Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Skotlandia vs Brasil: Misi Bersejarah Tartan Army Dihadang Pasukan Pilihan
  • OJK Terbitkan Aturan Finfluencer, Rekomendasi Investasi Kini Wajib Kantongi Izin dan Sertifikasi
  • Video: DPR RI Bersama GOTO dan Grab Indonesia Sepakati Potongan Komisi Turun Jadi 8 Persen
  • Kemenbud Kerja Sama dengan FBI Pulangkan Artefak ke Indonesia
  • IHSG Jatuh ke Level 6.000 Meski MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, Apa Lagi Alasannya?
  • PPATK: Kabupaten Bogor hingga Jakarta Barat Jadi Kantong Terbesar Pemain Judi Online
  • Kasus Suap DJKA Kemenhub Seret Kepala BTP Jakarta, Dipanggil KPK sebagai Saksi
  • Video: Tolak Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya, Ini Penjelasan Kejaksaan Agung
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»PPATK: Kabupaten Bogor hingga Jakarta Barat Jadi Kantong Terbesar Pemain Judi Online

PPATK: Kabupaten Bogor hingga Jakarta Barat Jadi Kantong Terbesar Pemain Judi Online

Hukum Gusti Tetiro24 Juni 2026 / 12:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dampak pinjaman online terhadap keluarga (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap sejumlah wilayah dengan aktivitas judi online (judol) tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, empat daerah dengan jumlah pemain terbanyak mencatatkan total nilai deposit mencapai sekitar Rp1,78 triliun.

Mengacu pada unggahan resmi PPATK, wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) masih menjadi pusat aktivitas judi online nasional. Kabupaten Bogor menempati posisi teratas dengan 103.092 pemain dan nilai deposit mencapai Rp414,4 miliar.

Posisi kedua ditempati Jakarta Barat dengan 89.320 pemain dan total deposit sebesar Rp600,6 miliar. Selanjutnya Jakarta Timur mencatat 81.750 pemain dengan nilai deposit Rp425,9 miliar. Adapun Kota Bandung berada di urutan keempat dengan 80.549 pemain dan nilai deposit mencapai Rp341,7 miliar.

PPATK menilai konsentrasi aktivitas judi online di wilayah-wilayah tersebut menunjukkan bahwa fenomena ini telah berkembang menjadi persoalan sosial yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Jika dilihat dari 10 wilayah dengan jumlah pemain terbesar, Provinsi DKI Jakarta menyumbang empat wilayah, Jawa Barat empat wilayah, dan dua wilayah lainnya berasal dari Provinsi Banten. Kondisi ini membentuk klaster Jabodetabek sebagai pusat aktivitas judi online nasional.

Pada tingkat kecamatan, aktivitas judi online tertinggi di kawasan Jakarta tercatat berada di Cengkareng dengan 21.497 pemain. Posisi berikutnya ditempati Cakung sebanyak 14.664 pemain, Tanjung Priok 13.769 pemain, Kebayoran Lama 9.948 pemain, serta Bekasi Utara sebanyak 7.793 pemain.

PPATK menegaskan bahwa judi online tidak lagi menjadi fenomena yang jauh dari kehidupan masyarakat. Aktivitas tersebut telah menjangkau lingkungan tempat tinggal, sekolah, kampus, tempat kerja hingga komunitas masyarakat.

Dari sisi demografi, mayoritas pemain judi online berasal dari kelompok usia produktif 20-30 tahun. Kelompok usia 31-40 tahun berada di posisi kedua. Sebagian besar pemain juga didominasi oleh laki-laki.

Baca Juga  Pengamat: Parlemen Itu Penuh Prestise Bukan Prestasi

Menurut PPATK, temuan tersebut menjadi peringatan serius karena kelompok usia produktif yang seharusnya menjadi penggerak utama perekonomian justru menjadi kelompok paling rentan terpapar praktik judi online. Dampaknya tidak hanya menggerus kondisi keuangan, tetapi juga berpotensi mengancam produktivitas dan masa depan ekonomi masyarakat.

headline Jakarta Barat Judi Online kabupaten bogor PPATK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKasus Suap DJKA Kemenhub Seret Kepala BTP Jakarta, Dipanggil KPK sebagai Saksi
Next Article IHSG Jatuh ke Level 6.000 Meski MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, Apa Lagi Alasannya?

Berita Lainnya

Skotlandia vs Brasil: Misi Bersejarah Tartan Army Dihadang Pasukan Pilihan

24 Juni 2026 / 13:45 WIB

OJK Terbitkan Aturan Finfluencer, Rekomendasi Investasi Kini Wajib Kantongi Izin dan Sertifikasi

24 Juni 2026 / 13:30 WIB

IHSG Jatuh ke Level 6.000 Meski MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, Apa Lagi Alasannya?

24 Juni 2026 / 12:38 WIB

Kasus Suap DJKA Kemenhub Seret Kepala BTP Jakarta, Dipanggil KPK sebagai Saksi

24 Juni 2026 / 12:16 WIB

Video: Tolak Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya, Ini Penjelasan Kejaksaan Agung

24 Juni 2026 / 12:00 WIB

Eks Dirjen Kemenag Hilman Latief Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

24 Juni 2026 / 11:22 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Klarifikasi Ceramah Viral, PGI Temui Jusuf Kalla Tekankan Peran Agama sebagai Agen Perdamaian

Adi P24 April 2026 / 01:45 WIB

Skotlandia vs Brasil: Misi Bersejarah Tartan Army Dihadang Pasukan Pilihan

24 Juni 2026 / 13:45 WIB

OJK Terbitkan Aturan Finfluencer, Rekomendasi Investasi Kini Wajib Kantongi Izin dan Sertifikasi

24 Juni 2026 / 13:30 WIB

Video: DPR RI Bersama GOTO dan Grab Indonesia Sepakati Potongan Komisi Turun Jadi 8 Persen

24 Juni 2026 / 13:00 WIB

Kemenbud Kerja Sama dengan FBI Pulangkan Artefak ke Indonesia

24 Juni 2026 / 12:53 WIB

IHSG Jatuh ke Level 6.000 Meski MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, Apa Lagi Alasannya?

24 Juni 2026 / 12:38 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.