Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Bukan Hanya Messi, Mental Juara Menjadi Senjata Utama Argentina
  • Persatuan Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah
  • Mengapa Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Bisa Menjadi Salah Satu Terhebat Dalam Sejarah?
  • Semua Pulang Bahagia! Inggris Genggam Medali, Prancis Bawa Rekor Dunia
  • 4 Pelajaran Investasi Warren Buffett yang Masih Relevan di Era Modern
  • Inggris Mengamuk 6 Gol Saat Mimpi Juara Dunia Sudah Berakhir
  • Jika Messi Juara Lagi, Masih Adakah Alasan Menyebut Ronaldo sebagai GOAT?
  • Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Waspada Air Tawar Ternyata Bisa Mengandung Parasit yang Memicu Penyakit

Waspada Air Tawar Ternyata Bisa Mengandung Parasit yang Memicu Penyakit

Health Ridzka Putri Ananda04 Juni 2026 / 03:55 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi risiko paparan parasit saat berenang di danau air tawar. (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Berenang di danau atau area perairan alami sering menjadi pilihan saat cuaca panas. Airnya yang terlihat jernih dan alami membuat banyak orang menganggap aktivitas ini aman. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa danau air tawar juga bisa menjadi habitat berbagai parasit dan mikroorganisme yang berpotensi menyebabkan penyakit pada manusia.

Dilansir dari Verywell Health, danau air tawar memang tidak otomatis berbahaya, tetapi berbeda dengan kolam renang yang biasanya disaring dan diberi disinfektan. Danau merupakan lingkungan alami yang dapat mengandung parasit, bakteri, maupun virus, terutama pada air yang hangat, tergenang, atau setelah hujan deras. Risiko infeksi memang tergolong rendah, tetapi tetap perlu diwaspadai.

Salah satu organisme yang paling sering menjadi perhatian adalah Naegleria fowleri, yang kerap dijuluki “amoeba pemakan otak”. Parasit ini dapat masuk ke tubuh melalui hidung saat seseorang berenang atau menyelam di air tawar hangat. Meski kasusnya sangat langka, infeksi yang ditimbulkannya hampir selalu berakibat fatal karena menyerang jaringan otak.

Selain itu, ada pula parasit seperti Giardia dan Cryptosporidium yang lebih sering ditemukan. Keduanya biasanya masuk ke tubuh ketika seseorang tanpa sengaja menelan air yang terkontaminasi. Infeksi dapat menyebabkan diare, kram perut, mual, hingga dehidrasi. Pada sebagian besar orang gejalanya dapat sembuh sendiri, tetapi pada kelompok rentan kondisi ini bisa menjadi lebih serius.

Bahaya lain yang cukup umum adalah swimmer’s itch atau gatal perenang. Kondisi ini terjadi akibat larva parasit tertentu yang hidup pada siput dan burung air. Ketika larva tersebut bersentuhan dengan kulit manusia, dapat muncul ruam merah dan rasa gatal yang mengganggu. Meski biasanya tidak berbahaya dan akan hilang sendiri, kondisi ini tetap bisa membuat aktivitas berenang menjadi tidak nyaman.

Baca Juga  Mood Lagi Turun? Coba 10 Hal Receh Ini

Lalu apakah masyarakat harus berhenti berenang di danau? Para ahli menegaskan jawabannya tidak. Risiko infeksi dapat dikurangi dengan beberapa langkah sederhana, seperti menghindari air yang terlihat kotor atau tergenang, tidak menelan air saat berenang, serta menghindari air masuk ke hidung. Berenang setelah hujan deras juga sebaiknya dihindari karena kualitas air bisa menurun akibat kontaminasi dari lingkungan sekitar.

Pada akhirnya, danau tetap bisa menjadi tempat rekreasi yang aman selama masyarakat memahami potensi risikonya. Air yang terlihat bersih belum tentu bebas dari mikroorganisme. Karena itu, mengenali cara penularan parasit dan menerapkan langkah pencegahan sederhana menjadi cara terbaik agar aktivitas berenang tetap menyenangkan sekaligus aman bagi kesehatan.

air tawar danau air tawar Kesehatan parasit
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleROG Computex 2026: 20 Tahun Inovasi dan Masa Depan Gaming Berbasis AI
Next Article Fenomena FIRE Movement, Pensiun Muda Lepas Belenggu Kerja Kantoran

Berita Lainnya

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana, Mudah Dipraktikkan di Rumah

20 Juni 2026 / 09:22 WIB

Broken Home: Luka Keluarga yang Tak Selalu Terlihat, Tapi Berdampak Panjang

19 Juni 2026 / 09:14 WIB

Leunca, Lalapan Khas Sunda yang Disukai Banyak Orang, Ternyata Kaya Nutrisi

18 Juni 2026 / 09:02 WIB

5 Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Bukan Pembakar Lemak Instan

17 Juni 2026 / 09:11 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Paus Leo XIV: Informasi Bebas dan Beretika Jadi Kunci Perdamaian Dunia

Gusti Tetiro22 Maret 2026 / 18:58 WIB

Bukan Hanya Messi, Mental Juara Menjadi Senjata Utama Argentina

19 Juli 2026 / 15:00 WIB

Persatuan Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah

19 Juli 2026 / 12:16 WIB

Mengapa Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Bisa Menjadi Salah Satu Terhebat Dalam Sejarah?

19 Juli 2026 / 12:00 WIB

Semua Pulang Bahagia! Inggris Genggam Medali, Prancis Bawa Rekor Dunia

19 Juli 2026 / 11:00 WIB

4 Pelajaran Investasi Warren Buffett yang Masih Relevan di Era Modern

19 Juli 2026 / 10:28 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.