Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Menko AHY Berbicara di Forum Negara ASEAN dan Eurasia
  • Modus ‘Uang Acc Klik’ Pengurusan Izin Tinggal WNA di Kasus Korupsi Imipas
  • Dadan Kusdiana Ungkap Risiko Impor Minyak Rp1,6 T per Hari Saat Harga Sentuh US$100
  • Laptop Googlebook: Berikut Spesifikasi, Fitur Unggulan, Harga dan Masuk Indonesia
  • Raksasa Chip Dunia Mulai Ramai-ramai Merapat ke India
  • Dunia Bersiap! El Nino Diprediksi Muncul Lagi
  • Jadwal Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini: Garuda Incar Kemenangan dan Perbaikan Ranking FIFA
  • IHSG Bergerak Terbatas, BRI Danareksa Pilih MDKA dan TINS sebagai Saham Unggulan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Masih Dibayangi Tekanan Jual, Phintraco Jagokan 5 Saham Emiten Tambang Ini

IHSG Masih Dibayangi Tekanan Jual, Phintraco Jagokan 5 Saham Emiten Tambang Ini

Market Gusti Tetiro05 Juni 2026 / 08:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gambar ilustrasi tambang batu bara (Foto: AI/Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Jumat (5/6/2026) di tengah rendahnya kepercayaan investor, derasnya rumor di pasar, dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak pada rentang support 5.700, pivot 5.800, dan resistance 5.900. Meski sempat menunjukkan upaya pemulihan dari posisi terendah intraday, tekanan jual dinilai masih mendominasi pergerakan pasar.

Pada perdagangan Kamis (4/6/2026), IHSG ditutup melemah 1,7% ke level 5.839,78 setelah sempat terperosok hingga menyentuh level 5.644. Pelemahan tersebut memperpanjang koreksi tajam yang terjadi sehari sebelumnya.

“Tekanan jual berlanjut dari perdagangan sehari sebelumnya akibat maraknya berbagai macam rumor di pasar domestik di tengah ketidakpastian yang tinggi serta rendahnya kepercayaan investor,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jumat (5/6/2026).

Di pasar valuta asing, rupiah juga masih tertekan dan ditutup melemah 0,45% ke level Rp18.020 per dolar AS. Kondisi tersebut menambah kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas aset domestik.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat indikator MACD menunjukkan pelebaran histogram negatif, sementara Stochastic RSI membentuk pola death cross yang mengindikasikan momentum pelemahan masih berlanjut.

“Meski pelemahan IHSG berkurang dari level terendah hariannya, pergerakan indeks diperkirakan masih akan fluktuatif dengan kecenderungan melemah dan menguji area support 5.700-5.800,” tulis Phintraco Sekuritas.

Di tengah sentimen pasar yang masih rapuh, terdapat katalis positif dari sisi regulasi. DPR telah mengesahkan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang memperkuat mandat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memperluas reformasi sektor keuangan nasional.

Phintraco Sekuritas menilai implementasi UU tersebut berpotensi meningkatkan likuiditas pasar modal melalui penguatan lembaga keuangan, diversifikasi instrumen investasi, serta perluasan peran perbankan di pasar modal.

Baca Juga  IHSG Dibayangi Rilis Data Ekonomi, Analis Rekomendasikan ANTM, CPIN, DEWA, dan MAPI

Selain itu, regulasi baru tersebut juga membuka jalan bagi Danantara untuk menerbitkan instrumen pendanaan seperti Patriot Bond dan Merah Putih Bond guna mendukung pembiayaan proyek strategis nasional.

Danantara juga disebut tengah menyiapkan penerbitan obligasi global senilai US$5 miliar. Instrumen tersebut telah memperoleh peringkat Baa dari Moody’s dengan outlook negatif.

Menurut Phintraco Sekuritas, penerbitan surat utang tersebut dapat memperdalam pasar modal domestik sekaligus memperluas sumber pendanaan jangka panjang tanpa memberikan tekanan tambahan terhadap APBN.

Di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor, yakni PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), PT Timah Tbk. (TINS), dan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO).

Kelima saham tersebut dinilai memiliki peluang menarik seiring tingginya sensitivitas terhadap pergerakan harga komoditas global dan potensi technical rebound apabila tekanan pasar mulai mereda.

headline IHSG Phintraco Sekuritas rekomendasi saham saham ADRO
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMensesneg Ungkap Dua Alasan Penunjukan Nanik Deyang Sebagai Kepala BGN
Next Article Lokasi Layanan SIM Keliling 5 Juni 2026

Berita Lainnya

Menko AHY Berbicara di Forum Negara ASEAN dan Eurasia

05 Juni 2026 / 10:37 WIB

Dadan Kusdiana Ungkap Risiko Impor Minyak Rp1,6 T per Hari Saat Harga Sentuh US$100

05 Juni 2026 / 10:18 WIB

Laptop Googlebook: Berikut Spesifikasi, Fitur Unggulan, Harga dan Masuk Indonesia

05 Juni 2026 / 10:15 WIB

IHSG Bergerak Terbatas, BRI Danareksa Pilih MDKA dan TINS sebagai Saham Unggulan

05 Juni 2026 / 08:48 WIB

Istana Beri Sinyal Said Iqbal Akan Masuk Kabinet Merah Putih

05 Juni 2026 / 08:30 WIB

Mensesneg Ungkap Dua Alasan Penunjukan Nanik Deyang Sebagai Kepala BGN

05 Juni 2026 / 08:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Tak Sekadar Ziarah, Inilah Makna di Balik Kuthomoro Keraton Yogyakarta

Galuh Parantri02 Februari 2026 / 11:05 WIB

Menko AHY Berbicara di Forum Negara ASEAN dan Eurasia

05 Juni 2026 / 10:37 WIB

Modus ‘Uang Acc Klik’ Pengurusan Izin Tinggal WNA di Kasus Korupsi Imipas

05 Juni 2026 / 10:32 WIB

Dadan Kusdiana Ungkap Risiko Impor Minyak Rp1,6 T per Hari Saat Harga Sentuh US$100

05 Juni 2026 / 10:18 WIB

Laptop Googlebook: Berikut Spesifikasi, Fitur Unggulan, Harga dan Masuk Indonesia

05 Juni 2026 / 10:15 WIB

Raksasa Chip Dunia Mulai Ramai-ramai Merapat ke India

05 Juni 2026 / 10:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.