Yogyakarta (tutur.co.id)- PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi membuka penjualan tiket kereta api untuk Angkutan Lebaran 2026 sejak Sabtu (25/1/2026). Tiket yang dijual mencakup perjalanan H-10 Lebaran atau keberangkatan 11 Maret 2026.
Pada Senin (26/1), penjualan memasuki jadwal keberangkatan H-9 Lebaran atau 12 Maret 2026. KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat agar mencatat jadwal perjalanan sejak dini dan segera melakukan pemesanan tiket mudik Lebaran agar tidak kehabisan.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan tingginya minat masyarakat pada periode mudik membuat perencanaan perjalanan menjadi kunci.
“Ada beberapa tips dari KAI Daop 6 Yogyakarta agar masyarakat lebih mudah dalam merencanakan perjalanan mudik dan memesan tiket Lebaran,” kata Feni.
- Tentukan tanggal keberangkatan dan kepulangan sejak awal, lalu sesuaikan dengan jadwal pemesanan tiket yang telah dirilis KAI.
- Manfaatkan pengingat di ponsel atau kalender.
Pastikan koneksi internet dalam kondisi stabil saat waktu pemesanan dibuka. - Jika belum berhasil mendapatkan tiket pada pukul 00.00 WIB, lakukan pengecekan secara berkala. Tiket yang tidak dibayarkan akan otomatis dibatalkan dan kembali tersedia di sistem.
- Rajin me-refresh ketersediaan tiket karena tiket batal dapat muncul kapan saja.
- Apabila tiket di tanggal favorit telah habis, pertimbangkan untuk memilih tanggal sehari sebelum atau sesudahnya.
- Jika rute langsung penuh, manfaatkan fitur Connecting Train atau kereta persambungan melalui aplikasi Access by KAI.
- Lakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, atau mitra resmi KAI.
KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengumumkan jadwal lengkap pemesanan tiket Angkutan Lebaran 2026, mulai dari H-10 hingga H+10 Lebaran, yang dibuka secara bertahap setiap hari sesuai tanggal keberangkatan.
Selain itu, masyarakat diminta waspada terhadap pihak tidak resmi yang menawarkan jasa pembelian tiket dengan biaya tambahan tidak wajar. Selamat berburu tiket mudik!

