Jakarta (tutur.co.id) – Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang kaya nutrisi dan banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Namun, aroma amis yang khas sering menjadi kendala saat mengolah ikan, terutama bagi mereka yang kurang terbiasa memasak hidangan laut.
Bau amis pada ikan sebenarnya merupakan proses alami yang terjadi setelah ikan ditangkap. Aroma tersebut muncul akibat terbentuknya senyawa trimetilamina (TMA) yang dihasilkan dari penguraian trimetilamina oksida (TMAO) oleh bakteri setelah ikan mati.
Meski demikian, bau amis bukan berarti ikan tidak layak konsumsi. Dengan teknik pengolahan yang tepat, aroma tersebut dapat dikurangi bahkan dihilangkan menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di dapur.
Berikut beberapa cara efektif menghilangkan bau amis pada ikan sebelum dimasak.
1. Lumuri dengan Jeruk Nipis atau Lemon
Jeruk nipis dan lemon menjadi bahan yang paling sering digunakan untuk mengurangi bau amis ikan.
Kandungan asam sitrat dalam buah-buahan tersebut mampu membantu menetralisir senyawa penyebab aroma tidak sedap. Selain itu, aroma segar dari jeruk dapat membuat ikan terasa lebih bersih dan menggugah selera.
Cara penggunaan:
- Bersihkan ikan terlebih dahulu di bawah air mengalir.
- Lumuri seluruh permukaan ikan dengan perasan jeruk nipis atau lemon.
- Diamkan selama 15–30 menit.
- Bilas kembali sebelum dimasak.
Hindari merendam terlalu lama karena sifat asam dapat memengaruhi tekstur daging ikan.
2. Rendam dengan Air Garam
Garam tidak hanya berfungsi sebagai penyedap rasa, tetapi juga efektif membantu mengurangi bau amis.
Larutan garam dapat membantu menarik keluar lendir dan cairan yang menjadi sumber aroma tidak sedap pada ikan.
Cara penggunaan:
- Larutkan beberapa sendok garam ke dalam air.
- Rendam ikan selama 10–20 menit.
- Bilas hingga bersih sebelum diolah.
Selain mengurangi bau amis, metode ini juga membantu membuat tekstur ikan lebih padat dan tidak mudah hancur saat dimasak.
3. Manfaatkan Jahe sebagai Penghilang Bau Alami
Jahe dikenal memiliki aroma kuat yang mampu menutupi sekaligus mengurangi bau amis pada ikan.
Kandungan minyak atsiri dalam jahe memberikan aroma hangat yang cocok dipadukan dengan berbagai olahan ikan.
Cara penggunaan:
- Kupas dan parut atau memarkan beberapa ruas jahe.
- Oleskan pada seluruh bagian ikan.
- Diamkan sekitar 10–15 menit sebelum dimasak.
Cara ini sangat efektif untuk ikan yang memiliki aroma kuat seperti patin, bandeng, atau beberapa jenis ikan laut.
4. Gunakan Cuka sebagai Alternatif
Jika tidak memiliki jeruk nipis atau lemon, cuka bisa menjadi alternatif yang cukup efektif.
Sifat asam pada cuka membantu mengurangi senyawa penyebab bau amis sekaligus membersihkan lendir pada permukaan ikan.
Cara penggunaan:
- Campurkan sedikit cuka dengan air.
- Rendam ikan selama beberapa menit.
- Bilas hingga bersih sebelum diberi bumbu.
Gunakan secukupnya agar rasa dan tekstur ikan tidak berubah.
5. Lumuri dengan Bawang Putih
Bawang putih merupakan bumbu dapur yang hampir selalu tersedia di rumah.
Aroma khas yang dihasilkan oleh senyawa sulfur dalam bawang putih mampu membantu menyamarkan bau amis sekaligus menambah cita rasa pada ikan.
Cara penggunaan:
- Haluskan beberapa siung bawang putih.
- Oleskan secara merata pada ikan.
- Diamkan sekitar 15 menit.
Teknik ini sangat cocok digunakan untuk ikan goreng, ikan bakar, maupun olahan berkuah.
6. Rendam dalam Susu Cair
Meski belum banyak diketahui, susu cair ternyata dapat membantu mengurangi aroma amis pada ikan.
Protein yang terkandung dalam susu mampu berikatan dengan senyawa penyebab bau sehingga aroma amis menjadi berkurang.
Cara penggunaan:
- Rendam ikan dalam susu cair selama 20–30 menit.
- Bilas menggunakan air bersih.
- Lanjutkan proses memasak seperti biasa.
Selain mengurangi bau amis, metode ini juga membantu menghasilkan tekstur ikan yang lebih lembut dan juicy.
7. Bersihkan Ikan dengan Benar
Langkah paling penting dalam menghilangkan bau amis sebenarnya dimulai dari proses pembersihan.
Insang, darah, lendir, dan isi perut ikan merupakan bagian yang paling sering menjadi sumber aroma tidak sedap.
Langkah yang perlu dilakukan:
- Buang sisik ikan hingga bersih.
- Lepaskan insang dan seluruh isi perut.
- Cuci di bawah air mengalir hingga tidak ada sisa darah atau lendir.
- Tiriskan sebelum diberi bumbu.
Pembersihan yang baik dapat mengurangi sebagian besar aroma amis bahkan sebelum ikan diberi bahan tambahan.
Banyak orang mengira mencuci ikan dengan air saja sudah cukup. Padahal, senyawa trimetilamina yang menjadi penyebab utama bau amis tidak selalu hilang hanya dengan pembilasan biasa.
Karena itu, penggunaan bahan-bahan alami seperti jeruk nipis, garam, jahe, atau cuka menjadi solusi efektif untuk membantu menetralisir aroma tersebut.
Selain itu, kualitas ikan juga berpengaruh. Pilih ikan yang masih segar dengan ciri-ciri mata jernih, insang merah cerah, daging kenyal, dan tidak mengeluarkan bau menyengat.
Selain membersihkan dengan benar, cara penyimpanan juga menentukan kualitas ikan.
Simpan ikan dalam wadah tertutup rapat dan letakkan di dalam lemari pendingin jika belum langsung dimasak. Untuk penyimpanan lebih lama, ikan sebaiknya dibekukan pada suhu freezer.
Dengan kombinasi pembersihan yang tepat, penyimpanan yang benar, serta penggunaan bahan alami penghilang bau amis, ikan akan terasa lebih segar, lezat, dan siap diolah menjadi berbagai hidangan favorit keluarga. (sas)

