Jakarta (tutur.co.id) – Banyak orang mengira penyakit jantung hanya mengancam lansia atau mereka yang memiliki riwayat keluarga. Padahal pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, hingga kebiasaan merokok juga berperan besar terhadap kesehatan jantung. Karena itu, para ahli menilai perubahan gaya hidup sejak dini menjadi salah satu langkah paling efektif untuk menurunkan risiko penyakit ini.
Yang menjadi catatan penting, penyakit jantung sebenarnya dapat dicegah, namun pencegahan masih kurang dimanfaatkan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dr Sadiya Khan, ahli kardiologi dan profesor di Northwestern University Feinberg School of Medicine dalam esainya yang diterbitkan Time pada April 2026.
Menurutnya, banyak faktor risiko penyakit jantung berasal dari kebiasaan sehari-hari yang sebenarnya dapat dikendalikan. Berikut beberapa kebiasaan sederhana yang dinilai paling berpengaruh untuk membantu menjaga kesehatan jantung.
Rutin Berolahraga
American Heart Association merekomendasikan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 menit setiap minggu atau sekitar 30 menit per hari selama lima hari. Jalan cepat, bersepeda, berenang, jogging ringan, atau senam aerobik dapat menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan jantung.
Perbanyak Sayur, Buah, dan Ikan
Pola makan sehat menjadi bagian penting dalam pencegahan penyakit jantung. Sayuran hijau, buah-buahan, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh diketahui baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.
Sebaliknya, makanan ultra-proses, daging olahan, makanan tinggi garam, dan minuman manis sebaiknya mulai dibatasi. Para ahli menilai kualitas pola makan secara keseluruhan jauh lebih penting dibandingkan hanya menghindari satu jenis makanan tertentu.
Tidur yang Cukup
Kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan memperbesar risiko gangguan jantung. Karena itu, orang dewasa disarankan tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam.
Hindari Rokok
Merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Tidak hanya perokok aktif, paparan asap rokok juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan jantung.
Kelola Stres
Stres yang berkepanjangan dapat memengaruhi tekanan darah dan kesehatan jantung. Meluangkan waktu untuk berolahraga, menjalani hobi, beribadah, atau berkumpul bersama keluarga dapat membantu mengelola stres dengan lebih baik.
Mencegah penyakit jantung tidak selalu membutuhkan langkah yang rumit. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.

