Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Messi Menutup Piala Dunia 2026 dengan Luka dan Kenangan
  • Drama Ruang Oval: Trump Bentak Reporter hingga Klaim Iran ‘Mengemis’ ke AS
  • Pusat Data Amazon di Bahrain Jadi Sasaran Rudal Iran
  • Gelombang Keracunan MBG Tak Kunjung Mereda, Sampai Kapan?
  • Bupati Lombok Barat Terima Fee Rp12,4 M, Sapi Kurban hingga Mobil Alphard
  • OTT Bupati Lombok Barat, Proyek Rp17,9 Miliar Dimenangkan Satu Perusahaan 
  • Setoran Bea Cukai 2026 Diproyeksikan Shortfall Rp15,4 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu
  • Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka, Gunakan Rompi Oranye Digiring ke Mobil Tahanan KPK
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»UOB Kay Hian Pilih 7 Saham Potensial Saat IHSG Babak Belur, Ada Peluang Cuan hingga 70%

UOB Kay Hian Pilih 7 Saham Potensial Saat IHSG Babak Belur, Ada Peluang Cuan hingga 70%

Market Gusti Tetiro05 Juni 2026 / 06:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: Tutur/Suhodo)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Pasar saham Indonesia masih berada dalam tekanan sepanjang tahun berjalan. Berbagai sentimen negatif, mulai dari kebijakan pemerintah yang menuai respons negatif pelaku pasar, pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia, hingga penundaan tinjauan indeks FTSE Russell, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk.

Meski demikian, UOB Kay Hian melihat peluang investasi mulai terbuka di tengah koreksi pasar yang dalam. Broker tersebut merekomendasikan tujuh saham pilihan yang dinilai berpotensi memberikan imbal hasil menarik saat pasar memasuki fase pemulihan.

Berdasarkan riset UOB Kay Hian, IHSG terkoreksi 15,9% sepanjang Mei 2026. Sementara itu, portofolio saham pilihan broker tersebut mencatat penurunan lebih dalam, yakni 27,5%, atau mengalami underperform sekitar 12% dibandingkan pergerakan indeks.

Tekanan pasar pada Mei dipicu oleh keputusan FTSE Russell yang menunda full index re-ranking, penambahan saham baru, serta kenaikan free float saham-saham Indonesia setidaknya hingga evaluasi September 2026. Keputusan tersebut memicu aksi jual besar-besaran oleh investor.

Tekanan semakin meningkat setelah pemerintah mengumumkan kebijakan sentralisasi ekspor tiga komoditas utama pada 20 Mei 2026.

“Kebijakan ini meruntuhkan keyakinan investor,” tulis UOB Kay Hian dalam risetnya yang dikutip Kamis (4/6/2026).

Di sisi lain, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%. Yield Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) bahkan telah menembus 6,9%. Namun langkah tersebut belum mampu membendung pelemahan rupiah yang terus memberikan tekanan terhadap pasar saham domestik.

Meski demikian, UOB Kay Hian menilai peluang pemulihan mulai terbuka pada Juni 2026. Secara historis, pasar saham Indonesia cenderung mengalami rebound setelah koreksi tajam pada Mei. Berdasarkan pola musiman, pemulihan sekitar 50% biasanya terjadi pada Juni dan berlanjut hingga 100% pada Juli dan Agustus.

Baca Juga  Jampidsus Mundur, DPR: Pengusutan Tiga Kasus Korupsi Jalan Terus

Pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah agenda penting yang berpotensi menjadi katalis pasar pada bulan ini. Beberapa di antaranya adalah pengumuman peringkat utang Indonesia oleh S&P Global Ratings, rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Kevin Warsh, rebalancing indeks FTSE Russell, serta hasil peninjauan klasifikasi pasar Indonesia oleh MSCI.

Di tengah tingginya volatilitas, UOB Kay Hian merekomendasikan tujuh saham unggulan untuk Juni 2026, yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP).

Rinciannya, saham ASII direkomendasikan buy dengan target harga Rp7.100. BMRI direkomendasikan hold dengan target Rp5.150. Sementara BULL direkomendasikan buy dengan target harga Rp750, CMRY buy dengan target Rp6.400, DEWA buy dengan target Rp1.375, ELSA buy dengan target Rp1.450, dan INKP buy dengan target Rp15.700.

Dari seluruh saham tersebut, UOB Kay Hian menilai BULL, DEWA, ELSA, dan INKP menawarkan potensi kenaikan paling menarik dibandingkan harga pasar saat ini. Keempat saham tersebut berpeluang menjadi pilihan utama investor yang ingin memanfaatkan momentum pemulihan pasar apabila sentimen negatif mulai mereda pada paruh kedua tahun ini.

headline IHSG rekomendasi saham Juni 2026 saham pilihan UOB Kay Hian target harga saham
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJonatan Christie Hentikan Langkah Alwi di Indonesia Open 2026
Next Article Herdman Bidik Kemenangan Pertama Atas Oman dalam 38 Tahun Terakhir

Berita Lainnya

Drama Ruang Oval: Trump Bentak Reporter hingga Klaim Iran ‘Mengemis’ ke AS

22 Juli 2026 / 00:26 WIB

Gelombang Keracunan MBG Tak Kunjung Mereda, Sampai Kapan?

21 Juli 2026 / 23:01 WIB

Setoran Bea Cukai 2026 Diproyeksikan Shortfall Rp15,4 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu

21 Juli 2026 / 18:42 WIB

Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka, Gunakan Rompi Oranye Digiring ke Mobil Tahanan KPK

21 Juli 2026 / 18:23 WIB

Presiden Prabowo Duduk Tak Sebelahan dengan Gibran Saja Jadi Masalah, Ini Jawaban Istana

21 Juli 2026 / 17:25 WIB

Luka Kedungombo di Meja Hijau: Gugatan Gelar Pahlawan Soeharto Berlanjut, Tutut Pasang Badan

21 Juli 2026 / 17:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kenakan Rompi Tahanan dan Diborgol, Intip Daftar Kekayaan Dadan Hindayana

Toto Pribadi03 Juni 2026 / 18:37 WIB

Messi Menutup Piala Dunia 2026 dengan Luka dan Kenangan

22 Juli 2026 / 01:00 WIB

Drama Ruang Oval: Trump Bentak Reporter hingga Klaim Iran ‘Mengemis’ ke AS

22 Juli 2026 / 00:26 WIB

Pusat Data Amazon di Bahrain Jadi Sasaran Rudal Iran

22 Juli 2026 / 00:00 WIB

Gelombang Keracunan MBG Tak Kunjung Mereda, Sampai Kapan?

21 Juli 2026 / 23:01 WIB

Bupati Lombok Barat Terima Fee Rp12,4 M, Sapi Kurban hingga Mobil Alphard

21 Juli 2026 / 21:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.