Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Kenapa Orang Bisa Mudah Marah Saat Lapar? Ini Penjelasan Fenomena Hangry

Kenapa Orang Bisa Mudah Marah Saat Lapar? Ini Penjelasan Fenomena Hangry

Health Sasha Widiawati08 Mei 2026 / 13:38 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Pernah merasa lebih mudah tersinggung atau marah hanya karena terlambat makan? Kondisi tersebut dikenal dengan istilah hangry, gabungan dari kata hungry dan angry yang menggambarkan perubahan emosi saat tubuh kekurangan energi.

Fenomena ini cukup umum terjadi dan memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan kadar gula darah, hormon stres, hingga kondisi psikologis seseorang.

Kondisi hangry biasanya muncul ketika kadar glukosa atau gula darah dalam tubuh menurun akibat tubuh tidak mendapat asupan makanan dalam waktu cukup lama.

Glukosa merupakan sumber energi utama bagi otak. Ketika kadar gula darah turun, tubuh akan mengirimkan sinyal bahwa energi mulai menipis.

Sebagai respons, tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Kedua hormon tersebut dapat memicu rasa gelisah, mudah tersinggung, hingga meningkatkan emosi negatif.

Di saat yang sama, hormon ghrelin yang memicu rasa lapar juga meningkat. Kombinasi kondisi tersebut membuat kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosi ikut menurun.

Kurangnya asupan energi tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga fungsi otak dalam mengatur emosi dan pengambilan keputusan.

Saat tubuh kekurangan glukosa, kemampuan otak untuk mengontrol respons emosional menjadi melemah. Akibatnya, masalah kecil bisa terasa lebih mengganggu dibanding biasanya.

Itulah sebabnya seseorang yang lapar sering kali lebih sensitif, mudah kesal, atau bereaksi berlebihan terhadap situasi tertentu.

Fenomena hangry tidak dialami semua orang dengan tingkat yang sama. Selain faktor biologis, kondisi psikologis dan lingkungan juga ikut memengaruhi.

Ketika seseorang sedang stres, lelah, atau berada dalam situasi tidak nyaman, rasa lapar dapat memperkuat respons emosional negatif.

Dalam kondisi tersebut, otak menjadi lebih sulit membedakan apakah rasa tidak nyaman berasal dari tekanan psikologis atau kebutuhan tubuh akan makanan.

Baca Juga  Aspirin Cegah Kanker? Ini Fakta Ilmiah Terbaru yang Mengubah Dunia Medis

Akibatnya, emosi sering kali dilampiaskan kepada situasi atau orang lain tanpa disadari.

Untuk mencegah kondisi mudah marah akibat lapar, menjaga pola makan teratur menjadi langkah penting.

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang seperti protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil lebih lama.

Selain itu, penting juga menjaga tubuh tetap terhidrasi dan menyiapkan camilan sehat saat memiliki aktivitas padat.

Memahami bahwa perubahan emosi bisa dipicu oleh kondisi fisik membantu seseorang lebih bijak dalam mengelola respons emosional sehari-hari.

Meski sering dianggap sepele, hangry menunjukkan bahwa kondisi tubuh dan emosi memiliki hubungan yang sangat erat.

Ketika kebutuhan energi tidak terpenuhi, tubuh dan otak akan memberikan sinyal melalui perubahan suasana hati. Karena itu, menjaga pola makan dan kesehatan fisik juga penting untuk menjaga kestabilan emosi. (sas)

hangry adalah mudah marah saat lapar penyebab hangry
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePengamat: Parlemen Itu Penuh Prestise Bukan Prestasi
Next Article Usai Temui KPK, Mensos Ngaku Dapat Masukan untuk Program Sekolah Rakyat

Berita Lainnya

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana, Mudah Dipraktikkan di Rumah

20 Juni 2026 / 09:22 WIB

Broken Home: Luka Keluarga yang Tak Selalu Terlihat, Tapi Berdampak Panjang

19 Juni 2026 / 09:14 WIB

Leunca, Lalapan Khas Sunda yang Disukai Banyak Orang, Ternyata Kaya Nutrisi

18 Juni 2026 / 09:02 WIB

5 Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Bukan Pembakar Lemak Instan

17 Juni 2026 / 09:11 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Viral Cerdas Cermat Empat Pilar MPR: Jangan Rusak Semangat Nasionalisme Siswa

Toto Pribadi12 Mei 2026 / 15:53 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.