Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Balogun Mendadak Lolos Sanksi, Muncul Laporan Trump Hubungi Presiden FIFA
  • Akhir Kebersamaan Ronaldo Bersama Portugal: Tak Ada Pesta yang Tidak Berakhir
  • HUT ke-61, Telkom Perkuat Transformasi Digital Lewat Gerakan UMKM hingga Kompetisi AI
  • KPK Usut dan Cek Keaslian 55 Kg Platinum Bupati Langkat saat OTT
  • Indonesia dan Singapura Sepakat Jaga Perdamaian Selat Malaka
  • Pertemuan Prabowo-Lawrence Wong Hasilkan 26 Kesepakatan, Energi hingga Keamanan Siber
  • Bertemu PM Singapura, Prabowo: Kita Sepakat Kalau Ada Salah Paham Diselesaikan Terbuka
  • Amerika Serikat vs Belgia: Kutukan Menghantui Tuan Rumah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Balogun Mendadak Lolos Sanksi, Muncul Laporan Trump Hubungi Presiden FIFA

Balogun Mendadak Lolos Sanksi, Muncul Laporan Trump Hubungi Presiden FIFA

Sepakbola Deba Salamah06 Juli 2026 / 21:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Timnas Amerika Serikat lolos babak 32 besar setelah mengalahkan Australia 2-0 pada pertandingan Grup D Piala Dunia 2026 di Stadion Lumen, Seattle,. X/FifaWorldCup
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

New York (Tutur.co.id) – Timnas Amerika Serikat mendapat kabar menggembirakan jelang menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Striker andalan Folarin Balogun dipastikan tetap bisa bermain setelah FIFA menangguhkan hukuman larangan satu pertandingan akibat kartu merah yang diterimanya pada laga sebelumnya.

Keputusan tersebut menjadi angin segar bagi pelatih Mauricio Pochettino yang kini kembali dapat mengandalkan penyerang terbaiknya dalam laga hidup-mati melawan Belgia.

Namun, keputusan FIFA ini juga memunculkan perdebatan karena beredar laporan mengenai adanya komunikasi dari Gedung Putih kepada Presiden FIFA Gianni Infantino sebelum putusan tersebut diumumkan.

Dalam penjelasannya, FIFA mengacu pada Pasal 27 Kode Disiplin FIFA sebagai dasar hukum untuk menangguhkan pelaksanaan hukuman disiplin terhadap Balogun.

Pasal tersebut menyatakan bahwa badan yudisial FIFA dapat memutuskan untuk menangguhkan pelaksanaan sanksi disiplin, baik seluruhnya maupun sebagian. Meski demikian, regulasi tersebut tidak menjelaskan secara rinci kondisi atau kriteria kapan kewenangan tersebut dapat digunakan.

Artinya, FIFA memiliki ruang untuk meninjau kasus-kasus tertentu yang dinilai layak dipertimbangkan kembali sebelum hukuman dijalankan. Hingga kini, FIFA belum memberikan penjelasan detail mengenai alasan spesifik di balik keputusan menangguhkan hukuman Balogun.

Penangguhan hukuman terhadap Balogun bukan merupakan kasus pertama selama Piala Dunia 2026. Sebelum turnamen dimulai, FIFA juga menggunakan mekanisme yang sama terhadap Cristiano Ronaldo.

Saat itu, hukuman larangan bertanding tiga pertandingan yang diterima Ronaldo akibat pelanggaran keras pada kompetisi sebelumnya tidak langsung diberlakukan, sehingga kapten Portugal tetap dapat tampil pada seluruh pertandingan fase grup.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa FIFA memang memiliki kewenangan untuk menunda pelaksanaan sanksi disiplin dalam kondisi tertentu.

Terlepas dari berbagai perdebatan yang muncul, keputusan tersebut jelas menguntungkan Amerika Serikat. Balogun merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad Mauricio Pochettino sepanjang Piala Dunia 2026.

Baca Juga  Iran Tegaskan Tak Akan Pindahkan Uranium Pengayaan Tinggi ke Negara Lain

Penyerang berusia 25 tahun itu telah mencetak tiga gol dan menjadi ujung tombak utama lini serang USMNT. Kehadirannya diperkirakan akan meningkatkan peluang Amerika Serikat untuk mengakhiri rekor buruk melawan Belgia dan lolos ke babak perempat final.

Di tengah keputusan FIFA tersebut, muncul laporan yang memicu perhatian publik. Jurnalis Ben Jacobs mengklaim bahwa Gedung Putih disebut melakukan panggilan langsung kepada Presiden FIFA Gianni Infantino, meminta agar kartu merah Balogun ditinjau kembali.

Menurut laporan tersebut, komunikasi itu dilakukan sebelum keputusan resmi FIFA diumumkan. Namun, FIFA membantah adanya campur tangan politik dalam proses pengambilan keputusan.

Federasi sepak bola dunia itu menegaskan bahwa kasus Balogun diputuskan oleh panel disiplin independen, sehingga komunikasi dari pihak mana pun tidak memengaruhi hasil akhir.

Dengan demikian, hingga saat ini tidak ada bukti resmi yang menunjukkan bahwa keputusan tersebut dipengaruhi oleh pemerintah Amerika Serikat.

Meski FIFA telah memberikan klarifikasi, laporan mengenai komunikasi dari Gedung Putih kembali memunculkan perdebatan. Selama beberapa tahun terakhir, hubungan yang cukup dekat antara Gianni Infantino dan Presiden Donald Trump memang kerap menjadi perhatian publik.

Karena itu, keputusan penangguhan hukuman Balogun diperkirakan akan semakin memperkuat kritik dari sebagian pihak yang sebelumnya mempertanyakan independensi FIFA selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Namun, hingga kini FIFA tetap bersikeras bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hasil proses disipliner yang independen sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Amerika Serikat Belgia Donald Trump FIFA Folarin Balogun Piala Dunia 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAkhir Kebersamaan Ronaldo Bersama Portugal: Tak Ada Pesta yang Tidak Berakhir

Berita Lainnya

Akhir Kebersamaan Ronaldo Bersama Portugal: Tak Ada Pesta yang Tidak Berakhir

06 Juli 2026 / 20:30 WIB

Amerika Serikat vs Belgia: Kutukan Menghantui Tuan Rumah

06 Juli 2026 / 18:00 WIB

Portugal vs Spanyol: Pertarungan Dua Raksasa Semenanjung Iberia

06 Juli 2026 / 16:00 WIB

9 Fakta di Balik Inggris Singkirkan Meksiko di Piala Dunia 2026

06 Juli 2026 / 15:00 WIB

MetLife Jadi Awal dan Akhir Perjalanan Neymar Bersama Timnas Brasil

06 Juli 2026 / 14:30 WIB

Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026! Kutukan Selecao Atas Tim Eropa Berlanjut

06 Juli 2026 / 14:15 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Crystal Palace Hadapi Rayo Vallecano di Final UEFA Conference League

Deba Salamah09 Mei 2026 / 02:00 WIB

Balogun Mendadak Lolos Sanksi, Muncul Laporan Trump Hubungi Presiden FIFA

06 Juli 2026 / 21:30 WIB

Akhir Kebersamaan Ronaldo Bersama Portugal: Tak Ada Pesta yang Tidak Berakhir

06 Juli 2026 / 20:30 WIB

HUT ke-61, Telkom Perkuat Transformasi Digital Lewat Gerakan UMKM hingga Kompetisi AI

06 Juli 2026 / 20:01 WIB

KPK Usut dan Cek Keaslian 55 Kg Platinum Bupati Langkat saat OTT

06 Juli 2026 / 19:33 WIB

Indonesia dan Singapura Sepakat Jaga Perdamaian Selat Malaka

06 Juli 2026 / 19:11 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.