Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • MT Gamkonora Tiba di Cilacap, Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional
  • Bosnia vs Qatar: Berebut Napas Terakhir di Piala Dunia 2026
  • Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat
  • Asosiasi Ojol Tunggu Janji Potongan 8 Persen per 1 Juli
  • Gol Ante Budimir ke Gawang Panama Jaga Peluang Kroasia ke Babak Gugur
  • Gempuran Agresif Tanpa Hasil, Inggris Gagal Kunci Tiket 32 Besar
  • Ronaldo Belum Habis! 5 Fakta Mengiringi CR7 Saat Portugal Bantai Uzbekistan
  • Simak Rekomendasi 4 Saham dari MNC Sekuritas, IHSG Masih Rawan Koreksi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

Health Sasha Widiawati24 Juni 2026 / 09:22 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Memasuki usia enam bulan, kebutuhan nutrisi bayi tidak lagi dapat dipenuhi hanya dari Air Susu Ibu (ASI). Pada fase ini, orang tua mulai dianjurkan memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan.

Menurut rekomendasi World Health Organization (WHO), periode pemberian MPASI dimulai sejak usia enam bulan dan berlanjut hingga usia 24 bulan dengan tetap didampingi pemberian ASI. Masa tersebut menjadi periode penting karena bayi rentan mengalami kekurangan gizi apabila kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi secara optimal.

Pemberian MPASI tidak hanya berfokus pada jumlah makanan, tetapi juga harus memperhatikan kualitas nutrisi, frekuensi pemberian, tekstur makanan, hingga kebersihan bahan dan peralatan yang digunakan.

Agar tumbuh kembang bayi berjalan optimal, MPASI perlu diberikan pada waktu yang tepat, yakni saat ASI tidak lagi mampu memenuhi seluruh kebutuhan energi dan zat gizi harian bayi.

Selain itu, makanan yang diberikan harus mengandung energi, protein, vitamin, dan mineral yang cukup untuk mendukung perkembangan fisik maupun kognitif anak.

Kebersihan juga menjadi faktor penting dalam proses pemberian MPASI. Orang tua perlu memastikan bahan makanan, peralatan makan, dan tangan dalam kondisi bersih untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri atau patogen yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

WHO merekomendasikan bayi usia 6 hingga 8 bulan menerima makanan pendamping sebanyak dua hingga tiga kali sehari. Frekuensi tersebut meningkat menjadi tiga hingga empat kali sehari saat bayi berusia 9 hingga 11 bulan.

Sementara pada usia 12 hingga 24 bulan, orang tua dapat menambahkan satu hingga dua kali camilan sehat setiap hari untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Baca Juga  Yastroki: Perlu Roadmap Terintegrasi Untuk Cegah Stroke Makin Tinggi

Resep MPASI Sederhana untuk Bayi

Mengacu pada panduan yang pernah dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat sejumlah menu MPASI sederhana yang dapat dibuat di rumah.

1. Puree Pisang atau Pepaya

Pilih buah yang matang, cuci hingga bersih, lalu kupas kulitnya. Haluskan menggunakan sendok hingga teksturnya lembut dan mudah dikonsumsi bayi.

2. Puree Tomat

Gunakan tomat matang yang telah dicuci bersih. Rendam sebentar dalam air panas untuk memudahkan pengupasan kulit, kemudian haluskan dan saring hingga teksturnya lembut.

3. Perasan Jeruk

Pilih jeruk yang manis dan matang. Setelah dicuci bersih, peras airnya dan saring sebelum diberikan kepada bayi.

4. Biskuit Lumat

Biskuit bayi dapat direndam menggunakan sedikit air matang hingga teksturnya lunak dan mudah ditelan.

5. Bubur Susu

Bubur susu dapat dibuat dari campuran tepung beras, susu, dan sedikit gula. Semua bahan dimasak dengan api kecil sambil diaduk hingga matang dan memiliki tekstur yang lembut.

6. Nasi Tim Campur

Menu ini dapat dibuat dari bubur beras yang dicampur dengan lauk hewani atau nabati serta sayuran. Pilihan lauk yang dapat digunakan antara lain ayam, ikan, telur, daging, tempe, tahu, kacang hijau, atau kacang merah.

Sementara untuk sayuran, orang tua dapat memilih bayam, wortel, labu kuning, maupun kangkung yang dicincang halus sebelum dimasak hingga matang.

Selain memilih bahan makanan yang bergizi, orang tua juga perlu memperhatikan beberapa hal penting dalam pemberian MPASI.

Pertama, hindari penggunaan penyedap rasa karena bayi belum memerlukan tambahan perasa buatan dalam makanannya.

Kedua, pilih buah yang sesuai dengan usia bayi. Untuk bayi usia sekitar sembilan bulan, buah yang umumnya dapat diberikan antara lain pisang, jeruk, alpukat, apel, mangga harum manis, pepaya, dan melon.

Baca Juga  Berapa Batas Aman Konsumsi Daging Merah setelah Iduladha?

Ketiga, pemberian telur sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan memperkenalkan bagian kuning telur terlebih dahulu. Jika muncul tanda-tanda alergi, pemberian telur sebaiknya ditunda dan dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan.

MPASI memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang terus meningkat seiring bertambahnya usia. Pemberian makanan pendamping yang tepat, bergizi, dan sesuai tahapan usia dapat membantu mencegah kekurangan gizi sekaligus mendukung pertumbuhan optimal anak.

Karena itu, orang tua perlu memperhatikan kualitas bahan makanan, frekuensi pemberian, serta kebersihan selama proses pengolahan agar manfaat MPASI dapat diperoleh secara maksimal. (sas)

makanan pendamping ASI MPASI bayi 6 bulan resep MPASI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAsosiasi Ojol Tunggu Janji Potongan 8 Persen per 1 Juli
Next Article Bosnia vs Qatar: Berebut Napas Terakhir di Piala Dunia 2026

Berita Lainnya

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana, Mudah Dipraktikkan di Rumah

20 Juni 2026 / 09:22 WIB

Broken Home: Luka Keluarga yang Tak Selalu Terlihat, Tapi Berdampak Panjang

19 Juni 2026 / 09:14 WIB

Leunca, Lalapan Khas Sunda yang Disukai Banyak Orang, Ternyata Kaya Nutrisi

18 Juni 2026 / 09:02 WIB

5 Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Bukan Pembakar Lemak Instan

17 Juni 2026 / 09:11 WIB

8 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Saat Perut Kosong di Pagi Hari

15 Juni 2026 / 10:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Pengamat: Parlemen Itu Penuh Prestise Bukan Prestasi

Toto Pribadi08 Mei 2026 / 13:02 WIB

MT Gamkonora Tiba di Cilacap, Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional

24 Juni 2026 / 10:47 WIB

Bosnia vs Qatar: Berebut Napas Terakhir di Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 / 10:00 WIB

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Asosiasi Ojol Tunggu Janji Potongan 8 Persen per 1 Juli

24 Juni 2026 / 09:21 WIB

Gol Ante Budimir ke Gawang Panama Jaga Peluang Kroasia ke Babak Gugur

24 Juni 2026 / 09:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.