Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
  • Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab
  • Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa
  • Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli
  • Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU
  • Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
  • Dipanggil Kejagung, Sudirman Said Jadi Saksi Buronan Riza Chalid di Kasus Petral
  • Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bantah Isu Transporter Mogok Salurkan BBM
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Industri»Trump Naikkan Tarif Impor Korea Selatan Jadi 25%, Saham Hyundai Cs Tertekan

Trump Naikkan Tarif Impor Korea Selatan Jadi 25%, Saham Hyundai Cs Tertekan

Industri Gusti Tetiro27 Januari 2026 / 10:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden AS Donald J. Trump (Foto: U.S. Embassy)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif impor atas sejumlah produk asal Korea Selatan, termasuk mobil, produk farmasi, dan kayu, dari sebelumnya 15% menjadi 25%. Kebijakan ini diambil menyusul belum disetujuinya kesepakatan dagang antara kedua negara oleh parlemen Korea Selatan.

Pengumuman tersebut langsung berdampak ke pasar. Saham Hyundai Motor anjlok lebih dari 4%, mengingat perusahaan ini merupakan importir terbesar kendaraan asal Korea Selatan ke Amerika Serikat. Tekanan juga menjalar ke emiten lain dalam grup Hyundai, di mana saham Kia turun hampir 3,5%, sementara Hyundai Mobis melemah sekitar 5%.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform Truth Social, Trump menuding parlemen Korea Selatan tidak menepati komitmen yang telah disepakati bersama pemerintah AS.

“Presiden Lee Jae Myung dan saya mencapai kesepakatan besar yang menguntungkan kedua negara pada 30 Juli 2025, dan kami menegaskan kembali ketentuan itu saat saya berada di Korea pada 29 Oktober 2025. Mengapa parlemen Korea belum menyetujuinya?” tulis Trump, sebagaimana diberitakan CNBC, Selasa (27/1/2026).

Trump menegaskan, karena parlemen Korea Selatan belum mengesahkan perjanjian tersebut—yang memang menjadi kewenangan legislatif—Washington memilih untuk menaikkan tarif secara sepihak.

“Oleh karena parlemen Korea belum mengesahkan perjanjian dagang bersejarah kita, maka saya dengan ini menaikkan tarif Korea Selatan untuk mobil, kayu, farmasi, dan seluruh tarif timbal balik lainnya dari 15% menjadi 25%,” tambahnya.

Di sisi lain, Kantor Kepresidenan Korea Selatan menyatakan bahwa hingga saat ini pemerintah AS belum menyampaikan pemberitahuan resmi terkait kebijakan kenaikan tarif tersebut. Meski demikian, Seoul bergerak cepat dengan menyiapkan langkah antisipasi.

Sejumlah penasihat presiden Korea Selatan dijadwalkan menggelar pertemuan dengan kementerian terkait untuk membahas dampak serta strategi respons atas kebijakan tarif AS tersebut, termasuk potensi negosiasi lanjutan.

Baca Juga  Belanja Sandang Masyarakat Tembus Rp120 Triliun per Tahun

Sebagai catatan, Korea Selatan merupakan salah satu eksportir terbesar ke Amerika Serikat, khususnya untuk sektor otomotif.

Berdasarkan data Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), sepanjang 2024 nilai ekspor Korea Selatan ke AS mencapai puluhan miliar dolar AS, dengan kendaraan bermotor dan suku cadang menjadi kontributor utama. Kenaikan tarif ini berpotensi menekan kinerja ekspor Korea Selatan sekaligus memperuncing tensi dagang kedua negara.

Donald Trump Korsel Tarif Dagang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article[LIVE] DPR RI Gelar Paripurna Tetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia
Next Article Video: Tim SAR Temukan 13 Body Pack di Hari Ketiga Pencarian Longsor Bandung Barat

Berita Lainnya

Kemenperin Cetak 2.369 Lulusan Vokasi Industri, Tingkat Penyerapan Kerja Capai 63,7%

17 Juli 2026 / 10:54 WIB

Pelindo dan Arab Saudi Jajaki Kerja Sama Pelabuhan, Bahas Investasi hingga Pelayaran Langsung

16 Juli 2026 / 15:37 WIB

Langkah Bersejarah: Trump Resmi Coret Suriah dari Daftar Negara Sponsor Terorisme

09 Juli 2026 / 15:50 WIB

Polemik Telepon Trump, FIFA Hancurkan Kredibilitas Piala Dunia 2026

07 Juli 2026 / 01:00 WIB

Balogun Mendadak Lolos Sanksi, Muncul Laporan Trump Hubungi Presiden FIFA

06 Juli 2026 / 21:30 WIB

Prof Suzie: Jangan Anggap Donald Trump Kalah di Iran

26 Juni 2026 / 09:28 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Resmi Menjabat Kepala Staf Kepresidenan, Dudung akan Buka Laporan Masyarakat 24 Jam

Kristo Suryokusumo28 April 2026 / 10:00 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli

17 Juli 2026 / 20:54 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.