Jakarta (Tutur.co.id) – Dubes Indonesia untuk Iran periode 2012-2016, Dian Wirengjurit, membeberkan motif sebenarnya dari serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran. Menurutnya bukan soal pengayaan uranium atau pergantian rezim, tapi lebih ke sumber daya minyak.
“Ultimat goalnya buat saya simpel kok. Ini bukan perangnya Amerika, tapi buat saya ini perangnya Trump karena kongres aja belum setuju termasuk soal anggaran perang di situ. Akibatnya anggaran belanja dalam negeri dipotong semua,” kata Dian Wirengjurit dalam acara podcast Bang Don Super Opini.
Masih menurut Dian, Trump memang terkesan ugal-ugalan termasuk menabrak aturan-aturan di negaranya sendiri. Bahkan cenderung terbiasa melakukan hal illegal secara hukum di Amerika Serikat dan merasa kuat.
“Trump itu siapa? pebisnis. Jadi kalau mau dicari dari perang ini tentu energi, minyak. Iran satu-satunya negara minyak yang belum dikuasai. Kalau Iran pemimpinnya diganti sesuai keinginan Trump berarti semuah sudah di bawah Trump,” kata Dian.
Sebagai catatan, beberapa negara penghasil minyak terbesar saat ini, memang Iran belum dalam kendali Paman Sam. Iraq, Syiria, bahkan negara Amerika Latin seperti Venezuela sukses diobok-obok Donald Trump.
Buat Kawan Tutur, jangan lupa tonton obrolan menarik Dian Wirengjurit dengan Don Bosco Selamun soal perang AS kontra Iran di podcast Bang Don Super Opini yang akan tayang malam ini pukul 20.00 WIB di Tutur TV.

