Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Saiful Mujani Beruntung Tak Di-Andrie Yunus-kan
  • Silmy Karim Nikmati Uang Pungli Perizinan Tinggal WNA
  • Todung Mulya Lubis: Tuduhan Penghasutan Saiful Mujani Absurd
  • Saiful Mujani Dibidik Pasal Berubah-ubah, Ray Rangkuti Colek Habiburokhman
  • Menkeu Apresiasi DPR atas Inisiatif Revisi UU P2SK: Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan
  • Aneh! Pasal yang Dikenakan Saiful Mujani Kok Berubah-ubah
  • Wembanyama Kesulitan, Spurs Gagal Menjaga Keunggulan dari Knicks di Game 1 Final NBA 2026
  • Pertamina NRE Gandeng Komunitas Energi Terbarukan untuk Perkuat Literasi Energi Bersih
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Rupiah Babak Belur Dihajar Dolar AS, DPR Ingatkan Pemerintah

Rupiah Babak Belur Dihajar Dolar AS, DPR Ingatkan Pemerintah

Nasional Toto Pribadi04 Juni 2026 / 12:39 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Kamis (23/4/2026) melemah 106 poin atau 0,62 persen menjadi Rp17.287 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.181 per dolar AS, dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia akibat perang AS dan Iran. (Foto:Tutur/ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/kye)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Rupiah yang semakin dibuat babak belur membuat anggota Komisi IV DPR RI Rina Sa’adah gerah. Ia mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai dampak lonjakan kurs dolar Amerika Serikat tersebut terhadap sektor pangan nasional.

Rina menjelaskan posisi rupiah harus dianalisis secara objektif dengan membandingkan pergerakan mata uang negara tetangga di ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Jika pelemahan rupiah ternyata jauh lebih dalam ketimbang negara mitra, pemerintah wajib mengevaluasi total faktor domestik seperti arus modal keluar dan sentimen pasar yang merosot.

“Yang perlu kita lihat bukan hanya angka kurs rupiah terhadap dolar AS, tetapi juga bagaimana posisi Indonesia dibandingkan negara-negara tetangga. Jika pelemahan mata uang terjadi hampir merata di kawasan, maka tekanan tersebut lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal,” kata Rina Sa’adah, Rabu 3 Juni 2026.

Politisi PKB itu juga mengingatkan pemerintah tidak boleh lengah karena depresiasi rupiah berpotensi melambungkan biaya impor bahan baku strategis. Sektor pertanian dan perikanan nasional saat ini masih bergantung pada impor kedelai, gandum, garam industri, hingga bahan baku pakan ternak.

Kenaikan biaya impor komponen tersebut dipastikan bakal mencekik para pelaku usaha di tingkat bawah. Efek domino dari mahalnya bahan baku impor ini akan langsung memukul nasib petani, peternak, serta nelayan akibat biaya produksi yang membengkak drastis.

“Yang menjadi perhatian kami bukan sekadar pergerakan kurs, melainkan dampaknya terhadap biaya produksi dan ketahanan pangan nasional. Jika biaya impor meningkat, maka tekanan terhadap harga pangan dan biaya produksi petani, peternak, nelayan, serta pelaku usaha perikanan juga akan semakin besar,” jelasnya.

Oleh karena itu, Komisi IV DPR RI mendorong pemerintah mempercepat swasembada pangan demi memutus ketergantungan terhadap pasar luar negeri. Langkah konkret harus segera diambil melalui penguatan industri pakan lokal, pengembangan benih unggul nasional, serta penyaluran subsidi yang tepat sasaran bagi petani dan nelayan.

Baca Juga  Sejumlah Fraksi DPR Setuju Usulan Prabowo Terkait Pengurangan Gaji Pejabat

Rina menekankan tingginya angka impor membuat kedaulatan ekonomi bangsa menjadi rapuh dan mudah digoyang oleh dinamika global. Sinergi ketat antara pemerintah pusat dan daerah mutlak diperlukan demi membentengi daya beli masyarakat sekaligus menjaga pasokan pangan tetap aman.

DPR Kurs Rupiah nilai tukar dolar AS nilai tukar rupiah pelemahan nilai tukar rupiah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleImplementasi Perpres Komisi Driver Ojol 92 Persen, Kapan Tiba?
Next Article Pertamina NRE Gandeng Komunitas Energi Terbarukan untuk Perkuat Literasi Energi Bersih

Berita Lainnya

Menkeu Apresiasi DPR atas Inisiatif Revisi UU P2SK: Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan

04 Juni 2026 / 13:27 WIB

Implementasi Perpres Komisi Driver Ojol 92 Persen, Kapan Tiba?

04 Juni 2026 / 12:19 WIB

Rupiah Porak Poranda Sentuh Rp18.000, Terlemah Sepanjang Sejarah

04 Juni 2026 / 11:10 WIB

Lokasi Layanan Samsat Keliling 4 Juni 2026

04 Juni 2026 / 07:43 WIB

Lokasi Layanan SIM Keliling 4 Juni 2026

04 Juni 2026 / 07:36 WIB

Kenakan Rompi Tahanan dan Diborgol, Intip Daftar Kekayaan Dadan Hindayana

03 Juni 2026 / 18:37 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Indef: Belanja Pemerintah Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi RI pada Kuartal I-2026

Gusti Tetiro15 Mei 2026 / 16:49 WIB

Saiful Mujani Beruntung Tak Di-Andrie Yunus-kan

04 Juni 2026 / 15:10 WIB

Silmy Karim Nikmati Uang Pungli Perizinan Tinggal WNA

04 Juni 2026 / 15:03 WIB

Todung Mulya Lubis: Tuduhan Penghasutan Saiful Mujani Absurd

04 Juni 2026 / 14:48 WIB

Saiful Mujani Dibidik Pasal Berubah-ubah, Ray Rangkuti Colek Habiburokhman

04 Juni 2026 / 13:40 WIB

Menkeu Apresiasi DPR atas Inisiatif Revisi UU P2SK: Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan

04 Juni 2026 / 13:27 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.