Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»WHO: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Tidak Meluas Seperti COVID-19

WHO: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Tidak Meluas Seperti COVID-19

Health Deba Salamah08 Mei 2026 / 08:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kapal berbendera Belanda MV Hondius berlayar di Samudra Atlantik dekat Pulau Saint Helena pada 24 April 2026. (ANTARA/Emin Yoğurtcuoğlu - Anadolu Agency/pri)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jenewa (Tutur.co.id) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai wabah hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar MV Hondius diperkirakan tidak akan berkembang menjadi epidemi besar seperti COVID-19.

WHO menyebut penyebaran kasus terjadi dalam lingkungan yang terbatas, yakni di kapal pesiar dengan interaksi dekat antarpengguna dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut dinilai berbeda dengan pola penyebaran penyakit yang dapat meluas secara global.

“Ini adalah lingkungan spesifik dan terbatas, tempat orang-orang berinteraksi dalam kontak dekat berkepanjangan,” ujar Direktur Operasi Peringatan dan Respons Darurat Kesehatan WHO, Abdirahman Mahamud, di Jenewa.

WHO juga menyatakan bahwa berdasarkan pengalaman penanganan sebelumnya dan langkah-langkah yang sudah dilakukan negara-negara terkait, risiko penularan lanjutan secara luas dinilai rendah.

“Kami percaya wabah ini tak akan menyebabkan rantai penularan lanjutan,” kata Mahamud.

Hingga saat ini, WHO mencatat terdapat lima kasus terkonfirmasi yang terkait dengan virus Andes, salah satu jenis hantavirus yang dalam kasus tertentu dapat menular antarmanusia melalui kontak dekat dan berkepanjangan.

Wabah tersebut bermula dari kapal pesiar MV Hondius yang berlayar dari Argentina pada awal April 2026. Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami gangguan pernapasan serius selama perjalanan dan beberapa di antaranya meninggal dunia.

Meski demikian, WHO menegaskan bahwa karakteristik virus Andes berbeda dengan virus penyebab COVID-19 karena penularannya jauh lebih terbatas dan umumnya hanya terjadi pada kontak erat tertentu.

Beberapa negara juga mulai mengambil langkah antisipasi. Singapura, misalnya, mengisolasi dua warganya yang sempat berada di kapal tersebut sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Otoritas kesehatan internasional saat ini masih melakukan pelacakan kontak dan penyelidikan epidemiologi untuk memastikan sumber penularan serta mencegah munculnya kasus tambahan. WHO juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan berlebihan di masyarakat.

Baca Juga  Bandara Soetta Terapkan Standar Kesehatan untuk Penumpang Internasional
Covid-19 epidemi Hantavirus kapal pesiar MV Hondius wabah WHO
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePenguatan IHSG Berlanjut, Waspadai Profit Taking Jelang Akhir Pekan
Next Article Lokasi Layanan SIM Keliling 8 Mei 2026

Berita Lainnya

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Nadiem Ungkap Pengadaan Laptop Chromebook Darurat saat Covid-19

23 Juni 2026 / 16:00 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana, Mudah Dipraktikkan di Rumah

20 Juni 2026 / 09:22 WIB

Broken Home: Luka Keluarga yang Tak Selalu Terlihat, Tapi Berdampak Panjang

19 Juni 2026 / 09:14 WIB

Leunca, Lalapan Khas Sunda yang Disukai Banyak Orang, Ternyata Kaya Nutrisi

18 Juni 2026 / 09:02 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Ramai Dibubarkan Aparat, Film Pesta Babi Justru Berseliweran di Youtube

Ahmad Nuryaman18 Mei 2026 / 12:58 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.