Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Breaking News»Kemnaker Catat 88.519 Pekerja Terkena PHK Sepanjang 2025, Jawa Barat Tertinggi

Kemnaker Catat 88.519 Pekerja Terkena PHK Sepanjang 2025, Jawa Barat Tertinggi

Breaking News Gusti Tetiro14 Januari 2026 / 06:59 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gedung Kemnaker (Foto: Wikipedia)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 88.519 tenaga kerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang periode Januari–Desember 2025. Data tersebut tercantum dalam laman Satudata Kemnaker dan mencerminkan tekanan yang masih membayangi pasar tenaga kerja nasional sepanjang tahun lalu.

Berdasarkan sebaran wilayah, Provinsi Jawa Barat tercatat sebagai daerah dengan jumlah PHK tertinggi secara nasional. Total pekerja yang terdampak PHK di provinsi tersebut mencapai 18.815 orang, atau setara 21,26% dari total kasus PHK nasional.

“Pada periode Januari s.d. Desember 2025 terdapat 88.519 orang tenaga kerja ter-PHK yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Tenaga kerja ter-PHK paling banyak terdapat di Provinsi Jawa Barat,” tulis Satudata Kemnaker, Selasa (13/1/2026).

Peta PHK nasional pada 2025 menunjukkan perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan kontribusi PHK terbesar, yakni sebanyak 17.085 orang atau sekitar 21,91% dari total PHK nasional.

Memasuki 2025, dominasi tersebut bergeser ke Jawa Barat. Provinsi ini tercatat sebagai penyumbang PHK terbanyak dalam beberapa periode kumulatif, antara lain Januari–November, Januari–Oktober, Januari–September, Januari–Agustus, dan Januari–Juli 2025. Adapun pada periode Januari–Juni dan Januari–Mei 2025, posisi tertinggi masih ditempati oleh Jawa Tengah.

Secara tahunan, Jawa Tengah menempati peringkat kedua dengan total 14.700 pekerja terkena PHK sepanjang 2025. Posisi ketiga diisi oleh Provinsi Banten dengan 10.376 orang, disusul DKI Jakarta sebanyak 6.311 orang, dan Jawa Timur sebanyak 5.949 orang.

Berikut lima provinsi dengan jumlah PHK terbanyak sepanjang 2025:

Jawa Barat: 18.815 orang

Jawa Tengah: 14.700 orang

Banten: 10.376 orang

DKI Jakarta: 6.311 orang

Jawa Timur: 5.949 orang

Kemnaker sebelumnya menyatakan bahwa data PHK ini menjadi salah satu dasar evaluasi kebijakan ketenagakerjaan, termasuk optimalisasi program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) serta penguatan perlindungan sosial bagi pekerja terdampak, di tengah dinamika sektor industri dan perlambatan ekonomi global.

Baca Juga  Pemerintah Siapkan Solusi Harga Gas Industri, Upaya Cegah Ancaman PHK 55 Ribu Pekerja
Jawa Barat Kemnaker PHK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLokasi Pelayanan SIM 14 Januari 2026 di Jakarta
Next Article IHSG Siap Rekor Baru, Emiten Energi & Emas Jadi Fokus Trader

Berita Lainnya

Dihadapan DPR dan Menaker, Bos TikTok-Tokopedia Tegaskan Tak Ada PHK Karyawan

06 Juli 2026 / 15:15 WIB

Pemerintah Siapkan Solusi Harga Gas Industri, Upaya Cegah Ancaman PHK 55 Ribu Pekerja

26 Juni 2026 / 13:48 WIB

Mobil BAIC BJ40 Noel Ebenezer Dilelang KPK saat Hakordia

24 Juni 2026 / 19:26 WIB

Ducati Scrambler Eks Wamenaker Noel Ebenezer Bakal Dilelang KPK

24 Juni 2026 / 18:42 WIB

Breaking News: Pelaku Penyekapan Sadis di Bandung Akhirnya Tertangkap

23 Juni 2026 / 21:20 WIB

Kronologi Tragis Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Berawal Konser Musik hingga Buta Permanen

21 Juni 2026 / 16:15 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Sah, Suzuki Luncurkan Vitara Versi Setrum di Indonesia

Toto Pribadi06 Februari 2026 / 20:13 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.