Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hasil Moto3 GP Ceko 2026: Veda Ega Pratama Tembus Lima Besar Meski Sempat Kena Penalti
  • Sedih Campur Marah Atalia Praratya dalam Kasus Penyekapan Sadis Rancaekek
  • Kronologi Tragis Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Berawal Konser Musik hingga Buta Permanen
  • Belgia vs Iran: Rekor dan Sejarah Tak Berpihak ke Pasukan Persia
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik PLN
  • Wajah Pesawat Kepresidenan Trump yang Baru, Debut Barang Bekas!
  • Posko Pelayanan Blok 15 Kembali Buka Usai Eksekusi Hotel Sultan
  • Sepak Bola ‘Damaikan’ Hubungan Kelam Belanda dan Indonesia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Breaking News»Kronologi Tragis Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Berawal Konser Musik hingga Buta Permanen

Kronologi Tragis Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Berawal Konser Musik hingga Buta Permanen

Breaking News Toto Pribadi21 Juni 2026 / 16:15 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi penyekapan (Foto: Tutur/AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Publik dihebohkan dengan pengungkapan kasus kriminalitas luar biasa yang terjadi di wilayah Bandung, Jawa Barat. Seorang wanita berinisial YTR (29), warga asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan setelah menjadi korban penyekapan sadis dan penganiayaan berat oleh kekasihnya sendiri selama hampir tiga tahun.

Kasus yang membongkar tabir penderitaan panjang ini kini tengah ditangani secara intensif oleh Polda Jawa Barat (Polda Jabar) untuk memburu terduga pelaku yang melarikan diri.

Kondisi Korban: Luka Berat hingga Kebutaan Permanen

Pihak keluarga dan tim medis Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terkejut melihat kondisi fisik YTR saat pertama kali ditemukan.

Korban diduga kuat mengalami penyiksaan berulang secara ekstrem di dalam kamar indekos di kawasan Cileunyi, di mana pelaku sengaja berpindah-pindah lokasi setiap tiga bulan untuk mengelabui warga.

Berikut adalah sejumlah fakta memilukan terkait kondisi fisik YTR akibat penyiksaan berulang menggunakan benda tumpul, senjata tajam, hingga sundutan rokok:

  • Kebutaan Permanen: Kedua mata korban mengalami infeksi berat dan mengecil akibat kekerasan fisik jangka panjang, menyebabkan ia kehilangan penglihatan total.
  • Luka Infeksi di Kepala: Bagian kepala korban mengalami luka terbuka hingga berdarah dan bernanah, sehingga harus segera menjalani operasi pembersihan di RSHS.
  • Kerusakan Wajah: Bagian bibir atas korban rusak parah, serta terdapat bekas luka bacok di bagian kaki.
  • Kerugian Materiil: Selama masa penyekapan, harta benda dan uang korban senilai kurang lebih Rp52 juta turut dikuras habis oleh pelaku.

Kronologi Lengkap Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung

Perjalanan tragis yang menimpa YTR bermula dari sebuah perkenalan biasa di tahun 2023 hingga akhirnya terbongkar melalui sebuah pesan misterius. Berikut adalah urutan kejadian berdasarkan keterangan resmi pihak keluarga dan kepolisian:

Baca Juga  Saiful Mujani Beruntung Tak Di-Andrie Yunus-kan

1. Awal Perkenalan di Konser Musik (Tahun 2023)
Misteri bermula saat YTR, yang kala itu bekerja di kawasan Pasteur, Kota Bandung, menghadiri sebuah konser musik. Di tempat tersebut, ia berkenalan dengan seorang pria berinisial TH (30). Hubungan mereka pun berlanjut ke jenjang asmara. TH sempat dibawa oleh YTR untuk berkunjung dan bersilaturahmi ke rumah orang tuanya di Rancaekek. Pihak keluarga mengaku tidak melihat gelagat aneh atau mencurigakan dari TH pada saat itu.

2. Putus Kontak dan Alibi Palsu (2023–2026)
Setelah kunjungan tersebut, YTR tiba-tiba menghilang dan tidak pernah pulang ke rumah (yang biasanya rutin seminggu sekali). Ketika pihak keluarga mencoba menghubungi, ponsel YTR sangat sulit diakses. Pelaku sengaja menguasai ponsel korban untuk mengirim alibi palsu bahwa YTR telah mengundurkan diri (resign) dari pekerjaannya di Bandung dan pindah bekerja di Jakarta.

Kecurigaan sempat muncul ketika keluarga membuat unggahan pencarian orang hilang di Instagram. Korban tiba-tiba mengirim pesan dengan nada kasar dan marah agar unggahan tersebut dihapus—pesan yang diduga kuat diketik di bawah ancaman pelaku.

3. Pesan WhatsApp Misterius dari Rumah Sakit (Juni 2026)
Setelah tiga tahun diselimuti ketidakpastian, pihak keluarga tiba-tiba menerima pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal yang mengabarkan bahwa YTR sedang berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS Bandung dengan dalih mengalami kecelakaan. Pihak yang mengantar korban ke rumah sakit diduga merupakan pelaku TH sendiri, yang langsung melarikan diri sebelum pihak keluarga tiba di lokasi.

Langkah Hukum dan Respons Pihak Berwajib

Keluarga korban secara resmi telah melaporkan kejadian keji ini ke pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/B/1145/VI/2026/SPKT/POLDA JAWA BARAT.

Baca Juga  Sahurun 30K Magetan Meriahkan Ramadan, Ratusan Pelari Ikuti Lari Malam 30 Km dengan Pengamanan Polres

Kabid Humas Polda Jabar menegaskan bahwa kasus ini masuk ke dalam kategori penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Saat ini, tim penyidik telah melakukan olah TKP di indekos wilayah Cileunyi dan mengerahkan personel gabungan untuk mengejar pelaku TH yang sempat lolos saat akan digerebek.

Kasus ini juga mendapat sorotan tajam dari tokoh masyarakat, termasuk Anggota DPR RI Atalia Praratya, yang menjenguk korban secara langsung dan mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas serta memberikan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku penyekapan sadis ini.

headline kabupaten bandung penyekapan penyekapan di bandung pilihan editor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBelgia vs Iran: Rekor dan Sejarah Tak Berpihak ke Pasukan Persia
Next Article Sedih Campur Marah Atalia Praratya dalam Kasus Penyekapan Sadis Rancaekek

Berita Lainnya

Sedih Campur Marah Atalia Praratya dalam Kasus Penyekapan Sadis Rancaekek

21 Juni 2026 / 16:53 WIB

Belgia vs Iran: Rekor dan Sejarah Tak Berpihak ke Pasukan Persia

21 Juni 2026 / 15:00 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik PLN

21 Juni 2026 / 13:47 WIB

Wajah Pesawat Kepresidenan Trump yang Baru, Debut Barang Bekas!

21 Juni 2026 / 13:16 WIB

Sepak Bola ‘Damaikan’ Hubungan Kelam Belanda dan Indonesia

21 Juni 2026 / 12:02 WIB

Surat Terbuka Amien Rais Usai Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa

21 Juni 2026 / 11:39 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: PN Jakarta Pusat Alami Gangguan Listrik, Pleidoi Nadiem Sempat Terhenti

Kristo Suryokusumo02 Juni 2026 / 18:00 WIB

Hasil Moto3 GP Ceko 2026: Veda Ega Pratama Tembus Lima Besar Meski Sempat Kena Penalti

21 Juni 2026 / 17:07 WIB

Sedih Campur Marah Atalia Praratya dalam Kasus Penyekapan Sadis Rancaekek

21 Juni 2026 / 16:53 WIB

Kronologi Tragis Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Berawal Konser Musik hingga Buta Permanen

21 Juni 2026 / 16:15 WIB

Belgia vs Iran: Rekor dan Sejarah Tak Berpihak ke Pasukan Persia

21 Juni 2026 / 15:00 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik PLN

21 Juni 2026 / 13:47 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.