Paraguay Hadirkan Salah Satu Kejutan Terbesar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Paraguay menyingkirkan Jerman layak disebut sebagai salah satu kejutan terbesar di fase gugur Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai tim yang tidak diunggulkan, Los Guaranies mampu bertahan disiplin menghadapi dominasi Jerman sepanjang pertandingan.
Jika melihat perbedaan kualitas skuad dan peringkat dunia, kemenangan Paraguay menjadi salah satu upset terbesar di fase gugur Piala Dunia sejak Rusia menyingkirkan Spanyol melalui adu penalti pada edisi 2018.
3. Jerman Tersingkir Lebih Cepat Meski Mendominasi Pertandingan
Datang sebagai salah satu kandidat juara, Jerman justru harus angkat koper sejak babak 32 besar. Tim asuhan Julian Nagelsmann menguasai jalannya pertandingan, menciptakan lebih banyak peluang, dan terus menekan hingga babak tambahan.
Namun, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi kemenangan. Penyelesaian akhir yang kurang efektif serta penampilan luar biasa kiper Paraguay membuat Die Mannschaft gagal memanfaatkan keunggulan mereka di atas lapangan.
4. Kai Havertz Kembali Gagal Menjadi Algojo Penalti
Kai Havertz menjalani malam yang penuh kekecewaan. Penyerang Jerman itu dipercaya menjadi eksekutor pertama dalam adu penalti, tetapi tendangannya berhasil digagalkan Orlando Gill.
Kegagalan tersebut memperpanjang catatan buruk Havertz dari titik putih. Sebelumnya, ia juga gagal mengeksekusi penalti dalam adu penalti bersama Arsenal saat menghadapi Paris Saint-Germain. Dua adu penalti beruntun berakhir dengan hasil yang mengecewakan bagi pemain berusia 27 tahun itu.
5. Orlando Gill Tampil Heroik, Paraguay Melaju ke Babak 16 Besar
Orlando Gill menjadi sosok paling menentukan dalam keberhasilan Paraguay menciptakan kejutan. Sepanjang pertandingan, sang penjaga gawang melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga peluang timnya tetap hidup.
Pada babak adu penalti, Gill kembali menunjukkan kelasnya dengan menggagalkan eksekusi Kai Havertz dan Nick Woltemade. Penampilan heroiknya menjadi fondasi kemenangan Paraguay sebelum Jose Canale menuntaskan tugas sebagai penendang terakhir untuk memastikan kemenangan 4-3 dan membawa Los Guaranies melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

