Jakarta (tutur.co.id)- Menyiapkan bekal sekolah anak sering menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua, terutama di tengah kondisi ekonomi yang serba diperhitungkan. Namun bekal bergizi sebenarnya tidak harus mahal. Dengan bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah atau warung sekitar, orang tua tetap bisa menyiapkan makanan yang mengenyangkan sekaligus disukai anak-anak.
Menu rumahan bahkan bisa menjadi alternatif praktis yang tak kalah menarik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak sekolah. Selain lebih hemat, orang tua juga dapat menyesuaikan menu dengan selera anak agar bekal tidak terbuang sia-sia.
Berikut enam inspirasi menu bekal murah, praktis, dan bergizi yang bisa dicoba di rumah:
1. Nasi Goreng Telur Sayur
Menu ini menjadi pilihan praktis karena bisa memanfaatkan sisa nasi semalam. Tambahan telur serta irisan wortel, kol, atau daun bawang membantu melengkapi kebutuhan protein dan serat anak.
2. Mie Goreng Rumahan plus Telur dan Sawi
Mie goreng sering menjadi favorit anak-anak. Agar lebih sehat, orang tua bisa menambahkan telur dan sayur seperti sawi atau kol serta mengurangi penggunaan bumbu instan berlebihan.
3. Nasi Kuning Sederhana
Nasi kuning dengan lauk telur iris dan tempe kering bisa menjadi variasi bekal yang gurih dan mengenyangkan. Warnanya yang menarik juga biasanya membuat anak lebih semangat makan.
4. Martabak Telur Mini
Kulit lumpia berisi telur dan daun bawang dapat menjadi lauk praktis yang mudah dibawa ke sekolah. Teksturnya renyah dan cukup disukai banyak anak.
5. Bakwan Sayur plus Nasi
Bakwan berisi kol, wortel, dan daun bawang bisa menjadi cara sederhana mengenalkan sayur kepada anak. Dipadukan dengan nasi hangat, menu ini tetap mengenyangkan.
6. Onigiri ala Rumahan
Nasi kepal isi abon, telur, atau tempe orek bisa menjadi variasi bekal yang menarik untuk anak. Bentuknya yang praktis dan mudah digenggam biasanya membuat anak lebih semangat makan di sekolah.
Di tengah berbagai polemik soal makanan anak sekolah, banyak keluarga memilih fokus pada hal yang paling memungkinkan dilakukan dari rumah: menyiapkan bekal sederhana namun tetap bergizi.
Sebab pada akhirnya, makanan terbaik bagi anak bukan selalu yang mahal, melainkan yang dibuat dengan perhatian serta disesuaikan dengan kemampuan keluarga sehari-hari.

