Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Drama Ruang Oval: Trump Bentak Reporter hingga Klaim Iran ‘Mengemis’ ke AS
  • Pusat Data Amazon di Bahrain Jadi Sasaran Rudal Iran
  • Gelombang Keracunan MBG Tak Kunjung Mereda, Sampai Kapan?
  • Bupati Lombok Barat Terima Fee Rp12,4 M, Sapi Kurban hingga Mobil Alphard
  • OTT Bupati Lombok Barat, Proyek Rp17,9 Miliar Dimenangkan Satu Perusahaan 
  • Setoran Bea Cukai 2026 Diproyeksikan Shortfall Rp15,4 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu
  • Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka, Gunakan Rompi Oranye Digiring ke Mobil Tahanan KPK
  • Spesifikasi dan Harga Terbaru Yamaha Fazzio, Skutik Stylish dengan Teknologi Hybrid
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Perempuan»Tips Menahan Diri dari Belanja Saat Banjir Diskon Ramadhan dan Idulfitri

Tips Menahan Diri dari Belanja Saat Banjir Diskon Ramadhan dan Idulfitri

Perempuan Sasha Widiawati08 Maret 2026 / 11:40 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Bulan Ramadhan hingga perayaan Idulfitri identik dengan aktivitas belanja. Berbagai promo menarik kerap bermunculan, mulai dari diskon saat ngabuburit hingga penawaran kilat pada waktu sahur.

Meskipun harga yang ditawarkan terlihat jauh lebih murah, kondisi tersebut juga berpotensi memicu perilaku impulsive buying atau pembelian impulsif.

Secara umum, impulsive buying merupakan tindakan membeli barang secara spontan tanpa perencanaan sebelumnya. Perilaku ini sering kali dipicu oleh dorongan emosional sesaat atau strategi pemasaran yang menciptakan rasa urgensi bagi konsumen.

Dalam kajian psikologi ekonomi, fenomena ini berkaitan dengan konsep present bias, yakni kecenderungan manusia untuk lebih memprioritaskan kepuasan instan dibandingkan tujuan keuangan jangka panjang.

Karena itu, penting bagi masyarakat untuk tetap bijak dalam mengambil keputusan finansial, terutama saat menghadapi gempuran promo selama Ramadhan.

Tips beberapa langkah sederhana yang dapat membantu mengendalikan kebiasaan belanja impulsif selama musim diskon.

1. Berikan Waktu untuk Berpikir (Aturan 24–48 Jam)

Ketika melihat promo menarik, sebaiknya tidak langsung melakukan pembelian. Terapkan aturan menunggu selama 24 hingga 48 jam sebelum membeli barang yang tidak benar-benar mendesak.

Cara sederhana yang bisa dilakukan adalah memasukkan produk ke dalam keranjang belanja daring, lalu menutup aplikasi. Setelah beberapa waktu, keinginan membeli biasanya akan berkurang karena emosi sudah lebih stabil.

2. Buat Daftar Belanja yang Jelas

Belanja tanpa perencanaan sering kali berujung pada pemborosan. Oleh karena itu, penting untuk menyusun daftar kebutuhan sebelum mulai berbelanja.

Daftar tersebut berfungsi sebagai panduan agar tetap fokus pada barang yang benar-benar diperlukan selama Ramadhan dan Idulfitri.

Dengan demikian, konsumen tidak mudah tergoda oleh berbagai produk yang sebenarnya tidak termasuk kebutuhan utama.

Baca Juga  Gengsi atau Tradisi? Menguliti Fenomena Baju Baru Lebaran

3. Ubah Cara Pandang terhadap Diskon

Diskon sering kali dianggap sebagai kesempatan untuk menghemat uang. Namun, dalam banyak kasus, diskon juga bisa menjadi distraksi yang mendorong pembelian tidak perlu.

Sebelum membeli suatu barang, sebaiknya tanyakan pada diri sendiri apakah produk tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya sekadar mengikuti godaan promo.

Strategi pemasaran sering kali menciptakan kesan seolah konsumen akan kehilangan kesempatan jika tidak membeli produk tersebut saat itu juga.

4. Hindari Belanja Saat Lapar atau Emosional

Kondisi fisik dan emosional juga memengaruhi keputusan finansial seseorang. Saat lapar, lelah, atau emosi tidak stabil, kemampuan berpikir rasional cenderung menurun.

Pada situasi tersebut, seseorang lebih mudah mengambil keputusan impulsif untuk mencari kepuasan instan.

Belanja sering kali menjadi pelarian emosional karena memicu pelepasan hormon dopamin yang memberikan rasa senang sementara.

5. Hitung Harga Barang dengan Waktu Kerja

Salah satu cara sederhana untuk menilai suatu pembelian adalah dengan menghitung berapa lama waktu kerja yang diperlukan untuk mendapatkan uang senilai barang tersebut.

Jika harga sebuah produk setara dengan beberapa hari kerja, pertimbangkan kembali apakah manfaatnya sebanding dengan usaha yang telah dilakukan untuk memperoleh penghasilan tersebut.

Mengelola keuangan di tengah maraknya promo bukan berarti membatasi diri secara berlebihan. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan upaya untuk menjaga stabilitas finansial dalam jangka panjang.

Bulan Ramadhan dapat menjadi momentum yang tepat untuk melatih disiplin diri, tidak hanya dalam beribadah tetapi juga dalam mengatur pengeluaran.

Dengan pengendalian diri yang baik, masyarakat dapat memanfaatkan momen Ramadhan dan Idulfitri secara lebih bermakna tanpa harus terjebak dalam perilaku konsumtif. (sas)

belanja labran cara menahan diri dari belanja diskon lebaran impulsive buying Ramadhan tips belanja bijak Ramadhan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBrooklyn Nets Bangkit Dramatis, Akhiri 10 Kekalahan Beruntun
Next Article Empat Pilar Kekuatan Iran yang Membuat Mereka Tak Mudah Ditaklukan AS-Israel

Berita Lainnya

Tahun Ajaran Baru, 7 Hal yang Sering Dilupakan Orang Tua Selain Seragam dan Buku

11 Juli 2026 / 08:58 WIB

7 Tips Mengatur Anggaran Persiapan Sekolah Anak agar Dompet Tetap Aman

10 Juli 2026 / 14:20 WIB

Usia Boleh Bertambah, Tapi Emosi Belum Tentu Dewasa: Memahami Konsep Usia Emosional

23 Juni 2026 / 09:35 WIB

7 Tips Mengatur Screen Time Anak Saat Liburan Sekolah

22 Juni 2026 / 15:15 WIB

7 Camilan Sehat Temani Nobar Piala Dunia 2026 ala Ibu

15 Juni 2026 / 13:37 WIB

25 Pertanyaan Kencan Pertama yang Nggak Bikin Canggung, Bikin Obrolan Makin Nyambung

12 Juni 2026 / 13:07 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Inggris vs Kroasia: Pertarungan Dua Generasi di Piala Dunia 2026

Deba Salamah17 Juni 2026 / 18:00 WIB

Drama Ruang Oval: Trump Bentak Reporter hingga Klaim Iran ‘Mengemis’ ke AS

22 Juli 2026 / 00:26 WIB

Pusat Data Amazon di Bahrain Jadi Sasaran Rudal Iran

22 Juli 2026 / 00:00 WIB

Gelombang Keracunan MBG Tak Kunjung Mereda, Sampai Kapan?

21 Juli 2026 / 23:01 WIB

Bupati Lombok Barat Terima Fee Rp12,4 M, Sapi Kurban hingga Mobil Alphard

21 Juli 2026 / 21:25 WIB

OTT Bupati Lombok Barat, Proyek Rp17,9 Miliar Dimenangkan Satu Perusahaan 

21 Juli 2026 / 19:32 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.