Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam
  • Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro
  • Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung
  • KPK Akan Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah Jika Mandek
  • Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan
  • Pertamina Borong Enam Penghargaan Asian Excellence Award 2026, Bukti Kepemimpinan dan Komitmen Keberlanjutan
  • Bukan Messi, Leandro Paredes Jadi Otak Kebangkitan Argentina
  • Plt Jampidsus Jelaskan Soal Febrie Belum Ditahan Meski Sudah Tersangka
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima Suap 213 Ribu SGD

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima Suap 213 Ribu SGD

Hukum Ahmad Nuryaman22 Mei 2026 / 09:50 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
KPK
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Serang (tutur.co.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama yang disebut menerima aliran suap 213 ribu SGD dari Bos PT Blueray Cargo yang kasusnya kini masih bergulir.

Hal itu dikatakan Ketua KPK, Setyo Budiyanto saat disinggung soal adanya peluang untuk mendalami kasus Bea Cukai yang menyeret nama Djaka Budi.

“Ya , makanya itu kan nanti akan dikaji, diolah, ya, kemudian dibahas gitu. Kami pimpinan tidak akan mau mendahului,” kata Ketua KPK, Setyo Budiyanto kepada wartawan di Kabupaten Serang, Kamis 22 Mei 2026.

Namun saat ini pihak KPK belum menentukan langkah lanjutan untuk melakukan pemanggilan lantaran saat ini masih mengkaji seluruh fakta persidangan yang masih bergulir di pengadilan.

“Informasi yang didapatkan, kesesuaian antara pemeriksaan, artinya Berita Acara, apakah kemudian sesuai dengan hasil pada saat pemeriksaan di persidangan. Itu nanti pasti diolah oleh Kedeputian Penindakan, dan di situlah nanti dilaporkan strategi apa yang akan dilakukan oleh para penyidik,” tambahnya

Diberitakan sebelumnya, terdakwa Orlando Hamonangan alias Ocoy sebagai Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC, mengakui bahwa menjadi penghubung memberikan beberapa amplop kepada atasannya dari John Field Bos PT Blueray Cargo.

“Seingat saya itu, untuk yang dititipkan sama saya itu amplop cokelat nomor 2 sama nomor 1, pak,” kata Orlando, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Rabu 20 Mei 2026.

Mendengar keterangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan kepada Majelis bahwa hal itu benar adanya sesuai dengan barang bukti yang disita.

“Izin majelis berarti sesuai dengan data barang bukti yang kami sita dari Blueray. 1 itu yang dimaksud adalah Dirjen Bea Cukai Pak Djaka,” ujar Jaksa.

Baca Juga  IHSG Terjun 4% dalam Sejam, Terancam Jebol ke 6.378: Ini Kata Analis Soal Antisipasinya
Djaka Budi Utama headline John Field KPK PT Blueray Cargo Suap 213 Ribu SGD
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif
Next Article Kebijakan Ekspor Satu Pintu Prabowo Ancaman Ambisi Transisi Energi

Berita Lainnya

Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam

11 Juli 2026 / 23:25 WIB

Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro

11 Juli 2026 / 22:31 WIB

Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung

11 Juli 2026 / 21:30 WIB

KPK Akan Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah Jika Mandek

11 Juli 2026 / 20:21 WIB

Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan

11 Juli 2026 / 20:00 WIB

Plt Jampidsus Jelaskan Soal Febrie Belum Ditahan Meski Sudah Tersangka

11 Juli 2026 / 17:58 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Khamenei Sebut Penyerangan Oman dan Turki Bagian Operasi False Flag

Deba Salamah21 Maret 2026 / 22:00 WIB

Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam

11 Juli 2026 / 23:25 WIB

Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro

11 Juli 2026 / 22:31 WIB

Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung

11 Juli 2026 / 21:30 WIB

KPK Akan Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah Jika Mandek

11 Juli 2026 / 20:21 WIB

Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan

11 Juli 2026 / 20:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.