Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Bukan Hanya Messi, Mental Juara Menjadi Senjata Utama Argentina
  • Persatuan Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah
  • Mengapa Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Bisa Menjadi Salah Satu Terhebat Dalam Sejarah?
  • Semua Pulang Bahagia! Inggris Genggam Medali, Prancis Bawa Rekor Dunia
  • 4 Pelajaran Investasi Warren Buffett yang Masih Relevan di Era Modern
  • Inggris Mengamuk 6 Gol Saat Mimpi Juara Dunia Sudah Berakhir
  • Jika Messi Juara Lagi, Masih Adakah Alasan Menyebut Ronaldo sebagai GOAT?
  • Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hiburan»PFN akan Bangun Bioskop Negara Pertama “Sinewara” di Jatinegara, Dorong Penambahan 10.000 Layar

PFN akan Bangun Bioskop Negara Pertama “Sinewara” di Jatinegara, Dorong Penambahan 10.000 Layar

Hiburan Gusti Tetiro18 Februari 2026 / 10:50 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengunjung mendengarkan musik pengiring atau soundtrack film pada acara pembukaan Pameran Musik Miles Film: 30 Tahun Mendengar dan Terdengar di Galeri Lokananta, Solo, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026). Pameran yang berlangsung hingga bulan September tersebut menampilkan instalasi hubungan musik dan film serta proses kerja kreatif di balik produksi film mulai dari arsip film, rilisan musik, lirik hingga notasi nada dalam film. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Badan Usaha Milik Negara PT Produksi Film Negara (PFN) (Persero) bersiap membangun bioskop milik negara pertama yang diberi nama Sinewara. Proyek ini digadang-gadang menjadi langkah awal (pilot project) untuk memperluas ekosistem perfilman nasional sekaligus mendorong pemerataan layar bioskop di berbagai daerah.

Direktur Utama PFN, Riefian Fajarsyah atau yang dikenal sebagai Ifan Seventeen, mengatakan Sinewara akan menjadi fondasi pengembangan jaringan bioskop negara di masa mendatang.

“Alhamdulillah untuk ke depan Insyaallah, PFN akan mendirikan bioskop negara pertama yang bernama Sinewara,” ujar Ifan dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI pada 2 Februari 2026, dikutip dari siaran TVR Parlemen, Selasa (17/2/2026).

 

Dibangun di Jatinegara, Jadi Pilot Project Nasional

Bioskop negara pertama tersebut rencananya akan dibangun di kawasan kantor PFN, Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur. Namun, manajemen belum merinci jadwal pasti dimulainya pembangunan maupun nilai investasi proyek tersebut.

Ifan menegaskan, Sinewara bukan sekadar proyek komersial, melainkan model percontohan untuk direplikasi di daerah lain melalui skema kemitraan dan kepemilikan saham bersama pemerintah daerah atau pihak terkait.

“Ini sebagai pilot project untuk bioskop negara pertama, semoga bisa menjadi stimulan dan juga trigger untuk daerah-daerah lain ikut mengembangkan bisnis bioskop negara ini dengan cara bergabung sebagai shareholder,” jelasnya.

Langkah ini dinilai strategis di tengah tantangan industri perfilman nasional yang masih menghadapi ketimpangan infrastruktur layar.

 

Ketimpangan Layar Bioskop Masih Tinggi

Berdasarkan data PFN, jumlah bioskop di Indonesia saat ini sekitar 505 lokasi dengan total 2.401 layar. Distribusinya pun belum merata. Sekitar 70% layar terkonsentrasi di Pulau Jawa, disusul Sumatera 15% dan Kalimantan 5%. Artinya, sebagian besar kabupaten/kota di Indonesia belum memiliki akses bioskop.

Baca Juga  Kemenkeu Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3% Meski Banyak Negara Mulai Longgarkan Fiskal

Ifan membandingkan kondisi Indonesia dengan negara-negara besar seperti India, China, dan Amerika Serikat. Menurutnya, dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa, Indonesia idealnya memiliki hingga 20.000 layar bioskop. Bahkan, target realistis minimal berada di kisaran 10.000 layar.

“Sekarang di negara kita tersedia hanya sekitar 2.400 layar, di mana tingkat penyebarannya sangat tidak rata bahkan hanya 25–30% kabupaten/kota yang mempunyai layar,” paparnya.

 

Strategi Ekspansi dan Peluang Ekonomi Kreatif

Secara bisnis, pembangunan bioskop negara membuka peluang diversifikasi pendapatan PFN di luar produksi dan distribusi film. Dari sisi makro, ekspansi layar juga berpotensi memperkuat rantai nilai industri kreatif, mulai dari produksi film lokal, distribusi, hingga penyerapan tenaga kerja di daerah.

Model bioskop negara juga dapat menjadi instrumen intervensi untuk mendorong film nasional mendapatkan ruang tayang yang lebih adil di tengah dominasi jaringan bioskop swasta.

Apabila terealisasi sesuai rencana, Sinewara tidak hanya menjadi simbol kebangkitan PFN, tetapi juga momentum restrukturisasi industri perfilman nasional menuju pemerataan akses dan penguatan ekonomi kreatif berbasis daerah.

bioskop negara Sinewara headline jumlah layar bioskop Indonesia pemerataan industri film PFN bangun bioskop proyek BUMN perfilman
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUBS Proyeksi Harga Emas Tembus US$ 6.200 pada Pertengahan 2026, Ditopang Permintaan Bank Sentral
Next Article Ini Implikasi terhadap Struktur dan Tata Kelola Setelah ANTM dan PTBA Resmi Tambah Status “Persero”

Berita Lainnya

Persatuan Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah

19 Juli 2026 / 12:16 WIB

Semua Pulang Bahagia! Inggris Genggam Medali, Prancis Bawa Rekor Dunia

19 Juli 2026 / 11:00 WIB

4 Pelajaran Investasi Warren Buffett yang Masih Relevan di Era Modern

19 Juli 2026 / 10:28 WIB

Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia

19 Juli 2026 / 08:00 WIB

TP PKK NTT Gandeng IAI Sambut KKN Tematik UGM, Perkuat Edukasi Penggunaan Obat hingga Tingkat Desa

19 Juli 2026 / 07:18 WIB

Investasi Makin Diminati, Ini 5 Tips Agar Cuan Optimal dan Risiko Tetap Terkendali

19 Juli 2026 / 06:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

KPK Sita Aset Senilai Rp100 Miliar Terkait Kasus Yaqut

Deba Salamah12 Maret 2026 / 23:42 WIB

Bukan Hanya Messi, Mental Juara Menjadi Senjata Utama Argentina

19 Juli 2026 / 15:00 WIB

Persatuan Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah

19 Juli 2026 / 12:16 WIB

Mengapa Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Bisa Menjadi Salah Satu Terhebat Dalam Sejarah?

19 Juli 2026 / 12:00 WIB

Semua Pulang Bahagia! Inggris Genggam Medali, Prancis Bawa Rekor Dunia

19 Juli 2026 / 11:00 WIB

4 Pelajaran Investasi Warren Buffett yang Masih Relevan di Era Modern

19 Juli 2026 / 10:28 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.