Beirut (tutur.co.id) – Upacara peringatan digelar secara khidmat di Beirut, Lebanon untuk mengenang tiga penjaga perdamaian asal Indonesia yang gugur saat menjalankan misi di Lebanon Selatan. Rekaman pada Kamis (2/4/2026) di Bandara Internasional Rafik Hariri memperlihatkan personel United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) membawa peti jenazah ke lokasi upacara, sementara pejabat militer memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah dipulangkan ke tanah air.
Ketiga prajurit tersebut, yakni Farizal Rhomadhon, Zulmi Aditya Iskandar, dan Muhammad Nur Ichwan, dianugerahi Medali Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Medali Angkatan Bersenjata Lebanon secara anumerta atas jasa dan keberanian mereka. Upacara dipimpin oleh Komandan Misi UNIFIL Diodato Abagnara dan dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Lebanon Dicky Komar. Ketiganya tewas dalam dua insiden terpisah di Lebanon selatan dalam waktu 24 jam, di tengah meningkatnya ketegangan antara Hezbollah dan Israel.
