Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia
  • TP PKK NTT Gandeng IAI Sambut KKN Tematik UGM, Perkuat Edukasi Penggunaan Obat hingga Tingkat Desa
  • Bek Spanyol Sebut Permainan Keras Argentina Sudah Kelewatan
  • Investasi Makin Diminati, Ini 5 Tips Agar Cuan Optimal dan Risiko Tetap Terkendali
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»NTT Dapat Kuota Terbanyak PPDS Berbasis RS, Gubernur Melki: Kami Butuh Banyak Dokter Spesialis

NTT Dapat Kuota Terbanyak PPDS Berbasis RS, Gubernur Melki: Kami Butuh Banyak Dokter Spesialis

Daerah Gusti Tetiro26 Februari 2026 / 08:41 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menjelaskan kebutuhan dan urgensi kehadiran para dokter spesialis di NTT dan Indonesia timur kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin disaksikan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos (Foto: Tutur/Gusti Tetiro)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri Orientasi Pusat Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit di Auditorium Dr. J. Leimena, Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (25/2/2026). Dalam batch ketiga program nasional ini, Nusa Tenggara Timur memperoleh kuota peserta terbanyak, yakni 7 dokter dari total 58 peserta.

Melki menyebut program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit sebagai langkah konkret pemerintah untuk mengatasi ketimpangan distribusi tenaga medis, terutama di wilayah timur Indonesia seperti NTT, Maluku, hingga Papua.

Ia mengapresiasi dukungan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang mengubah paradigma pendidikan spesialis. Dalam skema baru ini, dokter tidak lagi sepenuhnya menanggung biaya pendidikan, melainkan bekerja sambil menjalani pelatihan dengan dukungan beasiswa dan penghasilan.

Rekrutmen juga difokuskan pada kebutuhan daerah serta putra-putri asli wilayah setempat agar setelah lulus kembali mengabdi di daerah masing-masing.

Meski demikian, Melki mengakui kebutuhan dokter spesialis di NTT masih besar. Hampir seluruh kabupaten/kota masih kekurangan tenaga spesialis, baik di ibu kota provinsi maupun rumah sakit daerah.

Karena itu, Pemprov NTT akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan penempatan tepat sasaran dan menyiapkan dukungan agar para dokter benar-benar kembali bertugas di daerah.

“Harapan kami, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk jauh ke luar daerah atau Pulau Jawa. Pelayanan kesehatan cukup di provinsi bahkan kabupaten, lebih dekat, lebih terjangkau, dan lebih berkualitas,” ujar Melki.

Baca Juga  Hadiri Peresmian 3.442 Posbankum di NTT, Gubernur Melki: Ini Lompatan Besar Akses Keadilan
dokter spesialis NTT Emanuel Melkiades Laka Lena Kementerian Kesehatan PPDS berbasis rumah sakit
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLokasi Layanan Samsat Keliling 26 Februari 2026
Next Article IHSG Masuk Fase Bullish Consolidation, Cermati Level 8.142–8.572

Berita Lainnya

TP PKK NTT Gandeng IAI Sambut KKN Tematik UGM, Perkuat Edukasi Penggunaan Obat hingga Tingkat Desa

19 Juli 2026 / 07:18 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Pengadaan 21.801 Motor BGN Bermasalah, Vendor Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif

Ahmad Nuryaman03 Juni 2026 / 20:09 WIB

Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia

19 Juli 2026 / 08:00 WIB

TP PKK NTT Gandeng IAI Sambut KKN Tematik UGM, Perkuat Edukasi Penggunaan Obat hingga Tingkat Desa

19 Juli 2026 / 07:18 WIB

Bek Spanyol Sebut Permainan Keras Argentina Sudah Kelewatan

19 Juli 2026 / 07:00 WIB

Investasi Makin Diminati, Ini 5 Tips Agar Cuan Optimal dan Risiko Tetap Terkendali

19 Juli 2026 / 06:18 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.