Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • 4 Tahun Luput dari Radar KPK, Begini Cara Silmy Karim Dkk Sembunyikan Uang Pemerasan
  • Opini: Ketika Trust Ambruk dan Angka Tak Lagi Menolong
  • Kenapa Banyak Gen Z Memilih Childfree? Ternyata Bukan Sekadar Tidak Suka Anak
  • Siap-siap Kontainer Parkir Lama di Pelabuhan Tanjung Priok Terancam Denda Besar
  • PGN Perkuat Ketahanan Bisnis dan Siapkan Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang
  • Jadwal F1 GP Monaco 2026: Ferrari Tunjukkan Taji, Hamilton dan Leclerc Bidik Hasil Terbaik
  • Purbaya Deteksi Penyebab 3.100 Kontainer Numpuk di Pelabuhan Tanjung Priok
  • Menkeu Purbaya Pastikan Sinergi Fiskal-Moneter Diperkuat, Rupiah Dijaga Tetap Stabil
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Fashion»Kenapa Banyak Gen Z Memilih Childfree? Ternyata Bukan Sekadar Tidak Suka Anak

Kenapa Banyak Gen Z Memilih Childfree? Ternyata Bukan Sekadar Tidak Suka Anak

Fashion ridzka putri ananda06 Juni 2026 / 18:04 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Visual fenomena childfree global. Tekanan biaya hidup yang tinggi dan tuntutan karier modern memicu penurunan angka kelahiran yang signifikan di berbagai belahan dunia. (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Fenomena childfree atau keputusan untuk tidak memiliki anak semakin sering dibahas di media sosial, terutama di kalangan Gen Z. Dulu, menikah dan punya anak dianggap sebagai “jalan hidup normal” bagi hampir semua orang. Namun sekarang, semakin banyak anak muda yang mulai mempertanyakan apakah mereka benar-benar ingin menjadi orang tua di masa depan.

Dilansir dari jurnal Fenomena Childfree Dalam Perspektif Generasi Z karya Innocentia Armabella Lastika dkk, tren childfree di kalangan Gen Z berkembang karena pengaruh media sosial, kondisi ekonomi, trauma masa lalu, hingga perasaan belum siap secara mental maupun finansial untuk memiliki anak. Banyak generasi muda mulai melihat bahwa menjadi orang tua bukan lagi kewajiban sosial, melainkan pilihan hidup yang harus dipikirkan matang-matang.

Fenomena childfree sendiri sebenarnya bukan hal baru. Istilah ini mulai populer di Amerika Serikat pada tahun 1970-an lewat gerakan National Organization for Non-Parents, organisasi yang mendukung pasangan menikah yang secara sadar memilih tidak memiliki anak. Dari Amerika, konsep childfree kemudian menyebar ke berbagai negara dan semakin dikenal luas sejak munculnya media sosial dan komunitas online yang membahas gaya hidup tersebut.

Saat ini, tren childfree dan penurunan angka kelahiran paling ekstrem banyak terjadi di Asoa Timur. Berdasarkan data fertilitas global 2026, Macau, Hong Kong, dan Korea Selatan menjadi wilayah dengan tingkat kelahiran terendah di dunia. Korea selatan sendiri sempat mencatat tingkat fertilitas hanya sekitar 0,72 pada 2023 dan naik menjadi 0,80 pada 2025, namun tetap menjadi salah satu yang terendah secara global.

Banyak anak muda di negara-negara tersebut mengaku tidak ingin punya anak karena biaya hidup yang sangat tinggi, harga rumah mahal, tekanan kerja ekstrem, hingga ketidakpastian masa depan. Reuters melaporkan bahwa pemerintah Korea Selatan bahkan terus mengeluarkan berbagai insentif untuk mendorong warganya memiliki anak, tetapi tren penurunan kelahiran masih sulit dibalikkan.

Baca Juga  Tips Perawatan AC Mobil di Musim Kemarau, Wajib Tahu!

Jepang juga mengalami fenomena serupa. Jumlah kelahiran di Jepang kembali mencetak rekor terendah pada 2025 dan menjadi penurunan selama 10 tahun berturut-turut. Banyak generasi muda di Jepang kini lebih memilih fokus pada karier, kebebasan hidup, kesehatan mental, atau merasa belum siap menghadapi tanggung jawab besar sebagai orang tua.

Di Indonesia sendiri, tren childfree mulai ramai dibahas dalam beberapa tahun terakhir, terutama di TikTok, X, dan YouTube. Banyak Gen Z merasa kondisi ekonomi sekarang membuat mereka ragu memiliki anak. Harga rumah yang semakin mahal, biaya pendidikan tinggi, dan sulitnya mencari kestabilan finansial membuat sebagian orang merasa menjadi orang tua bukan keputusan yang bisa diambil secara sembarangan.

Meski begitu, fenomena childfree masih memunculkan pro dan kontra di Indonesia. Sebagian orang menganggap keputusan tidak punya anak adalah hak pribadi, sementara yang lain merasa pilihan tersebut bertentangan dengan nilai budaya dan ekspektasi keluarga. Namun satu hal yang jelas, tren ini menunjukkan bahwa cara pandang Gen Z terhadap pernikahan, keluarga, dan masa depan memang mulai berubah dibanding generasi sebelumnya.

anak childfree headline
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSiap-siap Kontainer Parkir Lama di Pelabuhan Tanjung Priok Terancam Denda Besar
Next Article Opini: Ketika Trust Ambruk dan Angka Tak Lagi Menolong

Berita Lainnya

Opini: Ketika Trust Ambruk dan Angka Tak Lagi Menolong

06 Juni 2026 / 18:30 WIB

Skema Licik Silmy Karim Dkk Peras WNA hingga Terima Setoran Rp100 juta

06 Juni 2026 / 10:42 WIB

Ini 6 Ide Bekal Sekolah Bergizi yang Bisa Disiapkan Ibu

06 Juni 2026 / 10:15 WIB

Rumor Panas dari Korea: Shin Tae-yong Masuk Radar Persija Jakarta

06 Juni 2026 / 08:00 WIB

Penyakit Jantung Bisa Dicegah, Dokter Ungkap 5 Kebiasaan Sederhana yang Paling Berpengaruh

06 Juni 2026 / 05:02 WIB

Kalahkan Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

06 Juni 2026 / 01:08 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Pencarian Lansia Tersesat di Hutan Selayar Masuki Hari Kedua

Kristo Suryokusumo29 Januari 2026 / 18:45 WIB

4 Tahun Luput dari Radar KPK, Begini Cara Silmy Karim Dkk Sembunyikan Uang Pemerasan

06 Juni 2026 / 19:13 WIB

Opini: Ketika Trust Ambruk dan Angka Tak Lagi Menolong

06 Juni 2026 / 18:30 WIB

Kenapa Banyak Gen Z Memilih Childfree? Ternyata Bukan Sekadar Tidak Suka Anak

06 Juni 2026 / 18:04 WIB

Siap-siap Kontainer Parkir Lama di Pelabuhan Tanjung Priok Terancam Denda Besar

06 Juni 2026 / 16:13 WIB

PGN Perkuat Ketahanan Bisnis dan Siapkan Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

06 Juni 2026 / 16:05 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.