Jakarta (tutur.co.id) – Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai fungsi legislatif dianggap banyak kalangan telah ‘lumpuh’. Terlebih dengan makin gemuknya koalisi pemerintah di Parlemen Senayan. Hal itu yang juga mendapat sorotan dari Guru Besar Ilmu Komunikasi LSPR Institute, Prof Lely Arrianie.
Prof Lely memandang anggota parlemen saat ini memang sudah tak menjalankan tugasnya semestinya sebagai wakil rakyat. Hal itu diungkapkan Prof Lely saat menjadi bintang tamu podcast Bang Don Zuper Opini bersama host Don Bosco Selamun.
“Ini mereka seperti dibungkam, disangkar emas gitu loh. Padahal semua fasilitas dipenuhi gitu kan. Karpet merah disiapkan, bisa langsung berdialog dengan orang nomor satu di Indonesia. Semua itu adalah prestise, bukan prestasi,” kata Prof Lely.
Prof Lely juga menambahkan, alasan tak ingin kehilangan prestise atau mengejar prestise itu yang membuat anggota dewan saat ini seakan tumpul tak begitu vokal menyuarakan keluh kesah rakyat saat ini.
“Prestise yang semacam itu lah yang dikejar. Jadi kalau itu hilang, maka menurut mereka dunia runtuh. Prestise itu nggak akan mereka dapatkan kalau mereka nggak bertahan di parlemen. Nah caranya bertahan bagaimana? Politik itu nggak hitam dan putih, tapi abu-abu. Dan mereka memilih berada di abu-abu,” terang Prof Lely.
Buat Kawan Tutur jangan lupa untuk menonton perbincangan lengkap dan menarik dari Prof Lely Arrianie dengan Don Bosco Selamun di Tutur TV yang akan tayang hari ini Jumat 8 Mei 2026 pukul 15.00 WIB.

