Jakarta (tutur.co.id) – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah mengalami koreksi akibat tekanan global dan dinamika pasar internasional. Meski demikian, OJK menilai fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang kuat dan relatif terjaga.
Dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah 2026, Friderica menegaskan bahwa reformasi integritas di sektor pasar modal terus diperkuat guna menjaga kepercayaan investor. OJK optimis prospek investasi Indonesia tetap memiliki daya tarik jangka panjang meskipun pasar saham saat ini mengalami volatilitas dan tekanan.
