Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak dalam pola bullish consolidation, dengan rentang support di 8.259 dan 8.142 serta resistance pada 8.408 hingga 8.572. Dalam fase ini, pasar tidak lagi agresif menguat, tetapi cenderung menguji kekuatan tren sambil menjaga peluang kenaikan lanjutan.
Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta menjelaskan, secara teknikal IHSG sukses rebound dari MA20 dan membentuk struktur konsolidasi yang sehat. Indikator Stochastics K/D dan RSI menunjukkan sinyal positif, meski volume transaksi mulai menurun—menandakan pasar masih berhati-hati.
Menurut Nafan, sentimen global menjadi katalis penting. Pemulihan saham teknologi dan semikonduktor di Wall Street, terutama menjelang rilis kinerja Nvidia Corporation, memberi dorongan psikologis bagi investor domestik.
Dari dalam negeri, memasuki pekan terakhir Februari yang bertepatan dengan awal Ramadan, ekspektasi peningkatan belanja rumah tangga dinilai bisa menjadi sentimen tambahan. Kombinasi faktor global dan musiman tersebut berpotensi menjaga IHSG tetap berada dalam jalur konsolidasi positif.
Investor disarankan tetap selektif, fokus pada saham berfundamental solid dan valuasi menarik, serta disiplin dalam manajemen risiko di tengah pergerakan indeks yang cenderung menguji batas atas dan bawahnya.

