Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Pemerintah Jaga Defisit APBN, Airlangga: Sinyal Positif bagi Pasar

Pemerintah Jaga Defisit APBN, Airlangga: Sinyal Positif bagi Pasar

Makro Gusti Tetiro15 Januari 2026 / 13:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada di bawah ambang batas 3 persen. Ketegasan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian.

Airlangga menekankan, proyeksi defisit APBN tidak akan dinaikkan dari rencana yang telah ditetapkan. Pemerintah, kata dia, memilih tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian dan disiplin fiskal agar APBN dapat terus berfungsi sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional.

“(Batas defisit APBN) tidak akan dinaikkan,” ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Dalam rancangan APBN 2026, Pemerintah menargetkan defisit sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dengan batas atas maksimal 3 persen. Menurut Airlangga, kepastian ini menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar dan investor, terutama dalam menjaga kepercayaan terhadap arah kebijakan fiskal Indonesia.

Keyakinan tersebut, lanjut Airlangga, ditopang oleh fundamental ekonomi nasional yang dinilai cukup kuat dan tangguh. Hingga saat ini, perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi relatif stabil meski tekanan global terus meningkat.

Pemerintah menilai ketahanan ekonomi nasional telah teruji, terutama setelah melewati berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Dari sisi eksternal, kinerja ekspor Indonesia juga terus menunjukkan tren positif dan masih mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian.

Meski demikian, Airlangga mengakui tantangan global ke depan diperkirakan akan semakin kompleks. Karena itu, diversifikasi pasar dan komoditas ekspor menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

“Sampai sekarang juga baik-baik saja. Jadi Indonesia ekonominya resilience,” pungkasnya.

Baca Juga  RKP 2027 Disiapkan, Bappenas Fokus Pangan, Energi, Hilirisasi hingga Pengentasan Kemiskinan
apbn APBN 2026 Defisit APBN
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: “Jangan Childish!” Ketua Komisi XIII DPR Sentil Keras Komnas HAM dan Komnas Perempuan
Next Article Negara Bisa Sita Harta Tersangka Tanpa Tunggu Vonis Lewat RUU Perampasan Aset

Berita Lainnya

Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah karena Faktor Global, Penguatan UMKM Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

17 Juli 2026 / 09:55 WIB

Hong Kong Geser Singapura sebagai Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II-2026, Pertama dalam Satu Dekade

16 Juli 2026 / 16:50 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan DEN di Hambalang, Apa yang Dibicarakan?

14 Juli 2026 / 22:01 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tidak Naik, Ini Strategi Barunya

14 Juli 2026 / 12:36 WIB

Imbas Manis Coretax: Setoran Pajak Melejit, Kepatuhan SPT Tinggi

13 Juli 2026 / 13:32 WIB

Mirae Asset Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 4,8%, Ini Penyebabnya

10 Juli 2026 / 10:50 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Danantara Bentuk Holding Baru Kawasan Industri Indonesia, Bidik Investor dan Rapikan BUMN

Gusti Tetiro26 Mei 2026 / 08:08 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.