Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Drama Trofi Piala Dunia dari Masa ke Masa, Sempat Dimaling dan Ditemukan Anjing
  • Bukan Ambil Alih Kejagung, KPK Akan Lanjut Usut Dugaan Korupsi MBG
  • Penyekapan Sadis Wanita di Bandung, Kriminolog: Orang yang Membiarkan Bisa Dipidana
  • KPK Perpanjang Masa Penahanan Pertama Silmy Karim Dkk
  • Komisi II Desak Kemendagri Investigasi ASN Terima Honor Rp9,5 Miliar di Kukar
  • Yordania vs Aljazair: Tidak Cukup Hanya Modal Semangat Juang
  • Kronologi ASN Terima Honor 900 Setahun Senilai Rp9,5 M
  • Bakar Keranda di Depan Gedung DPR, Massa PMII Sebut Simbol Matinya Hati Nurani
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Drama Trofi Piala Dunia dari Masa ke Masa, Sempat Dimaling dan Ditemukan Anjing

Drama Trofi Piala Dunia dari Masa ke Masa, Sempat Dimaling dan Ditemukan Anjing

Sepakbola Rizky Alfiantiko22 Juni 2026 / 22:09 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Figure Trophy Piala Dunia 2026 yang akan diberikan kepada pemenang.(Foto:Tutur/fifa.com)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Trophy Piala Dunia bukan hanya simbol kemenangan belaka, tapi juga menjadi saksi sejarah panjang yang dipenuhi dengan drama. Bahkan juga menyimpan cerita-cerita menarik yang tak banyak diketahui orang. Termasuk perubahan tampilan trofi dari tahun ke tahun hingga cerita sempat dicuri.

Kisahnya dimulai pada 1930 ketika FIFA menggelar Piala Dunia pertama di Uruguay. Trophy tersebut awalnya bernama Victory sebelum akhirnya diubah menjadi Jules Rimet Trophy sebagai penghormatan kepada Presiden FIFA saat itu, Jules Rimet. Desainya dibuat pematung asal Prancis, Abel Lafleur yang menggambarkan sosok Dewi Kemenangan Yunani, Nike, yang mengangkat sebuah piala.

Seiring berjalannya waktu, Jules Rimet Trophy menjadi simbol kejayaan sepak bola dunia. Namun perjalanan trophy ini tidak selalu mulus. Saat Perang Dunia II berlangsung, seorang pejabat sepak bola Italia bernama Ottorino Barassi bahkan menyembunyikan trophy tersebut di dalam kotak sepatu yang diletakkan di bawah tempat tidurnya agar tidak jatuh ke tangan pasukan Nazi.

Drama lain terjadi menjelang Piala Dunia 1966 di Inggris. Trophy Jules Rimet dicuri saat dipamerkan kepada publik dan membuat dunia sepak bola panik. Beruntung, beberapa hari kemudian trophy itu ditemukan oleh seekor anjing bernama Pickles yang menemukannya terbungkus koran di bawah pagar sebuah taman di London Selatan.

Pada tahun 1970, Brazil menjadi negara pertama yang memenangkan Piala Dunia sebanyak tiga kali dan berhak membawa pulang Jules Rimet Trophy secara permanen. Namun kisah tragis kembali terjadi pada 1983 ketika trophy tersebut dicuri dari kantor Federasi Sepak Bola Brazil di Rio de Janeiro. Berbeda dengan kejadian sebelumnya, kali ini trophy tersebut tidak pernah ditemukan dan diyakini telah dilebur oleh para pencurinya.

Baca Juga  Bojak Hodak Ungkap Kunci Rahasia Persib Cukur Persik

FIFA kemudian memperkenalkan trophy baru yang digunakan hingga saat ini. Trophy modern karya seniman Italia Silvio Gazzaniga itu pertama kali diperebutkan pada Piala Dunia 1974. Dengan desain dua manusia yang mengangkat bola dunia, trofi ini dianggap merepresentasikan semangat persatuan dan kebanggaan sepak bola global.

headline Piala Dunia 2026 pilihan editor sejarah piala dunia trofi piala dunia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBukan Ambil Alih Kejagung, KPK Akan Lanjut Usut Dugaan Korupsi MBG

Berita Lainnya

Penyekapan Sadis Wanita di Bandung, Kriminolog: Orang yang Membiarkan Bisa Dipidana

22 Juni 2026 / 21:36 WIB

Komisi II Desak Kemendagri Investigasi ASN Terima Honor Rp9,5 Miliar di Kukar

22 Juni 2026 / 21:04 WIB

Yordania vs Aljazair: Tidak Cukup Hanya Modal Semangat Juang

22 Juni 2026 / 21:00 WIB

Kronologi ASN Terima Honor 900 Setahun Senilai Rp9,5 M

22 Juni 2026 / 20:04 WIB

Alasan Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan

22 Juni 2026 / 19:25 WIB

Kejari Jaksel Limpahkan Kasus Roy Suryo dan dr Tifa ke PN Jaktim

22 Juni 2026 / 19:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Ahli Epidemiologi UNAIR Ungkap Ancaman Virus Nipah di Indonesia, Belum Ada Kasus Manusia namun Fatalitas Tinggi

Sasha Widiawati16 Februari 2026 / 02:55 WIB

Drama Trofi Piala Dunia dari Masa ke Masa, Sempat Dimaling dan Ditemukan Anjing

22 Juni 2026 / 22:09 WIB

Bukan Ambil Alih Kejagung, KPK Akan Lanjut Usut Dugaan Korupsi MBG

22 Juni 2026 / 21:51 WIB

Penyekapan Sadis Wanita di Bandung, Kriminolog: Orang yang Membiarkan Bisa Dipidana

22 Juni 2026 / 21:36 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pertama Silmy Karim Dkk

22 Juni 2026 / 21:12 WIB

Komisi II Desak Kemendagri Investigasi ASN Terima Honor Rp9,5 Miliar di Kukar

22 Juni 2026 / 21:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.