Tangerang (tutur.co.id) – Wartawan Tempo, Andre Prasetyo Nugroho, menyampaikan kesaksiannya usai ditahan militer Israel saat ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0. Ia mengaku mengalami penyiksaan dan menyaksikan temannya asal Eropa ditembak.
Andre tiba di Tanah Air hari ini bersama 8 aktivis lainnya. Di sela sambutan, ia menceritakan pengalaman pahitnya selama ditahan di kapal penjara Israel.
“Salah satu bentuk penyiksaan yang dilakukan oleh Israeli Occupation Forces (IOF) menggunakan cable ties dan borgol dipaksa di tangan saya,” ujar Andre di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu 24 Mei 2026.
Tak hanya disiksa, Andre juga melihat langsung kekerasan terhadap rekannya yang dilakukan tentara Israel begitu tak manusiawi.
“Lalu teman-teman saya dari Eropa ditembak dengan peluru karet,” katanya.
Meski mengalami penderitaan, Andre mengingatkan bahwa ada yang jauh lebih berat yakni masyarakat di Palestina hingga kini harus merasakan kekerasan dan kekejaman oleh tentara Israel.
“Apa yang saya alami ini tidak ada apa-apanya, hanya setetes, hanya setitik kecil dari penderitaan setiap harinya warga Palestina di sana,” ucapnya.

