Jakarta (tutur.co.id) — Indonesia Commodity & Derivatives Exchange mencatat kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan total nilai transaksi (notional value) mencapai Rp12,48 kuadriliun, melonjak 96% secara tahunan (yoy).
Direktur ICDX, Nursalam, seperti dilansir Antara, menyebut volume transaksi juga meningkat 19% yoy menjadi 2,61 juta lot dari 2,43 juta lot pada periode yang sama tahun lalu.
Transaksi multilateral tercatat sebesar 460.402 lot atau naik 13% yoy, dengan notional value melonjak 233% menjadi Rp110,5 triliun. Sementara itu, transaksi melalui sistem perdagangan alternatif mencapai 2,15 juta lot atau tumbuh 6% yoy, dengan notional value sebesar Rp12,37 kuadriliun.
Nursalam optimistis tren positif ini akan berlanjut hingga akhir tahun dengan target pertumbuhan sekitar 20% yoy. ICDX juga terus mendorong transaksi multilateral sebagai instrumen lindung nilai, terutama untuk komoditas utama seperti emas, mata uang, dan minyak mentah.

