Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Intip Kekayaan Lalu Ahmad Zaini Tembus Rp25,5 M, Punya Puluhan Bidang Tanah
  • Telkom Gelar Culture Festival 2026, Perkuat Budaya Perusahaan di Tengah Transformasi
  • Warga Kedungombo Melawan! Gelar Pahlawan Soeharto Kembali Digoyang
  • Motor Listrik Nasional dan Momentum Reindustrialisasi
  • Opini: Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal
  • Houthi Yaman Blokade Laut Merah, Siap-siap Harga Minyak Semakin Meroket
  • OTT Bupati Lombok Barat Naik Tahap Penyidikan, Total 8 Orang Diperiksa KPK
  • Pegadaian Jadi Pendiri IBMA, Siap Integrasikan Ekosistem Emas Indonesia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Pemerintah Gelontorkan Rp209 Miliar, Penyeberangan Perintis NTT Kembali Normal

Pemerintah Gelontorkan Rp209 Miliar, Penyeberangan Perintis NTT Kembali Normal

Daerah Gusti Tetiro21 Juli 2026 / 09:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Terminal Penumpang Waingapu dipotret dari sebuah geladak kapal (Foto: Tutur/Gusti Tetiro)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Pemerintah memastikan layanan penyeberangan kapal perintis di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah kembali beroperasi normal. Untuk menjamin keberlanjutan layanan tersebut, pemerintah menyetujui tambahan anggaran sekitar Rp209 miliar bagi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (Pelni).

Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang dihadiri Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, jajaran Komisi V DPR, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria.

Dari total anggaran yang disetujui, ASDP memperoleh tambahan sekitar Rp139 miliar, sedangkan Pelni menerima Rp70 miliar untuk mendukung operasional pelayaran perintis.

“Tadi disampaikan kebutuhan sekitar Rp139 miliar untuk ASDP dan kurang lebih Rp70 miliar untuk Pelni. Kami bersama-sama langsung memberikan persetujuan untuk kedua kebutuhan tersebut,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Prasetyo menjelaskan, tambahan anggaran tersebut diberikan untuk menjamin keberlangsungan layanan penyeberangan perintis yang menjadi moda transportasi vital bagi masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya di NTT. Ia menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung menyetujui kebutuhan anggaran yang diajukan kedua BUMN tersebut.

Selain ASDP dan Pelni, pemerintah juga menyepakati solusi pendanaan bagi Perum Damri. Namun, menurut Prasetyo, kebutuhan Damri bukan berupa tambahan anggaran, melainkan penyusunan skema pendanaan alternatif agar layanan transportasi darat tetap berjalan optimal.

“Kalau ASDP dan Pelni berkaitan dengan penyeberangan laut. Sementara Damri memiliki persoalan yang sama, tetapi tidak membutuhkan tambahan anggaran, melainkan solusi skema pendanaan,” jelasnya.

Dalam rapat yang sama, pemerintah juga memberikan persetujuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) bagi Kementerian Perhubungan sebesar sekitar Rp2,3 triliun hingga Rp2,4 triliun untuk mendukung pelaksanaan program pada sisa tahun anggaran 2026.

Baca Juga  Ratusan Tenant UMKM Tampil di Mangkunegaran Makan-Makan 2026: Permata Bank Beri Dukungan Penuh

“Untuk sementara mekanisme ABT hanya berlaku pada tahun anggaran berjalan. Nilainya sekitar Rp2,3 hingga Rp2,4 triliun untuk semester II tahun 2026,” kata Prasetyo.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi membantah kabar yang menyebut Kementerian Perhubungan kehabisan anggaran hingga menyebabkan layanan kapal perintis berhenti beroperasi.

Menurut Dudy, layanan perintis tetap dijalankan dengan berbagai penyesuaian agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

“Oh tidak, anggarannya tidak habis. Dengan kondisi anggaran yang ada, kami melakukan penyesuaian. Yang terpenting, layanan tidak berhenti,” tegas Dudy.

Ia menjelaskan penghentian sementara layanan penyeberangan perintis di NTT pada awal Juli lalu terjadi karena proses lelang sejumlah rute belum rampung, bukan akibat kekurangan anggaran. Setelah proses tersebut selesai, operasional kapal perintis subsidi kini telah kembali berjalan normal.

Sebelumnya, General Manager ASDP Cabang Kupang Ardhani Friandy menyampaikan operasional angkutan penyeberangan perintis di sejumlah lintasan NTT sempat dihentikan sementara sejak 1 Juli 2026 berdasarkan pemberitahuan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTT selaku regulator.

Meski demikian, ASDP tetap melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan, BPTD Kelas II NTT, dan pemerintah daerah guna memastikan seluruh armada siap kembali beroperasi setelah penugasan diterbitkan.

Layanan yang kembali dioperasikan meliputi sejumlah lintasan di wilayah kerja ASDP Cabang Kupang dan Cabang Sape. Beberapa di antaranya adalah rute Larantuka–Solor, Solor–Lewoleba, Raijua–Sabu, Waingapu–Raijua, Kewapante–Palue, Kalabahi–Pulau Pura, hingga Labuan Bajo–Pulau Rinca dan Labuan Bajo–Waingapu.

ASDP memastikan seluruh armada, awak kapal, dan fasilitas pendukung di pelabuhan telah dipersiapkan sesuai ketentuan regulator sehingga layanan penyeberangan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan andal.

ASDP headline kapal perintis NTT Pelni
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMeski Hotman Minta Maaf, PWI Sebut Unsur Pidana Tidak Hilang
Next Article Pertamina Perkuat Layanan Avtur di Bandara SMB II Palembang

Berita Lainnya

Warga Kedungombo Melawan! Gelar Pahlawan Soeharto Kembali Digoyang

21 Juli 2026 / 14:32 WIB

Motor Listrik Nasional dan Momentum Reindustrialisasi

21 Juli 2026 / 14:30 WIB

Opini: Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal

21 Juli 2026 / 14:05 WIB

Houthi Yaman Blokade Laut Merah, Siap-siap Harga Minyak Semakin Meroket

21 Juli 2026 / 13:49 WIB

KPK Sorot Menteri PU Soal Dugaan Penyimpangan Penggunaan Fasilitas untuk Keluarga

21 Juli 2026 / 12:44 WIB

Pengacara Tewas Jatuh dari Lantai 46, Diduga Kerabat Hotman Paris Hutapea

21 Juli 2026 / 11:29 WIB
Form Komentar Cancel Reply

IHSG Anjlok 8%, Sentimen “Turun Kasta” MSCI Picu Trading Halt dan Aksi Jual Masif

Gusti Tetiro29 Januari 2026 / 10:06 WIB

Intip Kekayaan Lalu Ahmad Zaini Tembus Rp25,5 M, Punya Puluhan Bidang Tanah

21 Juli 2026 / 15:34 WIB

Telkom Gelar Culture Festival 2026, Perkuat Budaya Perusahaan di Tengah Transformasi

21 Juli 2026 / 14:45 WIB

Warga Kedungombo Melawan! Gelar Pahlawan Soeharto Kembali Digoyang

21 Juli 2026 / 14:32 WIB

Motor Listrik Nasional dan Momentum Reindustrialisasi

21 Juli 2026 / 14:30 WIB

Opini: Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal

21 Juli 2026 / 14:05 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.