Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»KPK Selidiki Peran Heri Black Terkait Penemuan Kontainer Spare Part di Semarang

KPK Selidiki Peran Heri Black Terkait Penemuan Kontainer Spare Part di Semarang

Hukum Ahmad Nuryaman26 Mei 2026 / 13:31 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
KPK geledah kontainer berisi spare part di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Foto: KPK RI.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami peran Heri Setiyono atau Heri Black berkaitan dengan penemuan kontainer saat penggeledahan di Semarang.

Untuk mengetahui peran Heri, KPK melakukan pemeriksaan terhadap stafnya, meminta keterangan soal kontainer yang berada di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang berisi muatan spare part saat pengembangan kasus korupsi yang terjadi di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pihaknya memeriksa seorang saksi dari pihak swasta yang merupakan staf dari HB. Pemeriksaan ini untuk melengkapi keterangan yang dibutuhkan penyidik.

“Satu saksi lain dari pihak swasta yang merupakan staf dari saudara HB atau HS yang sebelumnya juga sudah dilakukan pemeriksaan. Di mana pemeriksaan hari ini juga melengkapi keterangan yang dibutuhkan penyidik berkaitan dengan temuan kontainer pada saat geledah di Semarang,” ujar Budi di Gedung KPK, Jakarta, Senin 25 Mei 2026.

Budi menjelaskan, proses importasi kontainer tersebut dilakukan oleh perusahaan yang terafiliasi dengan PT Blueray Cargo. Perusahaan itu diduga memiliki banyak cabang atau perusahaan cangkang.

“Sehingga antara perusahaan importir kemudian perusahaan yang berfungsi sebagai forwarder ini terhubung. Kemudian HS atau HB ini berperan dalam proses clearance untuk barang-barang ini masuk ke Indonesia,” jelas Budi.

Jasa inilah yang kemudian diberikan oleh pengusaha asal Semarang terkait proses impor. Kemudian dalam proses clearance itulah, KPK menduga ada pemberian uang kepada pihak Bea dan Cukai.

“Termasuk ini nanti barang terafiliasinya atau nanti bermuara ke mana, nanti kita akan telusuri juga,” tegas Budi.

KPK masih terus mendalami kasus ini, termasuk pemberian fasilitas mobil oleh pengusaha dan uang diduga mengalir ke sejumlah pihak terkait selain tersangka yang saat ini sudah ditahan.

Baca Juga  Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi atas Tuntutan 18 Tahun Kasus Chromebook Hari Ini

Adapun dalam jadwal pemeriksaan kemarin, KPK melakukan panggilan terhadap 3 ASN DJBC Semarang berinisial KWN, KHN, dan STP. Tak hanya itu, untuk terus mengungkap kasus ini, juga melakukan pemeriksaan terhadap 3 saksi dari pihak swasta berinisial DN, IDN dan ARR.

Heri Black Kontainer Spare Part KPK Pelabuhan Tanjung Emas PT Blueray Cargo
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKenapa Daging Kurban Tidak Boleh Langsung Dicuci? Ini Penjelasannya
Next Article Tolak Ucapkan Terima Kasih, Noel Muak dengan Pimpinan KPK: Licik Seperti Bocil

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli

17 Juli 2026 / 20:54 WIB
Form Komentar Cancel Reply

BBM Non-Subsidi Naik, Pengamat: Trik ‘Memaksa’ Pemerintah Dongkrak Kendaraan Listrik

Toto Pribadi20 April 2026 / 00:04 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.