Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam
  • Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro
  • Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung
  • KPK Akan Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah Jika Mandek
  • Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan
  • Pertamina Borong Enam Penghargaan Asian Excellence Award 2026, Bukti Kepemimpinan dan Komitmen Keberlanjutan
  • Bukan Messi, Leandro Paredes Jadi Otak Kebangkitan Argentina
  • Plt Jampidsus Jelaskan Soal Febrie Belum Ditahan Meski Sudah Tersangka
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Kepercayaan Publik kepada Presiden Prabowo Digerogoti Level Pelaksana

Kepercayaan Publik kepada Presiden Prabowo Digerogoti Level Pelaksana

Politik Toto Pribadi10 April 2026 / 14:46 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Peneliti utama politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) R Siti Zuhro dalam podcast Bang Don Zuper Opini (Foto: Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Peneliti utama politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) R Siti Zuhro menanggapi semakin meluasnya distrust publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, salah satu hal yang memicu hal tersebut karena sesat anak buahnya di level pelaksana.

Padahal menurut Prof Siti Zuhro, dengan semakin tingginya distrust publik ini jelas-jelas akan menggerogoti legitimasi kekuasaan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu diungkapkan Siti Zuhro saat menjadi narasumber podcast Bang Don Zuper Opini.

“Kalau public distrust ini terus meningkat, itu akan berdampak terhadap legitimasi pemerintah. Tidak ada pemerintah yang happy, adanya pembentukan delegitimasi,” kata Prof Siti Zuhro, Jumat 10 April 2026.

Lebih lanjut Siti Zuhro mengingatkan Presiden Prabowo untuk lebih berhati-hati dengan makin kurang percaya publik pada pemerintahannya. Ia mencontohkan sosok Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang saat ini juga tidak mendapat kepercayaan publik AS.

“Donald Trump itu semoyongan. Di dalam negerinya sendiri dia dapat pukulan kanan kiri. Ya dari masyarakat, dari institusinya, dari internasional. Jadi menurut saya, apa yang salah dengan Trump ini? Ya memang pemimpin yang tidak punya kepemimpinan yang jelas,” kata Siti Zuhro.

Siti Zuhro sendiri sangat berharap Presiden Prabowo tidak mengalami nasib serupa dengan Trump. Karena itu menurutnya Prabowo harus benar-benar tegas dalam menjalankan berbagai peraturan dan kaidah yang ada.

“Contoh jika seorang personil militer itu yang tidak mengikuti kaidah-kaidah yang ada. Kalau tentara aktif tidak bisa direkrut menjadi menteri, kecuali berhenti. Nah itu semua diabaikan,” kata Siti Zuhro.

Ia juga menambahkan, tantangan Presiden Prabowo saat ini memang semakin berat dengan arus informasi yang semakin tak terbendung. Dengan kata lain sulit untuk merahasiakan sesuatu di era saat ini.

Baca Juga  Rakernas PDIP Tetapkan Arah Partai Jadi Penyeimbang Pemerintahan

“Ini tantangan luar biasa. Bagaimana komitmen Presiden Prabowo tidak dihancurkan di level pelaksanaan. Ini akhirnya yang membuat Pak Prabowo kurang dipercaya,” tegas Siti Zuhro.

Nah untuk menyimak informasi lengkap dari pernyataan Prof Siti Zuhro, Kawan Tutur dapat menyaksikan langsung tayangannya di Tutur TV pada Jumat 10 April 2026 hari ini pukul 20.00 WIB.

Bang Don Super Opini headline Presiden Prabowo Subianto Siti Zuhro
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVeronica Tan Ajak Perempuan “Naik Kelas”: Jadi Pendukung Strategi Ekonomi Bangsa
Next Article Video: Warga Srinagar Turun ke Jalan Rayakan Gencatan Senjata AS-Iran

Berita Lainnya

Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam

11 Juli 2026 / 23:25 WIB

Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro

11 Juli 2026 / 22:31 WIB

Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung

11 Juli 2026 / 21:30 WIB

Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan

11 Juli 2026 / 20:00 WIB

Plt Jampidsus Jelaskan Soal Febrie Belum Ditahan Meski Sudah Tersangka

11 Juli 2026 / 17:58 WIB

Komisi III Sebut Kasus Jampidsus Sebagai Mega Korupsi, Pantas Hukum Mati

11 Juli 2026 / 16:47 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Eks Kapolda Rikwanto Soroti Kasus Guru Honorer di Jambi jadi Tersangka: Tak Ada Mens Rea

Satria Eko20 Januari 2026 / 17:41 WIB

Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam

11 Juli 2026 / 23:25 WIB

Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro

11 Juli 2026 / 22:31 WIB

Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung

11 Juli 2026 / 21:30 WIB

KPK Akan Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah Jika Mandek

11 Juli 2026 / 20:21 WIB

Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan

11 Juli 2026 / 20:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.