Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»News Update»Kemensos–Kementerian UMKM Sinkronkan Data Percepat Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumatera

Kemensos–Kementerian UMKM Sinkronkan Data Percepat Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumatera

News Update Gusti Tetiro15 Januari 2026 / 00:05 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman (Foto: Kemensos)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan sinkronisasi data penerima manfaat guna mempercepat pemulihan ekonomi korban bencana di wilayah Sumatera. Langkah ini ditempuh agar penyaluran bantuan pemerintah tidak tumpang tindih, berkelanjutan, serta tepat sasaran.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan sinkronisasi data menjadi kunci dalam memastikan efektivitas intervensi pemerintah, khususnya pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Data ini harus satu. Mana yang sudah kita bantu, mana yang masih perlu penguatan ekonomi, itu harus jelas,” ujar Gus Ipul usai pertemuan dengan Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari koordinasi lintas kementerian dalam Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, khususnya pada klaster pemulihan ekonomi. Fokus utama pembahasan adalah penyamaan basis data penerima manfaat serta pembagian peran intervensi masing-masing kementerian.

Gus Ipul menjelaskan Kemensos memfokuskan intervensi awal pada keluarga yang terdampak secara fisik akibat bencana, seperti kehilangan atau kerusakan rumah sehingga tidak dapat beraktivitas secara normal.

“Kemensos berfokus pada warga yang terdampak secara fisik. Rumahnya hilang, rumahnya rusak sedang, sehingga mereka tidak bisa beraktivitas,” katanya.

Sebagai langkah awal, Kemensos menyiapkan bantuan pemberdayaan ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga yang disalurkan secara tunai berdasarkan hasil asesmen pemerintah daerah. Bantuan tersebut dimaksudkan sebagai dukungan rintisan agar keluarga terdampak memiliki modal awal untuk bertahan dan mulai bangkit.

“Ini bantuan rintisan. Mereka benar-benar tidak punya cash. Setelah kebutuhan dasarnya aman, baru kita lihat apakah usahanya perlu penguatan lebih lanjut,” ujar Gus Ipul.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa skema pemberdayaan sosial ekonomi Kemensos diarahkan pada pemulihan aset, akses, dan ability masyarakat terdampak. Intervensi mencakup perbaikan sarana usaha yang rusak, pemulihan akses pasar, hingga penguatan keterampilan agar keluarga korban bencana dapat kembali berusaha.

Baca Juga  Penjelasan Mensos Gus Ipul Soal Sorotan Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu

Berdasarkan asesmen awal Kemensos, keluarga terdampak akan dipilah untuk menentukan kebutuhan lanjutan. Mereka yang memerlukan penguatan usaha akan diarahkan untuk mendapatkan intervensi dari Kementerian UMKM.

“Yang usahanya hancur, rumahnya rusak, dimulai dulu dari kita. Setelah itu diasesmen lagi, kalau perlu bantuan modal usaha, di situlah Kementerian UMKM intervensi,” jelasnya.

Gus Ipul menekankan seluruh kebijakan dan penyaluran bantuan mengacu pada satu data bersama. Data awal bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kemudian ditetapkan oleh kepala daerah dan menjadi rujukan lintas kementerian.

“Melalui koordinasi ini, Kemensos dan Kementerian UMKM sepakat menyusun skema pemulihan yang saling melengkapi agar pemulihan korban bencana di Sumatera berjalan lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan pihaknya telah menyiapkan sejumlah program pemulihan usaha mikro di wilayah terdampak. Program tersebut meliputi Bantuan Presiden untuk Usaha Mikro (BPUM), kemudahan persyaratan Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan kelompok melalui Permodalan Nasional Madani (PNM), bantuan peralatan produksi, hingga pendampingan usaha.

Selain itu, Kementerian UMKM juga menyiapkan landing page bertajuk “UMKM Sumatera Bangkit Bersama” sebagai sarana integrasi informasi dan layanan pemulihan.

“Kami menyiapkan skema pemulihan ekonomi agar pelaku usaha mikro bisa kembali berproduksi dan berjualan,” kata Maman.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, serta Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Masryani Mansyur. Dari Kementerian UMKM hadir Deputi Bidang Usaha Kecil Riza Damanik beserta jajaran.

Bencana Sumatera Maman Abdurachman mensos
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMahasiswa Unair Raih Silver Medal di IPITEx 2026 Thailand Lewat Inovasi Produk Perawatan Tropis
Next Article PM Greenland: Jika Harus Memilih, Kami Pilih Denmark

Berita Lainnya

Video: Mensesneg Benarkan Kuntadi Diusulkan Jadi Calon Jampidsus Kejagung

15 Juli 2026 / 16:00 WIB

Video: Ada Pejabat Simpan Emas 74 Kg, Bos BCA: Kurang Pintar Aja Itu

15 Juli 2026 / 15:00 WIB

Video: Mitra BGN Ultimatum Pemerintah, Ancam Gembok Dapur MBG Secara Nasional

15 Juli 2026 / 13:00 WIB

Video: Bantah Isu Penolakan RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Kita Gaspol Pakai Turbo!

14 Juli 2026 / 13:00 WIB

Video: Momen Hangat Kapolri dan Jaksa Agung, Saling Sapa “Sahabat” dan “Kakak Asuh”

14 Juli 2026 / 12:00 WIB

Video: Soroti Korupsi di Lingkungan BUMN, Prabowo Beri Peringatan Keras

13 Juli 2026 / 16:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

10 Korban Longsor Cisarua Diduga Masih Tertimbun

Deba Salamah01 Februari 2026 / 14:30 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.