Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Ekonomi Dunia 2026: Negara Mana Paling Cepat Tumbuh, Indonesia Ada di Posisi Mana?

Ekonomi Dunia 2026: Negara Mana Paling Cepat Tumbuh, Indonesia Ada di Posisi Mana?

Makro Ridzka Putri Ananda07 Mei 2026 / 17:50 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Posisi Strategis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (5,61%) di Tengah Tekanan Global 2026. (Foto: Tutur/AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Pertumbuhan ekonomi dunia di tahun 2026 menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok antar negara. Ada negara yang melaju cepat, tapi ada juga yang justru melambat karena tekanan global. Kondisi ini dipengaruhi oleh konflik energi, inflasi, dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Dilansir dari International Monetary Fund (IMF), pertumbuhan ekonomi global diperkirakan berada di kisaran 3,1% pada 2026. Angka ini lebih rendah dibanding tahun sebelumnya karena dampak konflik geopolitik dan kenaikan harga energi. Situasi ini membuat banyak negara harus menyesuaikan kebijakan ekonominya.

Negara dengan pertumbuhan tertinggi masih didominasi oleh negara berkembang. India menjadi salah satu yang paling menonjol dengan pertumbuhan sekitar 7,3% – 7,6% pada tahun fiscal 2026, menjadikannya ekonomi besar dengan laju tercepat. Selain itu, Vietnam juga termasuk yang tinggi, bahkan diproyeksikan mencapai sekitar 7% pada 2026.

Sementara itu, negara maju justru tumbuh lebih lambat. Amerika Serikat diperkirakan berada di kisaran sekitar 2% hingga 2,3%, sedangkan kawasan Eropa hanya sekitar 1% saja. Jepang bahkan termasuk yang paling rendah dengan pertumbuhan di bawah 1%, menunjukkan perlambatan ekonomi di negara maju.

Indonesia sendiri berada di posisi yang cukup stabil dibanding banyak negara lain. IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5% pada 2026, lebih tinggi dari rata-rata global. Bahkan secara regional, Indonesia masih lebih kuat dibanding beberapa negara seperti China yang diperkirakan tumbuh sekitar 4,4% hingga 4,5%.

Kalau dilihat dari performa terbaru, ekonomi Indonesia bahkan sempat menunjukkan peningkatan signifikan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa Indonesia memimpin pertumbuhan ekonomi di antara negara-negara G-20 pada kuartal I-2026 dengan angka 5,61%. Pencapaian ini menempatkan posisi Indonesia di atas negara-negara besar seperti Tiongkok, Singapura, dan Amerika Serikat.

Baca Juga  Investasi Tumbuh Kuat dan Atraktif, BPS Catat PMTB Naik 5,96% pada Triwulan I-2026

Secara keseluruhan, peta ekonomi dunia saat ini menunjukkan bahwa negara berkembang masih menjadi motor pertumbuhan global. Negara maju cenderung melambat karena tekanan struktural dan inflasi. Dengan posisi di kisaran 5%, Indonesia bisa dibilang berada di “kelas menengah atas” dalam pertumbuhan ekonomi global dan masih cukup kompetitif di tengah ketidakpastian dunia.

dana moneter internasional (IMF) ekonomi Indonesia pertumbuhan ekonomi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenkeu Purbaya Kecolongan Soal Permintaan Motor Listrik BGN
Next Article Dugaan Korupsi Rp49,5 Miliar Seret Petinggi BGN

Berita Lainnya

Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Menguat pada Triwulan II 2026, Sektor Riil Jadi Penopang Utama

17 Juli 2026 / 15:58 WIB

Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah karena Faktor Global, Penguatan UMKM Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

17 Juli 2026 / 09:55 WIB

Hong Kong Geser Singapura sebagai Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II-2026, Pertama dalam Satu Dekade

16 Juli 2026 / 16:50 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan DEN di Hambalang, Apa yang Dibicarakan?

14 Juli 2026 / 22:01 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tidak Naik, Ini Strategi Barunya

14 Juli 2026 / 12:36 WIB

Imbas Manis Coretax: Setoran Pajak Melejit, Kepatuhan SPT Tinggi

13 Juli 2026 / 13:32 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Jelang Puasa Ramadan

Sasha Widiawati10 Februari 2026 / 08:37 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.