Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»Perbankan Nasional Tetap Solid, Kredit Investasi Melonjak 20,85% pada Maret 2026

Perbankan Nasional Tetap Solid, Kredit Investasi Melonjak 20,85% pada Maret 2026

Finance Gusti Tetiro07 Mei 2026 / 14:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Foto: Tutur/BNI)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Foto: Tutur/BNI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja intermediasi perbankan nasional tetap tumbuh positif pada Maret 2026 meski pasar global dibayangi volatilitas akibat tensi geopolitik dan lonjakan harga energi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyebut industri perbankan domestik masih memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi tekanan eksternal, baik dari sisi likuiditas maupun permodalan.

“Peningkatan volatilitas di pasar global tetap menjadi perhatian, namun industri perbankan di Indonesia memiliki tingkat permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai untuk menyerap potensi tekanan di masa yang akan datang,” ujar Dian dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

OJK mencatat penyaluran kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh 9,49% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8.659,05 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan Februari 2026 yang mencapai 9,37%.

Pertumbuhan kredit terutama ditopang sektor konstruksi yang melonjak 46,67%, diikuti sektor industri pengolahan sebesar 7,96% serta rumah tangga sebesar 5,56%.

Berdasarkan jenis penggunaannya, kredit investasi menjadi motor utama dengan pertumbuhan tertinggi mencapai 20,85%. Sementara kredit korporasi tumbuh 14,88% dan kredit UMKM mulai menunjukkan pemulihan dengan pertumbuhan 0,12%.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh solid sebesar 13,55% yoy menjadi Rp10.230,81 triliun. Kenaikan DPK ditopang pertumbuhan giro sebesar 21,37%, deposito 11,57%, dan tabungan 8,36%.

Di tengah ekspansi kredit yang terus berjalan, kualitas aset perbankan tetap terjaga. Rasio Loan at Risk (LAR) turun menjadi 8,94% dari sebelumnya 9,24% pada Februari 2026.

Sementara rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross stabil di level 2,14%, sedangkan NPL net tercatat 0,83%.

Adapun rasio loan to deposit ratio (LDR) berada di level 84,64%, mencerminkan likuiditas perbankan yang masih cukup longgar dan memberi ruang bagi bank untuk melanjutkan ekspansi kredit guna menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga  BNI Perkuat Edukasi Anti-Phishing, Kenalkan Panduan “PERIKSA” untuk Nasabah Korporasi
DPK perbankan headline kredit perbankan likuiditas bank OJK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Luka Belum Pulih, Hakim Militer Minta Terdakwa Penyiraman Andrie Dirujuk ke RSPAD
Next Article Awal Mula Kegaduhan Video JK hingga 40 Ormas Polisikan Ade Armando dkk

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Profil Filianingsih Hendarta, Pejabat Tinggi Paling Tajir di Bank Indonesia

Toto Pribadi10 Februari 2026 / 13:11 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.